Nikmati Senja di Pantai Tanjung Kalian Sambil Berbuka Puasa

Mercusuar di Tanjung Kalian 9Sumber foto: iklan travel)
Mercusuar di Tanjung Kalian 9Sumber foto: iklan travel)

GenPI.co – Sore hari menjelang berbuka puasa merupakan waktu tepat untuk berkunjung menikmati keindahan Pantai Tanjung Kalian yang terletak di ujung barat Pulau Bangka, tepatnya tujuh kilometer dari pusat Kota Muntok, Kepulauan Bangka Belitung. 

Pada sore hari, selain banyak ditemukan pedagang kuliner khas Muntok, salah satunya yang menjadi andalan adalah satay dan otak-otak bakar di kawasan pantai tersebut pengunjung juga dimanjakan suasana romantis langit senja. 

"Suasana senja dengan warna langit perpaduan oranye abu-abu cukup dramatis untuk diabadikan atau dijadikan latar berfoto," kata penggemar fotografi lokal, Deddy S, Kamis.

Bentangan pantai cukup luas berpasir putih berpadu dengan ombak kecil hijau kebiru-biruan menjadi salah satu daya tarik wisatawan datang ke lokasi itu.

Menurut Deddy, lokasi itu menjadi salah satu favorit para penggemar fotografi karena selain memiliki keindahan alam laut yang asri juga aktivitas pengunjung yang selalu ramai, terutama di akhir pekan, bisa menjadi inspirasi untuk dijadikan objek karya foto.

Selain memiliki keindahan yang masih alami, tidak jauh dari Pantai Tanjung Kalian berdiri kokoh bangunan peninggalan masa Kolonial Belanda berupa menara suar atau lebih dikenal dengan sebutan Mercusuar Tanjung Kalian.

Menara suar Tanjung Kalian merupakan sebuah bangunan peninggalan Belanda dengan arsitektur bergaya Inggris, berdiri pada 1862 dengan tinggi bangunan 65 meter dan memiliki 18 lantai.

Dari puncak menara, pengunjung bisa menikmati pemandangan dari sisi atas keindahan laut berbatasan langsung dengan Pantai Tanjung Kalian dan Pantai Baturakit yang mengapit menara, serta aktivitas Pelabuhan Tanjung Kalian.

Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok merupakan pintu gerbang barat Provinsi Kepulauan Babel yang menghubungkan Pulau Bangka dengan Sumatera.

Menara suar Tanjung Kalian sampai saat ini masih berfungsi dengan baik dan memancarkan cahaya sejauh 25 mil untuk memandu lalu lintas laut di Selat Bangka.

Untuk sampai ke lokasi, wisatawan bisa menggunakan angkutan umum atau jasa ojek dari pusat Kota Muntok dengan jarak tempuh sekitar tujuh kilometer atau waktu perjalanan paling lama 15 menit.

Menara suar berada tepat di pinggir Pantai Tanjung Kalian sehingga wisatawan selain menikmati bangunan bersejarah juga bisa melepaskan lelah di pantai indah berpasir putih tersebut.

Tepat di depan menara suar terdapat bangkai kapal tua Van Der Parra yang sengaja diletakkan di lokasi itu untuk menahan gelombang.

Halaman menara yang luas cocok untuk bermain dan beristirahat karena di sekelilingnya banyak pedagang berbagai makanan dan minuman yang siap memanjakan penikmat kuliner.

Baca juga:

Mudik Lebaran Lewati Pantai Penuh Pesona, Yuk Lewat Jalur Pansela

Menikmati Senja di Pantai Koneng Dumai

Di sebelah kanan bangunan menara suar terdapat hamparan Pantai Tanjung Kalian yang selama ini menjadi lokasi berwisata andalan bagi warga di daerah itu.

Pantai berombak kecil sedang, pantai berpasir putih itu termasuk pantai dangkal sehingga cukup aman untuk berenang bersama keluarga.

Waktu yang tepat berkunjung ke Pantai Tanjung Kalian adalah sore hari, selain bisa menikmati keindahan matahari terbenam, di lokasi itu juga akan dipenuhi penjaja kuliner, seperti jagung bakar, satay dan otak-otak ikan bakar yang cukup lezat dengan harga terjangkau. (ANT)


Simak juga video ini:


Redaktur: Maulin Nastria

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER