Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

FORUM

Apa yang akan kamu lakukan bila kamu berada di Wakatobi seorang diri selama 4 hari?

31 October 2018     236 Responden
Apa yang akan kamu lakukan bila kamu berada di Wakatobi seorang diri selama 4 hari?

Travelling memanglah hal yang banyak digemari oleh setiap orang dan tentunya membuat hati bahagia, pikiran tenang dan membuat banyak cerita apagai bila perginya dengan seseorang. Namun apakah travelling itu akan menjadi hal yang membahagiakan bila hanya pergi seorang diri? Sebagian orang menjawab ya, dan juga tidak. 

Nah sobat GenPI, bagaimana denganmu? Apa yang akan kamu lakukan bila kamu berada di Wakatobi seorang diri selama 4 hari?

Yuk tulis jawaban kamu di bawah ini! Komentar terbaik dan yang paling menarik menurut tim kami, akan terpilih dan bekesempatan mendapatkan hadiah TRIP GRATIS KE WAKATOBI pada tanggal 11-14 November 2018. Tidak hanya itu, kami juga akan memilih 1 orang sebagai pemenang terfavorit berdasarkan likes terbanyak dan akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp.200.000. 

 

Yuk promosikan jawaban kamu kepada siapapun agar mendapatkan likes terbanyak untuk menjadi pemenang favorit dan jangan lupa share forum ini ke seluruh kerabat kamu dan kirim data akun kamu ke DM Instagram @Genpi.co!

Semoga kamu yang beruntung. GOOD LUCK!

#ForumGenPI.co #ForumFlashQuiz

YUK.. Share ke teman-temanmu

Silakan login untuk memberikan komentar.


Anonim
Anonim
17 November 2018 at 15:59

1. DOMPET 2.SMART PHONE BEST CAMERA BEST MEMORY 3. RANSEL #genpi #traveling #indonesia #pesonaindonesia #wonderfulindonesia #travelingwithgenpico #forumgenpico #Genpi.co

2  
Anonim
Anonim
15 November 2018 at 01:28

kenalan ajah sama masyarakat di Wakatobi, numpang nginep dan bantu2 kegiatan mereka+merangkap berwisata karena kan indah bgd waktobi tuh

1  
Anonim
Anonim
10 November 2018 at 11:50

enggak mau pulang, 

1  
Anonim
Anonim
09 November 2018 at 22:41

kalau aku sih, selain menikmati alamnya yg aduhai, aku pasti akan belajar kebudayaan yg ada disana, karena bagiku kebudayaan adalah harta karun yg mesti dijaga, dipelajari dan dilestarikan. karena bagaimanapun, Indonesia kaya akan budaya dan itulah yg membuat bangsa kita menjadi anggun dan menjadi pusat perhatian dunia.
selain budaya, pastinya juga ada kuliner yg akan menjadi pembeda suatu daerah dengan daerah lainnya. jadi wajib hukumnya saya untuk mencoba kuliner has masyarakat disana, masak bareng dan makan bareng dg mereka.
semoga jawaban ini cukup memuaskan.

1  
Anonim
Anonim
09 November 2018 at 16:27

Mengekspor keindahan wakatobi. Bersosialisasi dengan warga setempat dan mempelajari adat istirahat. Berminat dengan anak anak. Solo traveler. Kayanya asyik juga

0  
Anonim
Anonim
08 November 2018 at 03:35

bila aku berada di Wakatobi seorang diri selama 4 hari yang aku lakukan adalah singgah di rumah warga sekitar untuk menginap, ikut mereka memancing (bekerja), mengekplorasi keindahan bawah lautnya & juga jelajahi budaya serta kuliner khas setempat

0  
Yoga Haryuna
Yoga Haryuna
07 November 2018 at 21:37

Bawa Buku dan Pulpen, 4 hari semedi dan menulis hal yang asyik. Barangkali

0  
Anonim
Anonim
07 November 2018 at 20:11

holla genpi

0  
Mohamad choirul ashar
Mohamad choirul ashar
07 November 2018 at 19:10

Apa yang kamu lakukan bila kamu berada di wakatobi seorang diri selama 4 hari?

0  
Muhammad Enggar Pratama Putra
Muhammad Enggar Pratama Putra
07 November 2018 at 08:31

Selain taman air Bunaken, daerah Wakatobi adalah tempat lainnya yang saya ingin kunjungi untuk melihat keindahan bawah lautnya seperti karang, ikan kecil, lobster maupun penyu sisik/hijau khas daerah sana. Selain itu saya berencana akan menghabiskan waktu saya dengan berinteraksi dan melakukan kegiatan bersama dengan suku bajo. Masyarakat disana dikenal dengan berburu dan pengrajin kain tenun yang handal, pasti saya akan banyak belajar dan membeli salah satunya (kain tenun) sebagai oleh-oleh karena ini merupakan warisan budaya yang patut harus kita banggakan.

1  
Anonim
Anonim
06 November 2018 at 14:59

Ke Wakatobi sendirian? kenapa engga? liburan sendirian itu asik, kenapa asik? karena pasti dapet temen baru dan lebih bebas aja mau explore.

Apa yang akan dilakuin selama trip sendiri? yang pasti aku harus ngerasain nyasar, karena nyasar adalah jalan ninja ku hehe gatau kenapa kalo nyasar dapet ceritanya lebih banyak aja dan lebih memacu adrenalin.

Selain nyasar aku juga bakalan wisata kuliner yang tiada hentinya, kenapa wisata kuliner? karena aku suka makan, dan aku punya motto "Makan itu indah, gendut itu kutukan" dan aku sudah dikutuk jadi aku gabisa kalo ga wisata kulineran.

Selain itu aku juga bakalan spam di media sosial ku (Instagram) karena aku harus mengabadikan moment yang aku dapat dan aku sharing cerita disana.

Untuk saat ini baru itu yang kepikiran, kalo udah sampe lokasi pasti lebih banyak lagi yang bakal dilakuin.
Semoga menang giveawaynya, aamiin

0  
Anonim
Anonim
06 November 2018 at 12:20

Sorak hore... Bisa ke surga dunianya Indonesia..

0  
Daniel djunaedi
Daniel djunaedi
06 November 2018 at 05:29

apa yang aku Lakukan kaLau di wakatobi seorang diri seLama 4 hari?

karna wakatobi terkenaL wisata bahari terbaiknya ,,

dan akan amat sangat di sayangkan kaLau sudah berada di wakatobi tapi tidak menikmati surga bawah Lautnya..

berhubung aku hanya bisa berenang dan bukan termasuk orang yg jago menyeLam,,

mungkin haL pertama yg aku Lakukan adaLah beLajar cara menyeLam yg baik pada suku Bajo yg merupakan penduduk asLi wakatobi..

karna suku Bajo terkenaL sebagai suku penyeLam terbaik di dunia..


bukan cuma beLajar cara menyeLam kepada suku bajo,,

kaLau di beri kesempatan seLama 4 hari berada di wakatobi,, aku juga pengen mencicipi sup ikan parende yg merupakan makanan khas wakatobi..

bayangin aja,, makan sup kakap merah di tepi pantai saat matahari terbenam Langsung di daerah asLinya,, wakatobi..

Mantap kan..


1  
Basri
Basri
06 November 2018 at 00:46

Terimakasih sebelumnya buat TIM GenPI yang udah ngadain program ini.

Perkenalkan Nama saya Basri,26 Tahun. Sebenarnya saya anak asli Wakatobi. Tapi sekarang lagi mengadu nasib di kota Kendari dengan menjadi salah Guru MI di salah satu Madrasah Swasta Di Kota Kendari..

Kalau saya diberi kesempatan untuk traveling ke Wakatobi saya akan menjelajahi semua pulau yang merupakan singkatan dari Wakatobi itu sendiri (Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko). Sekalipun sendirian itu gak masalah, sdh biasa kok dengan 'Kesendirian' ????????

Lagi pula,disana warganya ramah-ramah. nanti pasti dapat teman dan keluarga baru disana.. Sekalian pulang kampung juga ..????????

Dan jujur, meskipun saya asli dari sana, namun masih ada 3 pulau yg belum saya kunjungi sama sekali, yakni : Kaledupa, Tomia dan Binongko.

Nah, ini merupakan kesempatan agar saya dapat mengenal lebih dekat lagi tentang daerah saya. khususnya 3 pulau yang belum saya kunjungi itu..

Terlebih lagi ditanggal 11-13 akan diselenggarakan Acara Wakatobi Wave yang

1  
Monyoku
Monyoku
06 November 2018 at 00:02

Halooo gaes! Perkenalkan Monyoku, blogger yang lagi belajar ngeblog. Suka banget berpergian ketempat baru. Aku rasa ini bawaan sejak belum lahir. Hahaha~


Siapa yang nggak mau ke surga dunia yang memiliki alam bawah laut luar biasa keren ya? Aku sebagai blogger yang akan diberangkatkan seorang diri pastinya akan cari teman. Di Wakatobi nggak boleh namanya sendirian, walapun jomblo pergi sendirian itu mengerikan haha~


Baiklah aku akan menginap di salah satu rumah warga lokal, aku singkat "warlok" ya gaes. 4 hari bukan waktu yang panjang untuk menyusuri Wakatobi. Oleh sebab itu, pemilihan tempat tinggal bersama warlok akan memberikan aku banyak kemudaan dalam perjalan yang sendiri ini.


Sejauh ini aku ingin menuliskan dan mengabadikan perjalan dalam video blog (vlog). Oleh sebab itu renacanya aku ingin mengunjungi Pulau Kaledupa, Pulau Tomia, Pulau Binongko. Tetapi itu semua hanya rencana jika sudah sampai di Wakatobi dan bertemu warlok aku ingin menayakan tempat wisata yang sulit untuk di kunjungi dan belum terekspos ya bisa di bilang hidden place ya. Dilokasi yang belum terjamah akan aku rekam dalam sebuah video dan akan aku tungkan dalam tulisan cita rasa Monyoku. Semoga semakin banyak lokasi yang belum terekspose dan dapat menjadi penjunjang ekonomi warlok. Terimakasih.


Oke mungkin itu yang bisa Monyoku bagikan kalau kamu sendiri gimana? shareing yuk di media sosial Monyoku.

Blog: https://www.monyoku.com/

Youtube:

0  
Relinda Puspita
Relinda Puspita
05 November 2018 at 23:08

Karena Wakatobi adalah kependekan dari 4 nama pulau, yaitu Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko, maka saya akan bermalam di masing-masing pulau setiap harinya. Saya puas-puasin menikmati keempat pulau itu selama 4 hari berturut-turut dengan cara berinteraksi dengan warga lokal, khususnya Suku Bajo yang sangat istimewa, lalu makan kuliner khasnya, snorkeling dan belajar freediving dengan anak-anak Bajo, tanpa lupa menyesap semua kecantikan alam yang mengelilinginya.

0  
Anonim
Anonim
05 November 2018 at 20:59

WAKATOBI?
Mendengarnya pun sudah cukup membuat imajinasiku melanglang buana akan semua hal yang ada disana. Tambah lagi, video-video di kanal Youtube mengenai Wakatobi membuatku semakin benar-benar ada disana. Sayangnya, tubuhku masih disini. Mungkin suatu saat nanti, aku bisa ke pulau yang alam bawah lautnya telah diakui UNESCO sebagai warisan dunia itu. Tapi, tadi siang mungkin mampu merubah keinginanku tersebut. Bagaimana tidak? Di Instagram, terpampang jelas di sebuah postingan dengan judul yang sangat menarik yakni, 'Apa yang akan kamu lakukan bila kamu berada di Wakatobi seorang diri selama 4 hari?'
Seorang diri tak apa, karena saat itulah momen yang sangat tepat buat pengembangan diri menjadi pribadi yang mandiri dan lebih baik lagi, terlebih saya sudah terbiasa pergi dengan seorang diri dengan teman-teman yang baru saja dikenal. Jika saya mendapat rezeki ini yakni berupa hadiah trip gratis ke Wakatobi selama 4 hari maka akan ada beberapa hal yang saya akan lakukan. Yakni :

Pertama dan paling utama adalah saya harus mengetahui dan belajar mengenai kehidupan berbudaya dan sosial di Wakatobi. Beberapa video di Youtube dan Pihak TV nasional maupun swasta sudah mempromosikan dan memberi banyak informasi mengenai daerah ini. Tapi, bukankah alangkah baiknya jika kita sendirilah yang merasakan dan membuat interaksi serta komunikasi yang nyata pada masyarakat sekitar untuk benar mengetahuinya? Ya, ini harus dilakukan. Agar kita kaya pengetahuan mengenai kehidupan di nusantara ini melalui sumbernya langsung.

Kedua adalah menikmati keindahan alamnya. WOW. Sudah tentu memang ini yang biasanya menjadi tradisi kebanyakan orang ketika mendatangi suatu tempat (Hehehehe). Saya mulai dari melihat pola bangunan masyarakat, makanan khas daerah mereka, tradisi yang dibangun leluhur, menyusuri pantai, dan terakhir, yakni surga bawah laut dengan ikan serta terumbu karang yang luar biasa dibawah sana. Tentunya snorkeling/diving adalah senjata khusus untuk menikmatinya. Memang karya Tuhan tak dapat ditandingi. Lantas mengingatkanku pada salah satu ayat Al-Qur'an yang maknanya dalam yakni, Maka nikmat TuhanMu manakah yang kamu dustakan?  Masyaallah!

Ketiga dan terakhir. Yang tak kalah pentingnya adalah merekam dan mengabadikan momen disini. Saya akan membuat jurnal pribadi mengenai perjalanan hebat saya dan membagikan sebuah video melalui beberapa akun media sosial yang saya miliki. Di media sosial, tentunya menjadi ajang untuk memperkenalkan pada orang lain untuk turut menikmatinya. Karena saya pernah dengar dari salah satu Youtuber berkata bahwa suatu pariwisata yang baik adalah yang masyarakatnya sendiri yang juga turut menikmatinya, bukan hanya turis asing. Jadi, mereka harus benar menikmatinya dan merasakannya sendiri daripada hanya sekedar mengetahui.

Itulah yang tentu harus kulakukan jika ke Wakatobi. Bangga dan merasa terhormat jika benar saya terpilih. Terlebih jika tidak, saya tetap bangga. Karena, saya bangga menjadi rakyat Indonesia. Kaya akan semua hal yang tak dimiliki oleh negara lain. Salam Travellers, Wonderful Indonesia!!!
#ForumGenPI.co
#ForumFlashQuiz

1  
Anonim
Anonim
05 November 2018 at 14:00

Liburan sendiri di Wakatobi?
Sepintas itu adalah hal yang sulit dan tidak mungkin terrealisasi, kenapa? karena selain harus di acc oleh orang tua karena liburan sendiri terkait kemanan dan keselamatan juga faktor utama adalah dari segi budget untuk liburan ke sana yang cenderung dapat membuat kantong menjadi tipis secara langsung hehehe

Tapi jika kesempatan itu datang dan merupakan rezeki maka hal utama adalah bersyukur kepada tuhan karena sudah memberikan anugerah untuk mensyukuri salah satu nikmat yg telah di ciptakannya, serta memberi tahu kepada orang tua karena tentu saja hal ini adalah salah satu kebanggaan sang anak bisa explore di bumi nusantara yang amat kaya ini.

Sebagai insan pariwisata, waktu 4 hari di wakatobi tentunya sangat singkat untuk dijalani, dengan kekayaan potensi wisata nya, keanekaragaman budaya, aneka jenis kuliner merupakan faktor utama bagi wisatawan untuk memperoleh sebuah kenangan sehingga ada keinhinan untuk datang kembali. Namun hal tersebut bisa dioptimalkan dengan menyusuri potensi wisata yang ada, mendengar pelaku pariwsata secara langsung, serta mengabadikan momen di sosial media yang ada. Sehingga bisa mengajak dan mengkampanyekan untuk berlibur di wakatobi

Perkembangan zaman dan arus digitalisasi yang pesat sehingga ada istilah "internet dalam genggaman" merupakan keuntungan bagi indonesia untuk mengkampanyekan setiap potensi wisata yang ada, dengan prinsip mulai dari diri sendiri serta dilakukan dari sekarang juga

0  
Anonim
Anonim
05 November 2018 at 11:08

Sendirian ke wakatobi? Hal yang paling asik dan menarik, bahkan bisa dikatakan the nekad traveller. 😁
Wakatobi lebih dari sekadar destinasi diving. Ada banyak daya tarik luar biasa lain yang menjadikannya istimewa.
Tidak hanya jadi surga bagi para penyelam, Anda yang tak bisa diving pun pasti akan dapat menikmati kekayaan alam, budaya, serta keramahan penduduk Wakatobi. Dari desa-desa tradisional, alam liar yang belum terjamah, peninggalan purbakala, sampai pantai surga berpasir putih bisa dengan mudah ditemukan.
Bayangkan betapa asyiknya menyelam atau snorkeling di pagi hari, bersantai di pantai tersembunyi atau mengeksplorasi gua di siang hari, menikmati sunset di restoran pinggir laut, lalu menutup hari dengan menyaksikan taburan jutaan bintang di langit malam nan cerah dengan mata telanjang. Rasanya seperti mimpi, bukan?
Nama Wakatobi merupakan akronim dari empat pulau utamanya yaitu WAngi-Wangi, KAledupa,TOmia, dan BInongko
Apa saja yang akan aku lakukan selama 4 hari di wakatobi sendirian?
1.Menyelami Nirwana Bawah Laut Tomia dan Onemohute
Aktivitas utama saat mengunjungi Wakatobi tidak lain adalah menyelami keindahan bawah lautnya yang spektakuler. Hampir seluruh wilayah perairan Wakatobi bisa dijadikan tempat menyelam maupun snorkeling, namun yang paling populer adalah Onemohute di Wangi-Wangi dan Roma (Roma’s Reef) di Tomia.

2. Menikmati Ketenangan di Pantai Pulau Hoga.
Pulau Hoga cenderung lebih tenang jika dibandingkan dengan pulau utama lainnya di Wakatobi. Lokasinya yang hanya dipisahkan oleh selat kecil dengan Pulau Kaledupa menambah keunikan dari pantai yang satu ini.

3. Beramah Tamah dengan Suku Bajo (Sea Gypsies) Sambil Berburu Oleh-oleh di Desa Pajam, Pulau Kaledupa
Suku Bajo atau yang dikenal dengan sea gypsies menurut sejarah merupakan suku pengembara laut tertua yang ada di Wakatobi. Tidak heran jika pemukimannya selalu berada di wilayah pesisir pantai.
Masuk ke bagian daratan terdapat Desa Pajam yang merupakan desa tertua di Wakatobi. Di desa ini, aku bisa menemui para penduduk yang memproduksi kain tenun khas Wakatobi. Kain ini cocok untuk jadi oleh-oleh liburan lho. Yang lebih unik lagi, di pulau ini ada desa yang terletak di dalam hutan mangrove, namanya Desa Lambo Linggae.

4. Pergi ke Puncak Kahyangan dan puncak Tomia
5. Mandi Di Kolam Yang Bikin Enteng Jodoh katanya, 😁(Goa Kontamale)
Wakatobi cukup terkenal dengan wisata alam goa serta aliran air tanah yang ada di dalamnya. Tercatat ada sebanyak 12 goa yang tersebar di Pulau Wangi-Wangi, Kaledupa dan Tomia. Salah satu yang populer adalah Gua Kontamale di Wanci, Wangi-Wangi. Goa ini juga sering disebut sebagai Goa Telaga, karena air yang berada di bibir gua menyerupai sebuah telaga.

6. Berkunjung Ke Pulau Seribu Penyu, Pantai Pulau Anano.
Hal yang paling menarik kulakukan di pulau seribu penyu adalah melihat penyu2 dan melepaskan anak2 penyu disini. Pulau yang memiliki julukan Pulau Seribu Penyu ini merupakan pulau kecil tak berpenghuni di Wakatobi. Dinamakan seribu penyu karena di sinilah lokasi koloni penyu hijau dan penyu sisik untuk bertelur. Asik banget kayaknya.

7. Melihat Para Pandai Besi Terbaik Nusantara Di Pulau Binongko
Pulau Binongko dikenal dengan keahlian para pandai besinya yang mampu menciptakan berbagai macam peralatan besi dan baja dengan kualitas yang dapat diandalkan. Produk besi dan baja dari pulau ini bahkan bisa jadi merupakan yang terbaik di Indonesia lho.

8.Makan-Makan Enak Di Wasabinua Resto dan Wisata Kuliner Tradisional Wakatobi
Yang paling menarik di wakatobi selain menikmati keindahannya adalah makan-makan di wasabinua resto atau wisata kuliner tradisional. Pastinya banyak ikan2 laut yang segar2 untuk dimasak lalu dimakan. Hehehehe

Nah, 8 aja sudah cukup buat menikmati wakatobi sendirian selama 4 hari. Selebihnya pasti bakal cari guide cowok, biar bisa sering2 ke wakatobi deh😁 hehehehe

0  
Anonim
Anonim
05 November 2018 at 10:05

Sendirian ke wakatobi? Hal yang paling asik dan menarik, bahkan bisa dikatakan the nekad traveller. 😁
Wakatobi lebih dari sekadar destinasi diving. Ada banyak daya tarik luar biasa lain yang menjadikannya istimewa.
Tidak hanya jadi surga bagi para penyelam, Anda yang tak bisa diving pun pasti akan dapat menikmati kekayaan alam, budaya, serta keramahan penduduk Wakatobi. Dari desa-desa tradisional, alam liar yang belum terjamah, peninggalan purbakala, sampai pantai surga berpasir putih bisa dengan mudah ditemukan.
Bayangkan betapa asyiknya menyelam atau snorkeling di pagi hari, bersantai di pantai tersembunyi atau mengeksplorasi gua di siang hari, menikmati sunset di restoran pinggir laut, lalu menutup hari dengan menyaksikan taburan jutaan bintang di langit malam nan cerah dengan mata telanjang. Rasanya seperti mimpi, bukan?
Nama Wakatobi merupakan akronim dari empat pulau utamanya yaitu WAngi-Wangi, KAledupa,TOmia, dan BInongko
Apa saja yang akan aku lakukan selama 4 hari di wakatobi sendirian?
1.Menyelami Nirwana Bawah Laut Tomia dan Onemohute
Aktivitas utama saat mengunjungi Wakatobi tidak lain adalah menyelami keindahan bawah lautnya yang spektakuler. Hampir seluruh wilayah perairan Wakatobi bisa dijadikan tempat menyelam maupun snorkeling, namun yang paling populer adalah Onemohute di Wangi-Wangi dan Roma (Roma’s Reef) di Tomia.

2. Menikmati Ketenangan di Pantai Pulau Hoga.
Pulau Hoga cenderung lebih tenang jika dibandingkan dengan pulau utama lainnya di Wakatobi. Lokasinya yang hanya dipisahkan oleh selat kecil dengan Pulau Kaledupa menambah keunikan dari pantai yang satu ini.

3. Beramah Tamah dengan Suku Bajo (Sea Gypsies) Sambil Berburu Oleh-oleh di Desa Pajam, Pulau Kaledupa
Suku Bajo atau yang dikenal dengan sea gypsies menurut sejarah merupakan suku pengembara laut tertua yang ada di Wakatobi. Tidak heran jika pemukimannya selalu berada di wilayah pesisir pantai.
Masuk ke bagian daratan terdapat Desa Pajam yang merupakan desa tertua di Wakatobi. Di desa ini, aku bisa menemui para penduduk yang memproduksi kain tenun khas Wakatobi. Kain ini cocok untuk jadi oleh-oleh liburan lho. Yang lebih unik lagi, di pulau ini ada desa yang terletak di dalam hutan mangrove, namanya Desa Lambo Linggae.

4. Pergi ke Puncak Kahyangan dan puncak Tomia
5. Mandi Di Kolam Yang Bikin Enteng Jodoh katanya, 😁(Goa Kontamale)
Wakatobi cukup terkenal dengan wisata alam goa serta aliran air tanah yang ada di dalamnya. Tercatat ada sebanyak 12 goa yang tersebar di Pulau Wangi-Wangi, Kaledupa dan Tomia. Salah satu yang populer adalah Gua Kontamale di Wanci, Wangi-Wangi. Goa ini juga sering disebut sebagai Goa Telaga, karena air yang berada di bibir gua menyerupai sebuah telaga.

6. Berkunjung Ke Pulau Seribu Penyu, Pantai Pulau Anano.
Hal yang paling menarik kulakukan di pulau seribu penyu adalah melihat penyu2 dan melepaskan anak2 penyu disini. Pulau yang memiliki julukan Pulau Seribu Penyu ini merupakan pulau kecil tak berpenghuni di Wakatobi. Dinamakan seribu penyu karena di sinilah lokasi koloni penyu hijau dan penyu sisik untuk bertelur. Asik banget kayaknya.

7. Melihat Para Pandai Besi Terbaik Nusantara Di Pulau Binongko
Pulau Binongko dikenal dengan keahlian para pandai besinya yang mampu menciptakan berbagai macam peralatan besi dan baja dengan kualitas yang dapat diandalkan. Produk besi dan baja dari pulau ini bahkan bisa jadi merupakan yang terbaik di Indonesia lho.

8.Makan-Makan Enak Di Wasabinua Resto dan Wisata Kuliner Tradisional Wakatobi
Yang paling menarik di wakatobi selain menikmati keindahannya adalah makan-makan di wasabinua resto atau wisata kuliner tradisional. Pastinya banyak ikan2 laut yang segar2 untuk dimasak lalu dimakan. Hehehehe

Nah, 8 aja sudah cukup buat menikmati wakatobi sendirian selama 4 hari. Selebihnya pasti bakal cari guide cowok, biar bisa sering2 ke wakatobi deh😁 hehehehe

1  
Rizki Pratiwi
Rizki Pratiwi
05 November 2018 at 09:59

Bagi saya sendirian itu gak masalah,apa lagi liburan itu gak perlu harus dgn pasangan,,karena liburan itu butuh ketenangan,refreshing. Jadi ke wakatobi dengan sendirinya ya pasti asyik menyenangkan karena suasana di wakatobi itu sangat indah sekali pemandangannya apa lagi ramai bnyk orang wisatawan jd kita pasti gak bakal merasa sendirian soalnya di wakatobi bnyk sekali yang kita lakukan bisa menyelam di laut,menikmati suasana pantai nya terus pemandangannya apa lagi menikmati sunset nya yang begitu indah menikmati makanan khas nya pokoknya asyik deh walau kita sendirian disana pasti gak bakal terasa kalau kt perginya sendiri

0  
Anonim
Anonim
05 November 2018 at 00:38

Sendirian ke wakatobi? Hal yang paling asik dan menarik, bahkan bisa dikatakan the nekad traveller. 😁
Wakatobi lebih dari sekadar destinasi diving. Ada banyak daya tarik luar biasa lain yang menjadikannya surga diving.
Bayangkan betapa asyiknya menyelam atau snorkeling di pagi hari, bersantai di pantai tersembunyi atau mengeksplorasi gua di siang hari, menikmati sunset di restoran pinggir laut, lalu menutup hari dengan menyaksikan taburan jutaan bintang di langit malam nan cerah dengan mata telanjang. Rasanya seperti mimpi, bukan?
Apa saja yang akan aku lakukan selama 4 hari di wakatobi sendirian?
1.Menyelami Nirwana Bawah Laut Tomia dan Onemohute
Aktivitas utama saat mengunjungi Wakatobi tidak lain adalah menyelami keindahan bawah lautnya yang spektakuler. Hampir seluruh wilayah perairan Wakatobi bisa dijadikan tempat menyelam maupun snorkeling, namun yang paling populer adalah Onemohute di Wangi-Wangi dan Roma (Roma’s Reef) di Tomia.

2. Menikmati Ketenangan di Pantai Pulau Hoga.
Pulau Hoga cenderung lebih tenang jika dibandingkan dengan pulau utama lainnya di Wakatobi. Lokasinya yang hanya dipisahkan oleh selat kecil dengan Pulau Kaledupa menambah keunikan dari pantai yang satu ini.

3. Beramah Tamah dengan Suku Bajo (Sea Gypsies) Sambil Berburu Oleh-oleh di Desa Pajam, Pulau Kaledupa
Masuk ke bagian daratan terdapat Desa Pajam yang merupakan desa tertua di Wakatobi. Di desa ini, aku bisa menemui para penduduk yang memproduksi kain tenun khas Wakatobi. Kain ini cocok untuk jadi oleh-oleh liburan lho. Yang lebih unik lagi, di pulau ini ada desa yang terletak di dalam hutan mangrove, namanya Desa Lambo Linggae.

4. Pergi ke Puncak Kahyangan dan puncak Tomia
5. Mandi Di Kolam Yang Bikin Enteng Jodoh katanya, 😁(Goa Kontamale)
Salah satu yang populer adalah Gua Kontamale di Wanci, Wangi-Wangi. Goa ini juga sering disebut sebagai Goa Telaga, karena air yang berada di bibir gua menyerupai sebuah telaga.

6. Berkunjung Ke Pulau Seribu Penyu, Pantai Pulau Anano.
Hal yang paling menarik kulakukan di pulau seribu penyu adalah melihat penyu2 dan melepaskan anak2 penyu disini. Dinamakan seribu penyu karena di sinilah lokasi koloni penyu hijau dan penyu sisik untuk bertelur. Asik banget kayaknya.

7. Melihat Para Pandai Besi Terbaik Nusantara Di Pulau Binongko
Produk besi dan baja dari pulau ini bahkan bisa jadi merupakan yang terbaik di Indonesia lho.

8.Makan-Makan Enak Di Wasabinua Resto dan Wisata Kuliner Tradisional Wakatobi
Yang paling menarik di wakatobi selain menikmati keindahannya adalah makan-makan di wasabinua resto atau wisata kuliner tradisional. Pastinya banyak ikan2 laut yang segar2 untuk dimasak lalu dimakan. Hehehehe

Nah, 8 aja sudah cukup buat menikmati wakatobi sendirian selama 4 hari. Selebihnya pasti bakal cari guide cowok, biar bisa sering2 ke wakatobi deh😁 hehehehe

0  
Anonim
Anonim
04 November 2018 at 22:23

Sendirian ke wakatobi? Hal yang paling asik dan menarik, bahkan bisa dikatakan the nekad traveller. 😁
Wakatobi lebih dari sekadar destinasi diving. Ada banyak daya tarik luar biasa lain yang menjadikannya istimewa.
Tidak hanya jadi surga bagi para penyelam, Anda yang tak bisa diving pun pasti akan dapat menikmati kekayaan alam, budaya, serta keramahan penduduk Wakatobi. Dari desa-desa tradisional, alam liar yang belum terjamah, peninggalan purbakala, sampai pantai surga berpasir putih bisa dengan mudah ditemukan.
Bayangkan betapa asyiknya menyelam atau snorkeling di pagi hari, bersantai di pantai tersembunyi atau mengeksplorasi gua di siang hari, menikmati sunset di restoran pinggir laut, lalu menutup hari dengan menyaksikan taburan jutaan bintang di langit malam nan cerah dengan mata telanjang. Rasanya seperti mimpi, bukan?
Nama Wakatobi merupakan akronim dari empat pulau utamanya yaitu WAngi-Wangi, KAledupa,TOmia, dan BInongko
Apa saja yang akan aku lakukan selama 4 hari di wakatobi sendirian?
1.Menyelami Nirwana Bawah Laut Tomia dan Onemohute
Aktivitas utama saat mengunjungi Wakatobi tidak lain adalah menyelami keindahan bawah lautnya yang spektakuler. Hampir seluruh wilayah perairan Wakatobi bisa dijadikan tempat menyelam maupun snorkeling, namun yang paling populer adalah Onemohute di Wangi-Wangi dan Roma (Roma’s Reef) di Tomia.

2. Menikmati Ketenangan di Pantai Pulau Hoga.
Pulau Hoga cenderung lebih tenang jika dibandingkan dengan pulau utama lainnya di Wakatobi. Lokasinya yang hanya dipisahkan oleh selat kecil dengan Pulau Kaledupa menambah keunikan dari pantai yang satu ini.

3. Beramah Tamah dengan Suku Bajo (Sea Gypsies) Sambil Berburu Oleh-oleh di Desa Pajam, Pulau Kaledupa
Suku Bajo atau yang dikenal dengan sea gypsies menurut sejarah merupakan suku pengembara laut tertua yang ada di Wakatobi. Tidak heran jika pemukimannya selalu berada di wilayah pesisir pantai.
Masuk ke bagian daratan terdapat Desa Pajam yang merupakan desa tertua di Wakatobi. Di desa ini, aku bisa menemui para penduduk yang memproduksi kain tenun khas Wakatobi. Kain ini cocok untuk jadi oleh-oleh liburan lho. Yang lebih unik lagi, di pulau ini ada desa yang terletak di dalam hutan mangrove, namanya Desa Lambo Linggae.

4. Pergi ke Puncak Kahyangan dan puncak Tomia
5. Mandi Di Kolam Yang Bikin Enteng Jodoh katanya, 😁(Goa Kontamale)
Wakatobi cukup terkenal dengan wisata alam goa serta aliran air tanah yang ada di dalamnya. Tercatat ada sebanyak 12 goa yang tersebar di Pulau Wangi-Wangi, Kaledupa dan Tomia. Salah satu yang populer adalah Gua Kontamale di Wanci, Wangi-Wangi. Goa ini juga sering disebut sebagai Goa Telaga, karena air yang berada di bibir gua menyerupai sebuah telaga.

6. Berkunjung Ke Pulau Seribu Penyu, Pantai Pulau Anano.
Hal yang paling menarik kulakukan di pulau seribu penyu adalah melihat penyu2 dan melepaskan anak2 penyu disini. Pulau yang memiliki julukan Pulau Seribu Penyu ini merupakan pulau kecil tak berpenghuni di Wakatobi. Dinamakan seribu penyu karena di sinilah lokasi koloni penyu hijau dan penyu sisik untuk bertelur. Asik banget kayaknya.

7. Melihat Para Pandai Besi Terbaik Nusantara Di Pulau Binongko
Pulau Binongko dikenal dengan keahlian para pandai besinya yang mampu menciptakan berbagai macam peralatan besi dan baja dengan kualitas yang dapat diandalkan. Produk besi dan baja dari pulau ini bahkan bisa jadi merupakan yang terbaik di Indonesia lho.

8.Makan-Makan Enak Di Wasabinua Resto dan Wisata Kuliner Tradisional Wakatobi
Yang paling menarik di wakatobi selain menikmati keindahannya adalah makan-makan di wasabinua resto atau wisata kuliner tradisional. Pastinya banyak ikan2 laut yang segar2 untuk dimasak lalu dimakan. Hehehehe

Nah, 8 aja sudah cukup buat menikmati wakatobi sendirian selama 4 hari. Selebihnya pasti bakal cari guide cowok, biar bisa sering2 ke wakatobi deh😁 hehehehe

1  
Anonim
Anonim
04 November 2018 at 21:53

Sendirian ke wakatobi? Hal yang paling asik dan menarik, bahkan bisa dikatakan the nekad traveller. 😁
Wakatobi lebih dari sekadar destinasi diving. Ada banyak daya tarik luar biasa lain yang menjadikannya istimewa.
Tidak hanya jadi surga bagi para penyelam, Anda yang tak bisa diving pun pasti akan dapat menikmati kekayaan alam, budaya, serta keramahan penduduk Wakatobi. Dari desa-desa tradisional, alam liar yang belum terjamah, peninggalan purbakala, sampai pantai surga berpasir putih bisa dengan mudah ditemukan.
Bayangkan betapa asyiknya menyelam atau snorkeling di pagi hari, bersantai di pantai tersembunyi atau mengeksplorasi gua di siang hari, menikmati sunset di restoran pinggir laut, lalu menutup hari dengan menyaksikan taburan jutaan bintang di langit malam nan cerah dengan mata telanjang. Rasanya seperti mimpi, bukan?
Nama Wakatobi merupakan akronim dari empat pulau utamanya yaitu WAngi-Wangi, KAledupa,TOmia, dan BInongko
Apa saja yang akan aku lakukan selama 4 hari di wakatobi sendirian?
1.Menyelami Nirwana Bawah Laut Tomia dan Onemohute
Aktivitas utama saat mengunjungi Wakatobi tidak lain adalah menyelami keindahan bawah lautnya yang spektakuler. Hampir seluruh wilayah perairan Wakatobi bisa dijadikan tempat menyelam maupun snorkeling, namun yang paling populer adalah Onemohute di Wangi-Wangi dan Roma (Roma’s Reef) di Tomia.

2. Menikmati Ketenangan di Pantai Pulau Hoga.
Pulau Hoga cenderung lebih tenang jika dibandingkan dengan pulau utama lainnya di Wakatobi. Lokasinya yang hanya dipisahkan oleh selat kecil dengan Pulau Kaledupa menambah keunikan dari pantai yang satu ini.

3. Beramah Tamah dengan Suku Bajo (Sea Gypsies) Sambil Berburu Oleh-oleh di Desa Pajam, Pulau Kaledupa
Suku Bajo atau yang dikenal dengan sea gypsies menurut sejarah merupakan suku pengembara laut tertua yang ada di Wakatobi. Tidak heran jika pemukimannya selalu berada di wilayah pesisir pantai.
Masuk ke bagian daratan terdapat Desa Pajam yang merupakan desa tertua di Wakatobi. Di desa ini, aku bisa menemui para penduduk yang memproduksi kain tenun khas Wakatobi. Kain ini cocok untuk jadi oleh-oleh liburan lho. Yang lebih unik lagi, di pulau ini ada desa yang terletak di dalam hutan mangrove, namanya Desa Lambo Linggae.

4. Pergi ke Puncak Kahyangan dan puncak Tomia
5. Mandi Di Kolam Yang Bikin Enteng Jodoh katanya, 😁(Goa Kontamale)
Wakatobi cukup terkenal dengan wisata alam goa serta aliran air tanah yang ada di dalamnya. Tercatat ada sebanyak 12 goa yang tersebar di Pulau Wangi-Wangi, Kaledupa dan Tomia. Salah satu yang populer adalah Gua Kontamale di Wanci, Wangi-Wangi. Goa ini juga sering disebut sebagai Goa Telaga, karena air yang berada di bibir gua menyerupai sebuah telaga.

6. Berkunjung Ke Pulau Seribu Penyu, Pantai Pulau Anano.
Hal yang paling menarik kulakukan di pulau seribu penyu adalah melihat penyu2 dan melepaskan anak2 penyu disini. Pulau yang memiliki julukan Pulau Seribu Penyu ini merupakan pulau kecil tak berpenghuni di Wakatobi. Dinamakan seribu penyu karena di sinilah lokasi koloni penyu hijau dan penyu sisik untuk bertelur. Asik banget kayaknya.

7. Melihat Para Pandai Besi Terbaik Nusantara Di Pulau Binongko
Pulau Binongko dikenal dengan keahlian para pandai besinya yang mampu menciptakan berbagai macam peralatan besi dan baja dengan kualitas yang dapat diandalkan. Produk besi dan baja dari pulau ini bahkan bisa jadi merupakan yang terbaik di Indonesia lho.

8.Makan-Makan Enak Di Wasabinua Resto dan Wisata Kuliner Tradisional Wakatobi
Yang paling menarik di wakatobi selain menikmati keindahannya adalah makan-makan di wasabinua resto atau wisata kuliner tradisional. Pastinya banyak ikan2 laut yang segar2 untuk dimasak lalu dimakan. Hehehehe

Nah, 8 aja sudah cukup buat menikmati wakatobi sendirian selama 4 hari. Selebihnya pasti bakal cari guide cowok, biar bisa sering2 ke wakatobi deh😁 hehehehe

0  
Tri Melia Damaiyanti
Tri Melia Damaiyanti
04 November 2018 at 17:10

Wagelaseh... Di Wakatobi selama 4 hari dan sendirian? Surga banget pastinyaaa... Bakalan ngapain aja ya? Yang pastinya sih snorkeling all day, malamnya bakar-bakar ikan atau udang atau apapun itu yang bisa di makan di pinggir pantai sambil ngeliat langit pantai yang luas. Eits, jangan sampai keasyikan sendirian ya, meskipun sendirian tapi kan masih ada warga lokal sana. Ambil ilmu dari mereka, tentang apa aja, banyakin ngobrol dan cerita sama warga lokal, kali aja kan dapet tumpangan gratis atau jasa tour guide gratis dari mereka ke tempat-tempat wisata lainnya yang berada di sekitaran Wakatobi. Percayalah, selain pemandangan alam yang indah, keramahan warga lokal pun akan kalian rindukan nantinya jika sudah pulang. Perbanyak keluarga dan teman dari seluruh penjuru Indonesia termasuk Wakatobi. Di mana pun kita berada akan seperti rumah. Itulah kita, Indonesia!!

1  
Kandida Faot
Kandida Faot
04 November 2018 at 15:04

Traveling sendirian ? Why not ? Menurut saya ada beberapa alasan kita harus traveling sendirian.

1.Bisa menyidiri,menenangkan pikiran

0  
Rachmatulla
Rachmatulla
04 November 2018 at 12:15

Challege Solo Travelling selama 4 hari di Wakatobi Wakatobi, yaap pulau yang terletak di wilayah Sulawesi Tenggara ini mempunyai bentang alam dan keindahan dasar laut yang luar biasa dan mendapat pengakuan dunia internasional tentang keindahannya. Berbagai traveller di Indonesia pun memimpikan untuk dapat berlibur dan menikmati keselarasan budaya dan alam disana, termasuk juga aku. Tantangan untuk travelling sendiri ke Wakatobi atau istilah kerennya “Solo Travelling” merupakan kesempatan yang luar biasa yang aku dapatkan di tahun ini.

Melakukan perjalanan sendirian sudah aku lakukan sejak akhir 2016 lalu dengan rute yang dekat seperti Yogyakarta hingga mancanegara seperti Singapura, Malaysia. berbagai manfaatpun telah aku dapatkan dengan bepergian hanya ditemani backpack kesayangan ini, selain kita bisa mengerti batasan dalam diri, kita lebih dekat dengan masyarakat sekitar perjalanan, kita juga diajarkan untuk menjadi mahluk sosial seutuhnya. Di setiap perjalanan kita juga pastinya dipertemukan dengan beebagai macam teman perjalanan dan berbagai kelucuan perjalanan. Inilah yang membuat kalian wahib mencoba untuk melakukan suatu perjalanan sendirian.

Sebelum pergi ke Wakatobi kita wajib untuk melakukan riset daerah disana apalagi jika seperti aku yang belum pernah menginjakan kaki disana sama sekali. Riset yang meliputi transportasi, akomondasi dan atraksi apa saja disana perlu kita list dengan detail. Pembuatan rencana perjalanan selama 4 hari 3 malam pun juga wajib untuk dilakukan. Selain itu persiapan packing dan barang apa saja yang akan kita bawa juga harus dilakukan. Selain itu kita juga harus menetapkan bugdet maksimal dan bugdet darurat ketika kita pergi kesana. Berbagai referensipun sudah dengan mudah kita dapatkan via artikel internet da video di kanal streaming yang dapat membantu kita meriset perjalanan.

Transportasi Melalui salah satu penyedia layanan booking online tiket pesawat, terdapat 2 pilihan penerbagan oleh beberapa maskapai yang berbeda dengan durasi sekitar 5 jam dengan transit di Makasar dan Kendari terlebih dahulu dengan biaya mulai dari 1.3 juta untuk sekali jalan. Dapat disimpulkan jika kita mengambil pulang pergi 2.6 juta.

0  
Rachmatulla
Rachmatulla
04 November 2018 at 12:13

Atraksi Berbagai wisata andalan siap memanjakan kita ketika sampai di Wakatobi. Tak perlu mengexplore semua tetapi kita pilih yang sesuai bugdet dan waktu yang ada. Rekomendasi dari berbagai sumber yaitu Pulau Hoga, exlore Kaledupa dan explore Pulau Tomia. Karena akses yang sering kita gunakan adalah laut, kita harus pintar pintar mengatur jadwal dan budget yang ada

Akomondasi Mungkin berbagai pilihan hotel tersedia di Wakatobi, dari berbintang hingga budget bagi para backpakers. Ketika kita mendarat di Bandara Matohara, bendara ini terletak di pulau Wangi-Wangi. Kita dapat memanfaatkan penginapan disekitar pulau itu sementara untuk

0  
Rachmatulla
Rachmatulla
04 November 2018 at 12:11

Atraksi

1  
Rachmatulla
Rachmatulla
04 November 2018 at 12:09

Minggu, 11/11/2018 : Jika kita menggunakan pesawat terbang melalui Surabaya menuju bandara Matohara, Wakatobi, perjalanan dimulai pukul 09.00 – 15.30 WITA. Mencari penginapan di sekitar bandara ataupun di wilayah lain pulau Wangi-wangi mungkin bisa menjadi jujugan pertama kita. Karena kita sampai sudah termasuk sore hari. Kita hanya dapat explore pulau wangi-wangi pada malam hari. Mencari makanan khas di daerah seperti “kasoami/soami” (makanan khas setempat, terbuat dari singkong/ubi kayu, biasanya berbentuk kerucut) dan bercengkrama dengan orang lokal menjadi tujuan utama

Senin, 12/11/2018 : Beberapa referensi menyarankan untuk mengexplore terlebih dahulu pulau utama di Wakatobi ini. Terdapat berbagai macam spot seperti Benteng peninggalan Belanda di Desa Lia serta Mercusuar yang juga peninggalan Belanda di Desa Waha. Dan masih ada lagi. Siang harinya kita bisa mempertimbangakan untuk menyeberang menuju Pulau Kaledupa melalui Pelabuhan Wanci menuju Pulau Hoga menggunaakan speedboat. Jika ingin lebih murah dapat menggunakan rute Wanci-Kalaidupa, Kalaidupa- Pulau Hoga dengan memanfaatkan kapal penyeberangan biasa.

Di Pulau Hoga kita bisa mulai mencari penginapan yang asik seperti di rumah warga. Menginap bersama warga selain menambah pengalaman, kita dijamin bakal tambah akrab dengan masyarakat sekitar, sapa tau dapet tumpangan atau diajak berlayar mencari ikan gratis haha. Menikmati malam dengan sharing dan ngobrol bersama pemuda lokal ditambah lagi bakar bakar ikan mungkin sangat cocok untuk dilakukan. Di Pulau Hoga banyak spot menakjubkan yang bisa kita kunjungi seperti pantai dan spot snorkling di bawah laut. Pulau ini menyimpan jutaan keindahan lautnya hlo.

0  
Rachmatulla
Rachmatulla
04 November 2018 at 12:08

Selasa, 13/11/2018 : Menikmati keindahan bawah laut dan bentangan pantai merupakan kegiatan yang sangat pas ketika kita berada di sini. Sedikit mengakrabkan diri dengan warga sekitar juga perlu dilakukan untuk mendapatkan free ride/ potongan harga ketika snorkling. Siang harinya kita dapat mempersiapkan diri untuk menyeberang kembali ke Pulau Kalaidupa.

Mungkin kita tidak bisa menginap di Kalaidupa, karena jadwal penerbangan kita esok harinya yang sangat pagi jam 06.30. Kita hanya mungkin bisa menikmati sedkit bentangan pantai yang tak kalah indahnya di sekitar dermaga kalaidupa. Sore harinya kita harus kembali ke pulau Wangi-Wangi dan mencari penginapan yang terdekat dengan bandara

Rabu, 14/11/2018 : Dikarenakan ketersediaan jadwal pesawat yang sangat pagi, memaksaku untuk hanya dapat meng explore lokasi itu ketika di Wakatobi. Namun keindahan alam dan keramahan masyarakat lokal mampu membiusku untuk datang kembali dan berlibur lebih lama disini. 0  

Rachmatulla
Rachmatulla
04 November 2018 at 12:03

3/3

0  
Rachmatulla
Rachmatulla
04 November 2018 at 12:00

(SAMBUNGAN DARI KOMEN DIBAWAH)

Atraksi

0  
Rachmatulla
Rachmatulla
04 November 2018 at 11:57

Challege Solo Travelling selama 4 hari di Wakatobi

Wakatobi, yaap pulau yang terletak di wilayah Sulawesi Tenggara ini mempunyai bentang alam dan keindahan dasar laut yang luar biasa dan mendapat pengakuan dunia internasional tentang keindahannya. Berbagai traveller di Indonesia pun memimpikan untuk dapat berlibur dan menikmati keselarasan budaya dan alam disana, termasuk juga aku. Tantangan untuk travelling sendiri ke Wakatobi atau istilah kerennya “Solo Travelling” merupakan kesempatan yang luar biasa yang aku dapatkan di tahun ini.

Melakukan perjalanan sendirian sudah aku lakukan sejak akhir 2016 lalu dengan rute yang dekat seperti Yogyakarta hingga mancanegara seperti Singapura, Malaysia. berbagai manfaatpun telah aku dapatkan dengan bepergian hanya ditemani backpack kesayangan ini, selain kita bisa mengerti batasan dalam diri, kita lebih dekat dengan masyarakat sekitar perjalanan, kita juga diajarkan untuk menjadi mahluk sosial seutuhnya. Di setiap perjalanan kita juga pastinya dipertemukan dengan beebagai macam teman perjalanan dan berbagai kelucuan perjalanan. Inilah yang membuat kalian wahib mencoba untuk melakukan suatu perjalanan sendirian.

Sebelum pergi ke Wakatobi kita wajib untuk melakukan riset daerah disana apalagi jika seperti aku yang belum pernah menginjakan kaki disana sama sekali. Riset yang meliputi transportasi, akomondasi dan atraksi apa saja disana perlu kita list dengan detail. Pembuatan rencana perjalanan selama 4 hari 3 malam pun juga wajib untuk dilakukan. Selain itu persiapan packing dan barang apa saja yang akan kita bawa juga harus dilakukan. Selain itu kita juga harus menetapkan bugdet maksimal dan bugdet darurat ketika kita pergi kesana. Berbagai referensipun sudah dengan mudah kita dapatkan via artikel internet da video di kanal streaming yang dapat membantu kita meriset perjalanan. (BERSAMBUNG DIATASNYA)

0  
Rachmatulla
Rachmatulla
04 November 2018 at 11:54

Challege Solo Travelling selama 4 hari di Wakatobi

Melakukan perjalanan sendirian sudah aku lakukan sejak akhir 2016 lalu dengan rute yang dekat seperti Yogyakarta hingga mancanegara seperti Singapura, Malaysia. berbagai manfaatpun telah aku dapatkan dengan bepergian hanya ditemani backpack kesayangan ini, selain kita bisa mengerti batasan dalam diri, kita lebih dekat dengan masyarakat sekitar perjalanan, kita juga diajarkan untuk menjadi mahluk sosial seutuhnya. Di setiap perjalanan kita juga pastinya dipertemukan dengan beebagai macam teman perjalanan dan berbagai kelucuan perjalanan. Inilah yang membuat kalian wahib mencoba untuk melakukan suatu perjalanan sendirian.

Sebelum pergi ke Wakatobi kita wajib untuk melakukan riset daerah disana apalagi jika seperti aku yang belum pernah menginjakan kaki disana sama sekali. Riset yang meliputi transportasi, akomondasi dan atraksi apa saja disana perlu kita list dengan detail. Pembuatan rencana perjalanan selama 4 hari 3 malam pun juga wajib untuk dilakukan. Selain itu persiapan packing dan barang apa saja yang akan kita bawa juga harus dilakukan. Selain itu kita juga harus menetapkan bugdet maksimal dan bugdet darurat ketika kita pergi kesana. Berbagai referensipun sudah dengan mudah kita dapatkan via artikel internet da video di kanal streaming yang dapat membantu kita meriset perjalanan.

Riset Perjalanan (Transportasi) : Melalui salah satu penyedia layanan booking online tiket pesawat, terdapat 2 pilihan penerbagan oleh beberapa maskapai yang berbeda dengan durasi sekitar 5 jam dengan transit di Makasar dan Kendari terlebih dahulu dengan biaya mulai dari 1.3 juta untuk sekali jalan. Dapat disimpulkan jika kita mengambil pulang pergi 2.6 juta.

Atraksi

1  
Rachmatulla
Rachmatulla
04 November 2018 at 11:52

Challege Solo Travelling selama 4 hari di Wakatobi

Wakatobi, yaap pulau yang terletak di wilayah Sulawesi Tenggara ini mempunyai bentang alam dan keindahan dasar laut yang luar biasa dan mendapat pengakuan dunia internasional tentang keindahannya. Berbagai traveller di Indonesia pun memimpikan untuk dapat berlibur dan menikmati keselarasan budaya dan alam disana, termasuk juga aku. Tantangan untuk travelling sendiri ke Wakatobi atau istilah kerennya “Solo Travelling” merupakan kesempatan yang luar biasa yang aku dapatkan di tahun ini.

Melakukan perjalanan sendirian sudah aku lakukan sejak akhir 2016 lalu dengan rute yang dekat seperti Yogyakarta hingga mancanegara seperti Singapura, Malaysia. berbagai manfaatpun telah aku dapatkan dengan bepergian hanya ditemani backpack kesayangan ini, selain kita bisa mengerti batasan dalam diri, kita lebih dekat dengan masyarakat sekitar perjalanan, kita juga diajarkan untuk menjadi mahluk sosial seutuhnya. Di setiap perjalanan kita juga pastinya dipertemukan dengan beebagai macam teman perjalanan dan berbagai kelucuan perjalanan. Inilah yang membuat kalian wahib mencoba untuk melakukan suatu perjalanan sendirian.

Sebelum pergi ke Wakatobi kita wajib untuk melakukan riset daerah disana apalagi jika seperti aku yang belum pernah menginjakan kaki disana sama sekali. Riset yang meliputi transportasi, akomondasi dan atraksi apa saja disana perlu kita list dengan detail. Pembuatan rencana perjalanan selama 4 hari 3 malam pun juga wajib untuk dilakukan. Selain itu persiapan packing dan barang apa saja yang akan kita bawa juga harus dilakukan. Selain itu kita juga harus menetapkan bugdet maksimal dan bugdet darurat ketika kita pergi kesana. Berbagai referensipun sudah dengan mudah kita dapatkan via artikel internet da video di kanal streaming yang dapat membantu kita meriset perjalanan.

Riset Perjalanan (Transportasi) : Terdapat berbagai cara untuk pergi ke Wakatobi via Jalur darat, laut maupun udara. Untuk melalui jalur darat maupun laut jika start awal ku dari Surabaya pasti akan terbentur dengan durasi perjalanan yang molor hingga beberapa hari di jalan. Jalan satu satunya adalah via jalur udara. Melalui salah satu penyedia layanan booking online tiket pesawat, terdapat 2 pilihan penerbagan oleh beberapa maskapai yang berbeda dengan durasi sekitar 5 jam dengan transit di Makasar dan Kendari terlebih dahulu dengan biaya mulai dari 1.3 juta untuk sekali jalan. Dapat disimpulkan jika kita mengambil pulang pergi 2.6 juta.

Atraksi

0  
Rachmatulla
Rachmatulla
04 November 2018 at 11:45

Challege Solo Travelling selama 4 hari di Wakatobi

Wakatobi, yaap pulau yang terletak di wilayah Sulawesi Tenggara ini mempunyai bentang alam dan keindahan dasar laut yang luar biasa dan mendapat pengakuan dunia internasional tentang keindahannya. Berbagai traveller di Indonesia pun memimpikan untuk dapat berlibur dan menikmati keselarasan budaya dan alam disana, termasuk juga aku. Tantangan untuk travelling sendiri ke Wakatobi atau istilah kerennya “Solo Travelling” merupakan kesempatan yang luar biasa yang aku dapatkan di tahun ini.

Melakukan perjalanan sendirian sudah aku lakukan sejak akhir 2016 lalu dengan rute yang dekat seperti Yogyakarta hingga mancanegara seperti Singapura, Malaysia. berbagai manfaatpun telah aku dapatkan dengan bepergian hanya ditemani backpack kesayangan ini, selain kita bisa mengerti batasan dalam diri, kita lebih dekat dengan masyarakat sekitar perjalanan, kita juga diajarkan untuk menjadi mahluk sosial seutuhnya. Di setiap perjalanan kita juga pastinya dipertemukan dengan beebagai macam teman perjalanan dan berbagai kelucuan perjalanan. Inilah yang membuat kalian wahib mencoba untuk melakukan suatu perjalanan sendirian.

Sebelum pergi ke Wakatobi kita wajib untuk melakukan riset daerah disana apalagi jika seperti aku yang belum pernah menginjakan kaki disana sama sekali. Riset yang meliputi transportasi, akomondasi dan atraksi apa saja disana perlu kita list dengan detail. Pembuatan rencana perjalanan selama 4 hari 3 malam pun juga wajib untuk dilakukan. Selain itu persiapan packing dan barang apa saja yang akan kita bawa juga harus dilakukan. Selain itu kita juga harus menetapkan bugdet maksimal dan bugdet darurat ketika kita pergi kesana. Berbagai referensipun sudah dengan mudah kita dapatkan via artikel internet da video di kanal streaming yang dapat membantu kita meriset perjalanan.

Riset Perjalanan (Transportasi) : Terdapat berbagai cara untuk pergi ke Wakatobi via Jalur darat, laut maupun udara. Untuk melalui jalur darat maupun laut jika start awal ku dari Surabaya pasti akan terbentur dengan durasi perjalanan yang molor hingga beberapa hari di jalan. Jalan satu satunya adalah via jalur udara. Melalui salah satu penyedia layanan booking online tiket pesawat, terdapat 2 pilihan penerbagan oleh beberapa maskapai yang berbeda dengan durasi sekitar 5 jam dengan transit di Makasar dan Kendari terlebih dahulu dengan biaya mulai dari 1.3 juta untuk sekali jalan. Dapat disimpulkan jika kita mengambil pulang pergi 2.6 juta.

Atraksi

0  
Rachmatulla
Rachmatulla
04 November 2018 at 11:43

Challege Solo Travelling selama 4 hari di Wakatobi

Wakatobi, yaap pulau yang terletak di wilayah Sulawesi Tenggara ini mempunyai bentang alam dan keindahan dasar laut yang luar biasa dan mendapat pengakuan dunia internasional tentang keindahannya. Berbagai traveller di Indonesia pun memimpikan untuk dapat berlibur dan menikmati keselarasan budaya dan alam disana, termasuk juga aku. Tantangan untuk travelling sendiri ke Wakatobi atau istilah kerennya “Solo Travelling” merupakan kesempatan yang luar biasa yang aku dapatkan di tahun ini.

Melakukan perjalanan sendirian sudah aku lakukan sejak akhir 2016 lalu dengan rute yang dekat seperti Yogyakarta hingga mancanegara seperti Singapura, Malaysia. berbagai manfaatpun telah aku dapatkan dengan bepergian hanya ditemani backpack kesayangan ini, selain kita bisa mengerti batasan dalam diri, kita lebih dekat dengan masyarakat sekitar perjalanan, kita juga diajarkan untuk menjadi mahluk sosial seutuhnya. Di setiap perjalanan kita juga pastinya dipertemukan dengan beebagai macam teman perjalanan dan berbagai kelucuan perjalanan. Inilah yang membuat kalian wahib mencoba untuk melakukan suatu perjalanan sendirian.

Sebelum pergi ke Wakatobi kita wajib untuk melakukan riset daerah disana apalagi jika seperti aku yang belum pernah menginjakan kaki disana sama sekali. Riset yang meliputi transportasi, akomondasi dan atraksi apa saja disana perlu kita list dengan detail. Pembuatan rencana perjalanan selama 4 hari 3 malam pun juga wajib untuk dilakukan. Selain itu persiapan packing dan barang apa saja yang akan kita bawa juga harus dilakukan. Selain itu kita juga harus menetapkan bugdet maksimal dan bugdet darurat ketika kita pergi kesana. Berbagai referensipun sudah dengan mudah kita dapatkan via artikel internet da video di kanal streaming yang dapat membantu kita meriset perjalanan.

Riset Perjalanan (Transportasi)

Terdapat berbagai cara untuk pergi ke Wakatobi via Jalur darat, laut maupun udara. Untuk melalui jalur darat maupun laut jika start awal ku dari Surabaya pasti akan terbentur dengan durasi perjalanan yang molor hingga beberapa hari di jalan. Jalan satu satunya adalah via jalur udara. Melalui salah satu penyedia layanan booking online tiket pesawat, terdapat 2 pilihan penerbagan oleh beberapa maskapai yang berbeda dengan durasi sekitar 5 jam dengan transit di Makasar dan Kendari terlebih dahulu dengan biaya mulai dari 1.3 juta untuk sekali jalan. Dapat disimpulkan jika kita mengambil pulang pergi 2.6 juta.

Atraksi

Berbagai wisata andalan siap memanjakan kita ketika sampai di Wakatobi. Tak perlu mengexplore semua tetapi kita pilih yang sesuai bugdet dan waktu yang ada. Rekomendasi dari berbagai sumber yaitu Pulau Hoga, exlore Kaledupa dan explore Pulau Tomia. Karena akses yang sering kita gunakan adalah laut, kita harus pintar pintar mengatur jadwal dan budget yang ada.

Akomondasi

Mungkin berbagai pilihan hotel tersedia di Wakatobi, dari berbintang hingga budget bagi para backpakers. Ketika kita mendarat di Bandara Matohara, bendara ini terletak di pulau Wangi-Wangi. Kita dapat memanfaatkan penginapan disekitar pulau itu sementara untuk

0  
Rachmatulla
Rachmatulla
04 November 2018 at 11:40

Challegne Solo Travelling selama 4 hari di Wakatobi

Wakatobi, yaap pulau yang terletak di wilayah Sulawesi Tenggara ini mempunyai bentang alam dan keindahan dasar laut yang luar biasa dan mendapat pengakuan dunia internasional tentang keindahannya. Berbagai traveller di Indonesia pun memimpikan untuk dapat berlibur dan menikmati keselarasan budaya dan alam disana, termasuk juga aku. Tantangan untuk travelling sendiri ke Wakatobi atau istilah kerennya “Solo Travelling” merupakan kesempatan yang luar biasa yang aku dapatkan di tahun ini.

Melakukan perjalanan sendirian sudah aku lakukan sejak akhir 2016 lalu dengan rute yang dekat seperti Yogyakarta hingga mancanegara seperti Singapura, Malaysia. berbagai manfaatpun telah aku dapatkan dengan bepergian hanya ditemani backpack kesayangan ini, selain kita bisa mengerti batasan dalam diri, kita lebih dekat dengan masyarakat sekitar perjalanan, kita juga diajarkan untuk menjadi mahluk sosial seutuhnya. Di setiap perjalanan kita juga pastinya dipertemukan dengan beebagai macam teman perjalanan dan berbagai kelucuan perjalanan. Inilah yang membuat kalian wahib mencoba untuk melakukan suatu perjalanan sendirian.

Sebelum pergi ke Wakatobi kita wajib untuk melakukan riset daerah disana apalagi jika seperti aku yang belum pernah menginjakan kaki disana sama sekali. Riset yang meliputi transportasi, akomondasi dan atraksi apa saja disana perlu kita list dengan detail. Pembuatan rencana perjalanan selama 4 hari 3 malam pun juga wajib untuk dilakukan. Selain itu persiapan packing dan barang apa saja yang akan kita bawa juga harus dilakukan. Selain itu kita juga harus menetapkan bugdet maksimal dan bugdet darurat ketika kita pergi kesana. Berbagai referensipun sudah dengan mudah kita dapatkan via artikel internet seperti Pesona.travel dan video di kanal streaming yang dapat membantu kita meriset perjalanan.

A.

0  
titan hardian agung
titan hardian agung
04 November 2018 at 05:52
hallo team GenPi.co
0  
titan hardian agung
titan hardian agung
04 November 2018 at 05:51
hallo team GenPi.co
0  
titan hardian agung
titan hardian agung
04 November 2018 at 05:50
hallo team GenPi.co
0  
titan hardian agung
titan hardian agung
04 November 2018 at 05:49
Hallo team GenPi.co
0  
Abdul basit
Abdul basit
03 November 2018 at 21:43

Wakatobi, salah satu destinasi favorit bukan hanya di Indonesia namun juga duni, wisman maupu lokal banyal sekali yang berangan-angan track ke sana, selain alamnya yg beatifull, lautnya yg memanjakan mata kulinernya pun tak kalah membuat penasaran.

Traveling sendirian ke Wakatobi? Siapa takut!

1  
Anonim
Anonim
03 November 2018 at 17:29

Solo traveling? Siapa takut! Hampir 90 persen perjalanan saya lakukan seorang diri sejak 2009. Banyak hal yang saya dapatkan ketika solo traveling.
- Solo traveling membuat saya menjadi pribadi yang mandiri. Mandiri di sini bisa diartikan bisa mengatur rencana perjalanan sendiri dan terbiasa melakukan segala sesuatu tanpa orang lain namun bukan berarti menutup diri.
- Dengan traveling sendiri membuat saya lebih bijak dalam mengatur waktu dan budget ketika melakukan perjalanan.
- Melatih diri menjadi pribadi yang supel dalam berinteraksi dengan orang lain serta mudah beradaptasi dengan lingkungan baru.
- Saya menjadi belajar untuk menghargai perbedaan dengan orang lain serta menghargai diri sendiri dengan cara menikmati perjalanan.
Kata siapa traveling sendiri itu nggak asyik. Menurut saya justru lebih seru karena lebih menikmati perjalanan, bertemu dan kenal dengan traveler lain saat perjalanan, dan bisa berbaur dengan masyarakat lokal. Kalau ditanya mau ngapain ke Wakatobi dalam waktu 4 hari, banyak banget sih yang ingin dikunjungi.
- Berkunjung ke Desa Liya Togo dan Desa Mola yang dapat disusuri menggunakan perahu dan saya bisa berinteraksi dengan penduduk Suku Bajo. Saya justru ingin sehari menginap dan merasakan menjadi penduduk Suku Bajo. Sepertinya seru banget ya!
- Discovery diving di Laut Tomia dan Onemohute sambil menikmati indahnya bawah laut yang terdapay terumbu karang dan biota laut yang bervariasi.
- Menikmati ketenangan Pantai Pulau Hoga, disana bisa hunting sunset dan milky way. Surgaa banget!
- Berburu kuliner tradisional Wakatobi sebagai bagian dari merawat warisan kuliner nusantara.
Rasanya masih banyak sekali wishlist tempat yang ingin dikunjungi disana. Semoga saja bisa terwujud ya. 

1  
Anonim
Anonim
03 November 2018 at 17:24

Solo traveling? Siapa takut! Hampir 90 persen perjalanan saya lakukan seorang diri sejak 2009. Banyak hal yang saya dapatkan ketika solo traveling.
- Solo traveling membuat saya menjadi pribadi yang mandiri. Mandiri di sini bisa diartikan bisa mengatur rencana perjalanan sendiri dan terbiasa melakukan segala sesuatu tanpa orang lain namun bukan berarti menutup diri.
- Dengan traveling sendiri membuat saya lebih bijak dalam mengatur waktu dan budget ketika melakukan perjalanan.
- Melatih diri menjadi pribadi yang supel dalam berinteraksi dengan orang lain serta mudah beradaptasi dengan lingkungan baru.
- Saya menjadi belajar untuk menghargai perbedaan dengan orang lain serta menghargai diri sendiri dengan cara menikmati perjalanan.
Kata siapa traveling sendiri itu nggak asyik. Menurut saya justru lebih seru karena lebih menikmati perjalanan, bertemu dan kenal dengan traveler lain saat perjalanan, dan bisa berbaur dengan masyarakat lokal. Kalau ditanya mau ngapain ke Wakatoplbi dalam waktu 4 hari, banyak banget sih yang ingin dikunjungi.
- Berkunjung ke Desa Liya Togo dan Desa Mola yang dapat disusuri menggunakan perahu dan saya bisa berinteraksi dengan penduduk Suku Bajo. Saya justru ingin sehari menginap dan merasakan sehari menjadi penduduk Suku Bajo. Sepertinya seru banget ya!
- Discovery diving di Laut Tomia dan Onemohute sambil menikmati indahnya bawah laut yang terdapay terumbu karang dan biota laut yang bervariasi.
- Menikmati ketenangan Pantai Pulau Hoga, disana bisa hunting sunset dan milky way. Surgaa banget!
- Berburu kuliner tradisional Wakatobi sebagai bagian dari merawat warisan kuliner nusantara.
Rasanya masih banyak sekali wistlist tempat yang ingin dikunjungi kesana. Semoga saja bisa terwujud ya. 

1  
Eko Ardian
Eko Ardian
03 November 2018 at 17:15
(lanjutan) dari perspektif yang berbeda. Sebuah perjalanan adalah guru pelajaran hidup yang pernah di jumpai . Yang ku tahu sebuah travelling itu
1  
Eko Ardian
Eko Ardian
03 November 2018 at 17:09

Seorang sahabat pernah bilang ke saya " Sekali dalam setahun, cobalah pergi ke sebuah tempat di mana belum pernah kamu kunjungi" kenapa? Karena perjalanan membuat sebuah kesederhanaan dalam hidup. Kamu menyaksikan betapa kecilnya tempat tinggalmu, kalau di kasih kesempatan 4 hari explore wakatobi, saya sangat bersyukur dan berterima kasih , karenanya ke mana pun kaki ini melangkah meninggalkan rumah, dan di mana pun mata ini termanjakan oleh keindahan alam sekaligus mengenal sisi lain kehidupan dari

2  
Eko Ardian
Eko Ardian
03 November 2018 at 17:08

4 hari ngapain aja di Wakatobi ??

2  
Widha Kumalasari
Widha Kumalasari
03 November 2018 at 15:39

Solo traveling? Siapa takut! Hampir 90 persen perjalanan saya lakukan seorang diri sejak tahun 2009. Ada banyak hal yang saya dapatkan ketika solo traveling.

