Utang Menumpuk, Maskapai Garuda di Ambang Kebangkrutan

Utang Menumpuk, Maskapai Garuda di Ambang Kebangkrutan - GenPI.co
Maskapai Garuda Indonesia. FOTO: Antara

GenPI.co - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra menyebutkan, pihaknya akan memilih opsi restrukturisasi untuk menyelesaikan utang.

Hal ini disebabkan pemerintah tidak mungkin menanggung seluruh utang BUMN yang berjumlah Rp 70 triliun.

Restrukturisasi ini akan berjalan lewat Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Nantinya, Garuda akan mencoba bernegosiasi dengan para kreditur yang menagih pembayaran kepada BUMN itu.

BACA JUGA:  Garuda Bisa Selamat, Pimpinan Komisi VI DPR Ajukan 3 Skema Maut

“Hanya saja saat kita masuk dalam PKPU, setelah 270 hari ketika tidak ada kesepakatan antara debitur dengan kreditur, otomatis dipailitkan (Garuda),” kata Irfan saat rapat dengan Komisi VI DPR RI, Senin (21/6).

Oleh sebab itu, Irfan menyebut, Garuda harus menyiapkan rencana yang solid untuk membujuk para kreditur dan menghindari pailit atau bangkrut.

BACA JUGA:  Utang Garuda Rp 70 Triliun, Negara Sampai Angkat Tangan

“Karena, para kreditur itu mesti punya keyakinan bahwa kalau dia mengorbankan tagihannya, dia harus tahu bahwa Garuda ini akan bertahan lebih lama,” paparnya.

Selain itu, Garuda juga harus mempersiapkan proposal untuk mengganti utang para kreditur.

BACA JUGA:  Catat Nih, Warga Kompak Tolak Jokowi 3 Periode

“Yang kedua, Garuda mesti punya proposal debt to equity ke para kreditur,” jelasnya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara