3 Tempat Wisata Budaya Nusantara yang Bikin Betah

Kekayaan budaya Indonesia tidak pernah habis untuk di eksplorasi, dan jika anda ingin berlibur ke tempat yang mampu memberi aura kreatif dan memicu banyak inspirasi, cobalah traveling ke tiga tempat berikut ini.

Desa Pampang

Desa Pampang adalah situs budaya Kalimantan Timur, yang menjadi tempat tinggal suku Dayak Kenyah setelah berpindah dari tempat asli mereka di dataran tinggi Apo Kayan dekat perbatasan Indonesia-Malaysia.

Desa Pampang berjarak 23 km dari kota Samarinda dan diresmikan sebagai Desa Budaya pada bulan Juni 1991 oleh Gubernur Kalimantan Timur.

Kamu dapat menikmati dan mengamati kehidupan sehari-hari masyarakat Dayak Kenyah seperti proses pembuatan beragam kerajinan tangan menggunakan manikzmanik, pagelaran tari-tarian khas Dayak.

Acara adat yang menarik dari Desa Pampang adalah ritual berusia ratusan tahun yang bernama ‘Upacara Junan’ sebuah ritual mengambil gula dari batang tebu dengan cara diperas menggunakan kayu Ulin.

Desa Giriloyo

Desa Giriloyo sudah ada sejak abad ke-17 yang lalu dan menghasilkan batik turun menurun sejak saat itu. Giriloyo memiliki setidaknya 1 pengrajin batik dan menghasilkan hingga 100 lembar batik setiap bulannya.

Batik yang dihasilkan hampir seluruhnya adalah batik tulis dan menggunakan bahan pewarna alami seperti dari kulit kayu Mahoni, daun pohon Nila, dan daun Mangga.

Kamu yang berkunjung ke Giriloyo dapat belajar cara membuat batik, mulai dari membuat pola sampai membatik menggunakan canting,

Desa Ubud

Pada abad ke-17 Tjokorde Ngurah Tabanan membangun kerajaan di Peliatan, Ubud, penerusnya pada tahun 1930an bernama Tjokorde Gede Agung Sukawati dikenal sebagai penguasa yang mendukung dan mendorong perkembangan seni dan budaya yang pada akhirnya membuat Ubud menjadi pusat seni budaya Bali.

Pasar Seni Ubud adalah tempat yang paling baik untuk membuktikannya dimana berbagai ukiran kayu, lukisan, dan karya seninya lainnya bisa dilihat, tidak jauh dari sana juga terdapat Museum Puri Lukisan dan Museum Blanco Renaissance milik pelukis Antonio Blanco.

Redaktur: Landy Primasiwi



RELATED NEWS