Tahun 2018, Kawasan Danau Toba Padat Event

Kawasan Danau Toba. (Foto: Pemburu Ombak)
Kawasan Danau Toba. (Foto: Pemburu Ombak)

Agenda event padat sudah disiapkan Kawasan Danau Toba hingga akhri tahun ini. Sedikitnya ada 12 event besar yang siap membagikan sensasinya. Paketnya pun lengkap mulai dari culture hingga sport tourism.

“Kawasan Danau Toba akan semarakan sampai akhir tahun nanti. Beragam event sudah kami siapkan. Kami ingin wisatawan semakin berkesan saat berkunjung ke Danau Toba,” ungkap Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) Arie Prasetyo, Kamis (17/5).

Setelah sukses menggelar Festival Gondang Naposo, 27-28 April, Sigale-Gale Carnival siap menyusul. Wisatawan bisa bergabung di carnival ini pada 20 Juni nanti. Event ini akan digelar di Pulau Samosir. Sebab, Sigale-Gale Carnival ini juga hasil kolaborasi BOPDT dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir.

“Ada beragam keseruan yang bisa dinikmati dari Sigale-Gale Carnival. Wisatawan bisa menikmati seni budaya dan keraifan lokal masyarakat di sini. Eventnya masih sekitar sebulan lagi, jadi ada waktu untuk mengurus perjalanan dan akomodasinya,” terangnya.

Bila masih penasaran dengan eksotisme budaya Danau Toba, wisatawan bisa menikmati Festival Bunga dan Buah. Digelar 5-8 Juli, event ini juga terkenal sebagai Brastagi Flower and Fruit Fair. Para wisatawan akan dimanjakan dengan warna warni keindahan bunga. Mereka juga bisa menikmati aneka kesegaran buah Kawasan Danau Toba. Untuk Brastagi Flower and Fruit Fair bisa dinikmati di Tanah Karo.

Wisatawan dijamin puas. Sebab, Bakkara Festival langsung rilis secara marathon di wilayah Humbang Hasundutan. Festival ini memiliki 4 sub event dan dibuka Humbahas Got Talent pada 9-10 Juli. Selang sehari berikutnya, giliran event Mangebang Solu Bolon digelar. Menguatkan nuansa alam Danau Toba, Bakkara Cross Country dirilis 12 Juli. Event ini bersaamaan Lomba Dragon Boat pada 12-14 Juli.

“Event pada awal Juli memang sangat padat. Harapannya, para wisatawan usai menikmati buah segar bisa langsung bergeser ke Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan. Di Bakkara Festival ini ada tantangan melalui cross country dan dragon boat. Dijamin liburan semakin puas, apalagi pada Juli-Agutus juga ada Prapat Night Market,” tutur Arie lagi.

Adrenalin wisatawan dijamin semakin naik saat berada di Kawasan Danau Toba. Event ekstrim dengan Motor Cross pun dirilis 15-17 Agustus. Berada di satu komplek venue dan waktu, event Pacuan Kuda pun ikut rilis. Aksi Motor Cross dan Pacuan Kuda ini bisa dinikmati di venue Gelanggang Pacuan Kuda Siborongborong, Tapanuli Utara.

Menyemarakan perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia, Toba Cross Run dirilis 18 Agustus. Event ini akan melintasi tiga wilayah, yaitu Tapanuli Utara, Toba Samosir, dan Humbang Hasudutan. Lalu, ada juga Pesta Rondang Bintang yang digelar 23-25 Agustus di wilayah Simalungun. Kawasan Danau Toba dijamin meriah oleh Grand Fondo New York Championship Asia di Samosir pada 2 September.

Kemeriahan September berlanjut. Pesta Oang-Oang digelar 6-7 September di area Pakpak Bharat. Ada juga Karnaval Danau Toba. Familiar sebagai Balige Wonderful Lake Toba Carnival, event ini digelar 15-16 September dengan berkolaborasi bersama Pemkab Toba Samosir. Bagi penikmat musik silahkan saja bergabung di Earth Music Festival Lake Toba pada 15-21 Oktober.

“Kami tunggu semuanya di Kawasan Danau Toba. Sebab, ada juga Lake Toba Triathlon dan Toba Coffee Festival pada November nanti. Menjelang akhir tahun lebih special. Ada Festival Danau Toba pada 5-8 Desember dan Danau Toba Diaspora di tanggal 9-12 Desember. Kami yakin, event-event ini menaikan jumlah kunjungan wisatawan,” imbuh Arie.

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS