Stories: Share your traveling moment!

Ini Lima Destinasi Wisata di Tempat Asal Youtuber Atta Halilintar

Hutan Wisata Dumai, salah satu destinasi di tempat asal Atta Halilintar. (Foto: TripAdvisor)
Hutan Wisata Dumai, salah satu destinasi di tempat asal Atta Halilintar. (Foto: TripAdvisor)

Siapa tak kenal Atta halilintar. Sebagai youtuber dengan subscriber 12 juta, namanya adalah simbol kepopuleran.

Yang menarik dari Atta Halilintar bukan saja kesuksesannya. Daerah asalnya, Dumai, menyimpan sejuta potensi.  Pesona wisata Dumai layak untuk dikunjungi para traveler di kala weekend maupun musim liburan.

Selain dikenal sebagai kabupaten penghasil minyak bumi, Dumai nyatanya juga memiliki banyak destinasi alam yang sayang jika dilewatkan. Berikut ini GenPI.co merangkum lima destinasi alam Dumai, seperti dilansir dari berbagai sumber.

Pantai Purnama

Pantai Purnama yang berada di Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat Provinsi Riau ini awalnya bernama Pantai Taysan. Dikarenakan berada di Kelurahan Purnama maka Pantai ini lebih populer dengan Pantai Purnama. Dulu kawasan pantai ini adalah sebuah kebun kelapa milik warga. Namun, semakin lama kawasan pantai yang satu ini berubah menjadi sebuah destinasi yang sangat cantik.

Jika ingin berkunjung ke pantai para traveler bisa bersantai di pondok-pondok yang memang sudah disediakan oleh masyarakat sekitar. Jika ingin mendapatkan pemandangan yang bagus, maka bisa datang saat matahari tenggelam. Pemandangan sunset-nya salah satu terbaik di Indonesia.

Hutan Wisata Dumai

Hutan Wisata Duma terletak 5 Km dari pusat kota Dumai, sangat mudah di temukan dan akses menuju hutan ini sangat nyaman. Detinasi wisata Dumai ini berada di dataran rendah dengan temperatur udara yang hangat, banyak di tumbuhi pohon pinus dan merupakan area rawa-rawa atau danau. Jika berkunjung ke hutan, para traveler bisa menemukan hewan kera yang lumayan besar populasinya dan dikenal sangat jinak. Objek wisata ini berfokus pada wisata keluarga sehingga aman dan ramah untuk anak.

Pantai Teluk Makmur

Pantai Teluk Makmur ini memiliki pasir putih dan garis pantai yang lumayan panjang, namun karena kadang dihantam ombak besar dan masuk ke daratan, pada garis pantai diletakkan batu-batu penahan ombak. Pantai ini memiliki pondokan yang sengaja di bangun di tengah-tengah perairan, dibuat layaknya rumah panggung dengan desain yang cukup sederhana namun aman dikunjungi.

Akses menuju ke pondokan itu adalah jembatan kayu yang dibangun antara pantai dengan pondokan, jembatan juga sudah di lengkapi dengan pagar sehinggan aman untuk anak-anak. Selain itu, terdapat juga aliran air payau di pantai yang berasal dari aliran sugai yang memiliki ujung hingga ke laut. Pantai Teluk Makmur berlokasi di kecamatan Medang Kampai, tepatnya berada di utara pusat Kota Dumai.

Danau Bunga Tujuh

Danau Bunga Tujuh beralamat di Kelurahan Bukit Batrem, Dumai Timur, Kota Dumai, Propinsi Riau. Tepatnya sekitar 8 km dari pusat kota Dumai dan sangat masih di dekat Bandara Pinang Kampai Riau. Adapun fasilitas-fasilitas di objek wisata ini yaitu permainan rekreasi di air, gazebo atau pondokan-pondokan kecil yang bisa anda pakai untuk istirahat dan duduk-duduk bareng keluarga maupun otang terkasih.

Selain itu para traveler bisa menikmati sejuknya suasana danau yang masih sangat terjaga keasrianya. Sebenarnya objek wisata ini masih akan dikembangkan untuk menjadi objek wisata modern, namun tak ada salahnya Anda mengunjungi danau ini terlebih dahulu.

Goa Pelintung

Masih mengenai wisata alam, selanjutnya adalah Goa pelintung. Goa eksotis ini berlokasi di kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Riau. Seperti gua pada umumnya, goa ini dikenal memiliki sejarah yang pelik karena konon katanya dulu menjadi goa tempat penyimpanan harta karun sang bajak laut yang terkenal bengis dan kejam kepada warga sekitar.

Gua Pelintung juga biasa dikenal sebagai goa kerudung karena jika dilihat dari jauh terlihat seperti orang yang sedang memakai kerudung. Goa pelintung merupakan salah satu situs budaya yang dimiliki kota Dumai, goa ini berada di area bukit kerudung lebih tepatnya adalah bukit buatan yang memang sengaja dibangun sang bajak laut untuk menyamarkan harta karun yang di sembunyikan.

Reporter: Hafid Arsyid

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS

KULINER

My Trip Story

Oleh:
Anggi Agustiani
Reporter