  • Solo traveling membuat saya menjadi pribadi yang mandiri. Mandiri disini bisa diartikan bisa mengatur rencana perjalanan sendiri dan terbiasa melakukan segala sesuatu sendiri tanpa orang lain namun bukan berarti menutup diri.
  • Dengan traveling sendiri membuat saya menjadi bijak dalam mengatur waktu dan budget ketika melakukan perjalanan.
  • Melatih diri menjadi pribadi yang supel dalam berinteraksi dengan orang lain serta mudah beradaptasi dengan lingkungan baru.
  • Saya juga belajar untuk menghargai perbedaan serta menghargai diri sendiri dengan cara menikmati perjalanan yang saya lakukan.
0  
Ayatullah Khumaeni
Ayatullah Khumaeni
03 November 2018 at 13:11

salam genpi . gas gas gas

0  
Ayatullah Khumaeni
Ayatullah Khumaeni
03 November 2018 at 12:54

Salam genpi “ gas “

Berpetualang seorang diri samahalnya melatih dan menguji

0  
Ayatullah Khumaeni
Ayatullah Khumaeni
03 November 2018 at 12:48

Salam genpi “ gas “

Berpetualang seorang diri samahal_nya melatih dan menguji

1  
lulu walmarjan
lulu walmarjan
03 November 2018 at 11:34

Berada di Wakatobi selama 4 hari seorang diri tentunya akan menjadi pengalaman yang paling mengesankan karena merupakan salah satu destinasi paling populer di Indonesia. Semua bisa di eksplore di tempat ini, mulai dari wisata budaya hingga alam dan bawah lautnya. Meskipun banyak orang yang bilang travelling seorang diri itu kurang mengasyikkan tapi sepertinya tidak ada salahnya mencoba solo travelling. Banyak juga orang yang solo travelling justru menemukan hal baru juga pengalaman baru yang bisa bermanfaat buat hidupnya, karena secara tidak langsung kita akan bisa survive diri sendiri, juga bisa ngasi pengalaman berharga dan lebih bisa menghargai hidup. Saya pernah solo travelling ke Jakarta, dimana waktu itu saya bener- bener buta yang namanya kota besar, maklum anak pedesaan. Tapi dari situ saya belajar banyak, salah satunya bagaimana caranya kita bisa memanagemen diri sendiri, belajar survive diri sendiri dan lainnya, dan saya percaya lebih banyak pengalaman yang bisa kita dapat saat sendiri. Intinya sendiri itu bukan berarti sepi loh ya. Karena makna travelling itu adalah bagaimana kita bisa mendapatkan sesuatu hal yang belum pernah kita dapatkan sebelumnya dan mengambil pelajaran dari hal itu.#ForumGenPI.co #ForumFlashQuiz

0  
Amanda Desty Yunistyani
Amanda Desty Yunistyani
03 November 2018 at 10:29

Nama saya Amanda, saya sangat suka traveling, mengeksplor tempat baru. Saya lebih suka datang ke tempat yang belum banyak didatangi orang dan menulis catatan perjalanan saya di blog pribadi dengan harapan tempat itu bisa lebih dikenal masyarakat.


Tapi sampai sekarang saya sama sekali belum pernah melakukan solo traveling. Ada saja alasan yang membuat saya ragu untuk traveling sendirian, takut akan kesepian, takut tidak ada teman ngobrol, takut nyasar dan beberapa ketakutan lainnya yang mungkin akan dicibir oleh para solo traveler kalau mereka mendengarnya. Terkadang sempat terfikir untuk mencoba traveling sendirian. Bisa bebas menentukan destinasi tanpa harus berdebat dengan orang yang pergi dengan saya, bisa mendapatkan "me time",

0  
Amanda Desty Yunistyani
Amanda Desty Yunistyani
03 November 2018 at 08:50

(...lanjutan)

ingin

0  
Amanda Desty Yunistyani
Amanda Desty Yunistyani
03 November 2018 at 08:43

Nama saya Amanda, saya sangat suka traveling, mengeksplor tempat baru. Saya lebih suka datang ke tempat yang belum banyak didatangi orang dan menulis catatan perjalanan saya di blog pribadi dengan harapan tempat itu bisa lebih dikenal masyarakat.


Tapi sampai sekarang saya sama sekali belum pernah melakukan solo traveling. Ada saja alasan yang membuat saya ragu untuk traveling sendirian, takut akan kesepian, takut tidak ada teman ngobrol, takut nyasar dan beberapa ketakutan lainnya yang mungkin akan dicibir oleh para solo traveler kalau mereka mendengarnya. Terkadang sempat terfikir untuk mencoba traveling sendirian. Bisa bebas menentukan destinasi tanpa harus berdebat dengan orang yang pergi dengan saya, bisa mendapatkan "me time",

1  
Kerrick Herlianto
Kerrick Herlianto
03 November 2018 at 00:42

ngapain aja kalo ngetrip sendirian ke wakatobi ?

kalo kita denger kata Wakatobi biasanya kita sudah berpikir tentang menyelam, menyelam dan menyelam. karna kita tau atraksi yang paling terkenal di Wakatobi itu memang menyelam. terus ngapain aja kalo kita ngetrip sendiran di Wakatobi ?


yang harus diperhatikan sebelum memulai trip kemanapun, kita harus ada tujuan terlebih dahulu. mau kemana kita, ngapain aja dan apa yang akan kita lakukan. bila

0  
Nurul Aisyah
Nurul Aisyah
03 November 2018 at 00:18

traveling 4 hari ke wakatobi seorang diri, ngak papa. Saya akan mengeksplor seluruh pulau yg ada diwakatobi yaitu wangi-wangi, kaledupa, tomia, dan binongko. Setiap pulau pasti memiliki keindahan bawah laut dan keseharian masyarakat lokal di setiap pulaunya pasti sangat beragam, 4 hari diwakatobi traveling tidak akan bosan karena pasti akan mendapatkan pengalaman yg sangat menarik saat berkunjung kesetiap pulaunya. 4 hari diwakatobi mengeksplor dan membagikannya setiap momen keindahan yg ada diwakatobi. Aplagi ditanggal 11-14 november, event besar diwakatobi yaitu Wakatobi WAVE (Wonderful Festival and Expo) 2018, bakalan lebih bnyak cerita lagi!!!!

0  
emmank
emmank
02 November 2018 at 23:46

4 Hari di Wakatobi enaknya itu....


1. Mencari dan mempelajari kearifan lokal dari masyarakat disana

2. Mencari teman untuk berbagi

2  
Eka Ardi Saputra EY
Eka Ardi Saputra EY
02 November 2018 at 23:12

Pertanyaan :

0  
Eka Ardi Saputra EY
Eka Ardi Saputra EY
02 November 2018 at 22:47

Pertanyaan :

0  
Meriyanti
Meriyanti
02 November 2018 at 22:02

Menurutku, traveling itu menjemput kebahagiaan dengan cara sederhana, nah kalo soal ngejemput

9  
Bgssrya
Bgssrya
02 November 2018 at 21:25

1  
Anonim
Anonim
02 November 2018 at 19:18

4 hari di Wakatobi tentunya eksplor dan abadikan semua keindahan yang ada di sana baik itu alam dan budayanya pokoknya jangan sampai ada momen yang kelewat sedikitpun. karena klo ga di abadikan akan sangat sayang sekali kalau keindahan itu ga ikut dinikmati oleh orang lain juga

2  
Fachrurroji Faizin
Fachrurroji Faizin
02 November 2018 at 18:36

Menjelajahi keindahan Indonesia mulai dari ujung Barat hingga ujung Timur adalah salah satu impian terbesar dalam hidup saya. Menciptakan rangkaian episode perjalanan untuk kembali disaksikan dan diceritakan. Lewat tulisan, gambar dan video yang saya ambil, akan saya bagikan rasa syukur atas keindahan negeri yang saya tinggali ini.


Wakatobi merupakan salah satu episode impian saya yang hingga saat ini belum dipertemukan. Padahal aku siap menyapa Sungai Tamborasi, berbincang dengan Pantai Bokori, dan bahkan ingin bersahabat lebih lama dengan Pantai Nirwana.


Episode ini masih tepat di benak dalam kepala, belum bisa menjadi pandangan di depan mata. Tapi semoga, saya bisa bertemu episode impian.

0  
abiem pebriansyah
abiem pebriansyah
02 November 2018 at 17:27

Salam Pesona Indonesia, Wonderful.

Salam GenPI, Gasssss!!.

dunia travelling emang mengasyikkan. selain bisa melihat pemandangan dan menikmati alam yang telah di ciptakan oleh Sang Maha Pencipta. travelling juga bisa menambah wawasan kita tentang adat istiadat,budaya,

1  
Hidayah Rohmatun
Hidayah Rohmatun
02 November 2018 at 14:53

Travelling itu merupakan hobi yang bisa membuat bahagia sebagian orang termasuk aku.Bagiku menjelajah alam dari tempat ke tempat merupakan ketenangan,banyak hikmah dan hasil positif setelah kita melakukan travelling dari kota ke kota.Salah satunya lebih mengenal budaya setempat,alam setempat,keadaan kota setempat sampai orang-orangnya yang belum kita kenal bahkan menjadi sahabat.pokoknya banyak sekali deh ilmu dan pengalaman yang didapat.

Bagiku travelling sendirian gk masalah kok,apalagi 4 hari diwakatobi yang sangat indah bangeet..karena travelling bukan untuk ajang bersama seseorang spesial saja namun bersama orang-orang hebat juga.

Travelling sendirian itu mengajarkan kita bahwa kekasih sebenarnya adalah sang pencipta alam yaitu tuhan.Agar kita selalu mensyukuri nikmat dan sadar betapa kuasanya tuhan dalam menciptakan keindahan alamanya.

1  
Musayyarotun Nupus
Musayyarotun Nupus
02 November 2018 at 11:52

Travelling seorang diri merupakan hal yang mendebarkan dan menantang sekaligus menyenangkan, karena bebas menentukan apa yang ingin dilakukan, tidak bergantung kepada orang lain serta bisa berinteraksi dengan orang banyak.

Jika saya berada di Wakatobi seorang diri selama 4 hari, sebelumnya saya akan mencari tahu terlebih dahulu semua tentang wakatobi agar saya mengetahui apa yang akan dilakukan, dimana akan menginap, dan kemana saya akan melangkah. Yang lebih penting adalah berinteraksi dengan warga sekitar agar lebih tahu dengan jelas informasi disana.

Saat menjelajahi Wakatobi, saya akan mengabadikan dan membagikan moment tersebut ke sosial media agar potensi budaya dan pariwisata Wakatobi lebih dikenal oleh masyarakat. Saya pun tak akan melewatkan kesempatan untuk mencicipi kuliner yang ada disana serta membeli oleh-oleh khas Wakatobi sebagai kenang-kenangan karena telah diberi kesempatan untuk berkunjung kesana.

8  
Anonim
Anonim
02 November 2018 at 10:22

Menikmati surga dunia

0  
Latifah Nur Istiqomah
Latifah Nur Istiqomah
02 November 2018 at 09:01

Trip sendirian ke Wakatobi? WOW banget.

Selama ini mungkin aku lebih sering traveling sendiri,

0  
Latifah Nur Istiqomah
Latifah Nur Istiqomah
02 November 2018 at 08:54

Trip sendirian ke Wakatobi? WOW banget.

Selama ini mungkin aku lebih sering traveling sendiri,

0  
Arini
Arini
02 November 2018 at 08:50

Selamat pagi!

