Jumlah Penduduk Miskin di Jateng Disebut Menurun Signifikan

Jumlah Penduduk Miskin di Jateng Disebut Menurun Signifikan - GenPI.co
Dokumentasi. Sejumlah warga mengantre untuk mendapatkan kupon daging kurban, di Masjid Agung, Kota Tegal, Jateng, Kamis (26/11). (FOTO: ANTARA/Oky Lukmansyah/tom/ss/nz/09)

GenPI.co - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mengklaim jumlah penduduk miskin di wilayahnya pada Maret 2021 mengalami penurunan sebesar 10.200 dibanding September 2020.

Kepala BPS Jawa Tengah Sentot Bangun Widoyono mengatakan hingga triwulan pertama 2021 ini jumlah penduduk miskin sebanyak 4,11 juta atau sekitar 11,79 persen dari jumlah penduduk.

Sedangkan periode September 2020 yang mencapai 4,12 juta jiwa atau sekitar 11,84 persen dari total penduduk Jawa Tengah.

BACA JUGA:  Pantau Mobilitas Warga Jateng, Ganjar Pranowo Gunakan Satelit

"Penurunan ini terjadi pada kelompok yang mendekati miskin," katanya, di Semarang pada Kamis (15/7).

Bangun mengungkapkan untuk besaran garis kemiskinan pada periode Maret 2021 ini, tercatat mencapai Rp409.193 per kapita per bulan.

BACA JUGA:  Cegah Lonjakan Covid-19, Ganjar Dukung Penutupan Exit Tol Jateng

Jumlah penduduk miskin di perdesaan mencapai 13,07 persen, turun sebesar 28 ribu orang dibanding periode September 2020.

Bangun menuturkan untuk tingkat kemiskinan di wilayah perkotaan justru mengalami kenaikan.

BACA JUGA:  Apotek Jateng Jual Obat Covid Rp 100 Ribu, Harga Asli Rp 17 Ribu

Jumlah penduduk miskin di perkotaan di Jawa Tengah mencapai 10,58 persen, mengalami kenaikan sebesar 17.800 orang dibanding periode September 2020.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara