Siap-siap Berburu Kuliner di WFCSF 2018

Siap-siap Berburu Kuliner di WFCSF 2018
Image Caption Here

Segera siapkan waktu dan uang kamu. Karena event Wonderful Food Culinary and Shopping Festival (WFCSF) segera hadir. Catat tanggalnya, 27 September - 27 Oktober 2018. Lokasinya, Kota Kasablanka, Jakarta.

Di Wonderful Food Culinary and Shopping Festival,  kamu bisa mencicipi berbagai makanan khas Indonesia. Rasanya sudah dijamin enak.

Ratusan jenis masakan Nusantara ada  di sini. Mulai dari gudeg, bakso, mie kocok, batagor, siomay, mie dan sate ayam, jajanan kaki lima populer, dan masih banyak yang lainnya.

Yang tidak kalah seru adalah berburu diskon. Berbagai kerajinan lokal dengan mutu tinggi dijual dengan harga terjangkau. Akan ada penawaran harga khusus selama acara berlangsung.

"Event ini bagus sekali. Karena memang ada karakter wisman dan wisnus yang setiap berwisata itu pasti memburu kuliner dan belanja. Dengan event ini semuanya akan dimanjakan selama sebulan penuh," ujar Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI, Jumat (14/9).

Karenanya, Kemenpar ikut mendukung acara ini. Kekuatannya digabung dengan  Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI). Ada sinergi Pentahelix yang dirajut. Akademisi, Business Community, Government, dan Media, semua ikut digandeng. Semua diajak sama-sama mempopulerkan kuliner dan belanja.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Calender of Event 2019 Esthy Reko Astuti menambahkan, kuliner dan belanja adalah dua daya pikat destinasi wisata yang alamiah yang dicari oleh semua wisatawan baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.

"Acara WFCSF menampilkan kuliner lokal serta kerajinan lokal, event ini merupakan momen yang tepat bagi para pengusaha UMKM yang memiliki kuliner khas maupun kerajinan khas di daerahnya, untuk memanfaatkan kesempatan ini,” ujar Esthy.

Ada pengalaman baru yang ditawarkan. Ada  warna baru yang diberikan. Dan biasanya,, ini sangat disukai wisatawan mancanegara.

"Itu yang harus kita terus kembangkan. Dengan event ini kita akan semakin memperbesar spending dari wisatawan mancanegara. Imbasnya adalah peningkatan pundi-pundi devisa Indonesia," pungkas Esthy.



RELATED NEWS

KULINER