1  
Merry Hasriani
Merry Hasriani
02 November 2018 at 08:00

Pergi seorang diri ke Wakatobi? Selama 4 hari? Tidak masalah tuh.. bahkan jika boleh ditambah lagi harinya :D Karena bagi saya solo travelling itu jomblo, jomblo itu free, free itu freehatin, ehh no no no no.. free itu bebas :" jomblo mah bebas ya kan ;D
Tapi sih iya.. kalo sendiri itu ga ada yang ngejagain kita ;( ya cuma diri kita sendiri saja yang bisa ngejaganya :) . Bersikap baik kepada teman baru, sopan, ramah, jaga lisan, hormat pada yang tua, sebaya, dan adek-adek juga loh. Kalau kita bersikap baik, pandai bergaul, dan pandai beradaptasi dilingkungan pasti ga ada tuh yang mau jahatin kita. Insya Allah :)

Nahh jadi gini..
Selama di wakatobi yang saya lakukan ya sama dong dengan apa yang saya lakukan didaerah sendiri.. yaa tapi pasti ada bedanya ;D
Seperti makan. kalo setiap harinya saya makan nasi, di Wakatobi mah saya bakal makan kasoami tuh. Saya akan tanya langsung deh ke ahlinya gimana proses pembuatan kasoami yang wenak toh :D oleh-oleh ilmu gitu ;D ehh pastinya saya beli makanan deh untuk dibawa pulang buat keluarga :"D
Dan..
Untuk menjaga kebersihan badan, ya kita setiap harinya mandikan? Yaa sama.. di Wakatobi saya juga harus mandi dong. Mandi di laut misalnya ;D bareng paus :'D wadaww greget banget dah ;'D

Dan tak lupa belajar. Itu mesti dong ;) menelusuri sejarah-sejarah disana, memahaminya.. yaa walaupun saya kurang tertarik belajar sejarah seengganya kita tuh tau asalnya kenapa bisa ada, kenapa bisa begitu, kenapa bisa begini
Dan juga belajar kesenian. Tari ya kan :D ikut nari juga kan seru tuh ;'D
Dan tak lupa berkunjung kedesa suku bajo. Ikut main futsal di air ;'D waah ga kebayang lah bisa berenang juga engga ;'D

Nahh.. Ibadah juga ga bakal ditinggal dong pastinya. Jangan karena kita sibuk menikmati keindahan alam di Wakatobi kita lupa sama yang nyiptain ;( kita tuh harus inget karena siapa dan karena apa kita bisa berada disuatu tempat. Bersyukur masih diberi kesempatan :). Dan yang pasti selalu hubungin orang tua dirumah. Hubungin orang tua itu penting loh.. karena berkat doanya, ridhonya, kita tuh bisa ke Wakatobi. ( yaaa semoga berkat doa orang tua saya jawaban saya ini yang terpilih. Aamiin :) ).

Udah deh itu saja menurut saya.. kurang menarik ya jawaban saya? Ya ga apa apa deh ;( berarti bukan rezekinya :)
Mabruk ilaik bagi yang terpilih ya :) :)

1  
Anonim
Anonim
02 November 2018 at 07:49

If you'r going through a dark periode, remember that you'r are not alone - demi Lovato

Perjalanan sendiri tak berarti selalu sunyi, seseorang yang melakukan perjalanan sendiri seringkali dicemooh kesepian atau gak punya teman tapi seberapa tahukah kita tentang isi fikiran seseorang? Bisa saja dia tengah mencari jati dirinya atau sedang lari dari kenyataan pahit dan ingin mendapatkan suasana baru dan pelajaran hidup dari perjalanannya. Teman saya pernah bercerita bahwa temanya pernah naik motor sendirian dari Jember ke Lombok NTT hanya karena sakit hati habis putus dengan pacarnya namun dari perjalanan itu dia mendapat ketenangan dan semangat hidup yang baru.

Sedangkan saya jika diberikan kesempatan untuk liburan ke Wakatobi maka saya tak hanya sekedar liburan namun mengaktualisasikan diri saya melalui kemampuan saya dalam fotografi smartphone dan blogging untuk mengupgrade diri menjadi lebih baik dan tentu saja mengeksplorasi keindahan Wakatobi yang sangat indah yg belum pernah saya temui di perjalanan saya sendirian. Meski sendirian saya tak terlalu mempermasalahkan karena justru saya bisa lebih membaur dengan masyarakat sekitar dan memperoleh teman baru. Akhir kata Wakatobi itu indah tinggal kita memaknai dengan persepsi perjalanan kita sendiri. Saya ingin menyelami nirwana bawah laut Tomia dan onemohute, saya ingin menikmati ketenangan di pantai pulau  Jogja, saya ingin..... Hmm banyak maunya ya kamu Nobita. Ayo !

IG : @ezarssl

1  
Kaiman
Kaiman
02 November 2018 at 05:28

Salam genpi gasss!!!

1  
Anonim
Anonim
02 November 2018 at 03:25

solo trip sesuatu yg belum pernah saya lakukan sebelumnya, jika saya diberikan kesempatan untuk melakukan perjalanan tersebut, hal pertama yg saya lakukan adalah, berinteraksi dgn masyarakat sekitar, mengenal budaya, adat istiadat dan kebiasaan mereka yang pasti sangat berbeda dgn kebudayaan saya (betawi) karena berinteraksi dgn suku yang berbeda itulah yg akan membuka sudut pandang kita terhadap masyarakat indonesia.
Hal kedua yang saya lakukan adalah menikmati dan mengabadikan keindahan alam yg diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Wakatobi adalah salah satu surga dunia ciptaan Yang Maha Kuasa yg terdapat di Indonesia, karena selama ini hanya dpt menikmatinya melalui tayangan/liputan di televisi dan media internet saja.
dan terakhir (ketiga), menceritakan pengalaman menarik tersebut kepada Keluarga,saudara, dan teman bahwa Indonesia itu kaya akan keberagaman suku,bahasa dan keindahan alamnya.

jgn larut dalam kesedihan karena asmara dan urusan kerja yg bikin stress... Indonesia itu luas dan indah bung !! 😁

1  
AHMAD SYUKRI
AHMAD SYUKRI
02 November 2018 at 03:05

Sebagai Citizen Journalist untuk beberapa tv nasional di Indonesia (net tv, kompas tv, trans7) , kesempatan untuk jalan-jalan ke Wakatobi merupakan peluang besar bagi saya untuk memperkenalkan Wakatobi dan keindahannya kepada seluruh rakyat Indonesia dalam bentuk video.

Selama ini video saya yang tayang di tv kebanyakan video dari luar negri, saya ingin lebih banyak membuat video dalam negeri selagi masih di Indonesia sampai akhir November sebelum balik ke Australia awal Desember.

Jalan-jalan ke Indonesia timur merupakan impian saya yang belum sepenuhnya terlaksana karena mahalnya ongkos transportasi. Video saya yang pernah tayang di Net tv dari Indonesia

0  
Faya Lusaka Aulia
Faya Lusaka Aulia
02 November 2018 at 01:12

Wakatobi adalah salah satu daerah yang pengen aku kunjungi sejak aku smp atau sekitar 6 tahun yang lalu. Jadi seandainya aku punya kesempatan untuk bisa ke Wakatobi meskipun sendirian aku bakalan bahagia banget untuk menikmati semua yang ada disana. Mulai dari menikmati keindahan alamnya seperti pantai2 yang ada disana, menikmati kuliner khas setempat, berinteraksi dengan warga lokal, dan juga mempelajari budaya

1  
Anonim
Anonim
02 November 2018 at 00:13

Jika saya berada di Wakatobi seorang diri selama 4 hari. Sudah pasti saya akan langsung menyusun daftar tempat yang harus didatangi di Wakatobi. Yang pertama, saya harus mengunjungi ke empat pulau yang menjadi akronim dari Wakatobi, yaitu pulau Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko. Saya akan bersosialisasi dengan penduduk lokal, mengeksplorasi keindahan alam Wakatobi, mencoba makanan tradisional mereka dan berusaha mengenal lebih dalam adat dan tradisi penduduk setempat. Saya yakin 4 hari tidaklah cukup, tapi setidaknya saya bisa mengenal Wakatobi secara singkat. Yang akan saya lakukan jika sudah sampai di Wakatobi, saya akan nyebur ke laut, berenang di kawasan Taman Nasional Wakatobi yang sudah sangat terkenal dengan keanekaragaman jenis koral dan spesies ikannya. Sebelum berangkat ke Wakatobi, saya tidak akan berhenti berdoa, agar teman-teman saya kawanan ikan paus sperma, di penghujung tahun 2018 ini berkenan singgah bertamu dan bertemu saya di perairan laut Wakatobi.

0  
Eko Ardian
Eko Ardian
02 November 2018 at 00:06

Seorang sahabat pernah bilang ke saya " Sekali dalam setahun, cobalah pergi ke sebuah tempat di mana belum pernah kamu kunjungi" kenapa? Karena perjalanan membuat sebuah kesederhanaan dalam hidup. Kamu menyaksikan betapa kecilnya tempat tinggalmu, kalau di kasih kesempatan 4 hari explore wakatobi, saya sangat bersyukur dan berterima kasih , karenanya ke mana pun kaki ini melangkah meninggalkan rumah, dan di mana pun mata ini termanjakan oleh keindahan alam sekaligus mengenal sisi lain kehidupan dari

2  
Eko Ardian
Eko Ardian
01 November 2018 at 23:59

4 hari explore wakatobi, kuy lah !!!

0  
Arini Safitri
Arini Safitri
01 November 2018 at 23:40

Travelling memang sangat asik ketika dilakukan bersama kerabat, tapi adakalanya kamu perlu waktu sendiri untuk menikmati "hidup".

Ketika memang harus travelling sendirian di tempat yg baru, hal yang pertama kali dilakukan pastinya mencoba mencari tahu informasi sebanyak mungkin tentang tempat tersebut melalui internet. Tentang budaya dan kearifan lokalnya, karena ketika berada disana kita harus menjaga prilaku, itu sebabnya lbh baik mencari tahu terlebih dahulu.

Setelah itu, gunakan segala informasi yg kamu peroleh untuk mengeksplore keindahan tempat tersebut. Jangan lupa untuk bersikap baik dan ramah kepada penduduk setempat, karena mereka juga merupakan "petunjuk arah" bagi perjalananmu. Ingat, jangan pernah ragu untuk bertanya.

Gunakan waktumu semaksimal mungkin untuk mengeksplore berbagai wisata di tempat itu, lalu abadikan setiap moment yang kamu dapatkan di sana.

Ahhh, jadi gak sabar mau travelling ke Wakatobi ????

Salam GenPI, Gasss !!

38  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 23:31

  Mengeksplore indonesia timur, sebuah harapan dan impian karna tak tau tahun depan apakah masih diberi umur. Melihat langsung event wakatobi wave walau diri belum punya wife..

  Mengisi 4 hari dengan melihat adat istiadat, budaya, kuliner, dan keindahan alam setempat walau kamu tetap yg ku dambakan, persatuan dalam keberagaman.

  Mengamati kehidupan sodara kita diwakatobi, bersosialisasi, berbagi sambil menyelami surga bawah laut negeri ini..

  Memang masih harapan tapi kalo memang rejekinya diberi kesempatan, siapa bisa mengabaikan mengunjungi surga dari timur di yang sungguh "su sayang" jika dilewatkan. Tapi tetap, ini memang bukan tujuan utama, karna kepulangan mu adalah oleh2 terbaik yang sangat diharapkanb kawan..

Salam Genpi Gaasss!!!

1  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 23:24

Travelling memang sangat asik ketika dilakukan bersama kerabat, tapi adakalanya kamu perlu waktu sendiri untuk menikmati "hidup".

Ketika memang harus travelling sendirian di tempat yg baru, hal yang pertama kali dilakukan pastinya mencoba mencari tahu informasi sebanyak mungkin tentang tempat tersebut melalui internet. Tentang budaya dan kearifan lokalnya, karena ketika berada disana kita harus menjaga prilaku, itu sebabnya lbh baik mencari tahu terlebih dahulu.

Setelah itu, gunakan segala informasi yg kamu peroleh untuk mengeksplore keindahan tempat tersebut. Jangan lupa untuk bersikap baik dan ramah kepada penduduk setempat, karena mereka juga merupakan "petunjuk arah" bagi perjalananmu. Ingat, jangan pernah ragu untuk bertanya.

Gunakan waktumu semaksimal mungkin untuk mengeksplore berbagai wisata di tempat itu, lalu abadikan setiap moment yang kamu dapatkan di sana.

Ahhh, jafi gak sabar mau travelling ke Wakatobi 😍

Salam GenPI, Gasss !!

3  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 23:13

Bismillah..Salam Genpi Gas!!!

Awal bulan november makan serabi, tanggal 10 bulan ini hari pahlawan. Berawal dari liat postingan genpi ke wakatobi, misal memang rejeki, mana bisa ditolak kawan..

Terlalu nyaman, tergilas zaman. Sebuah kutipan dari seorang penulis petualang alam..

0  
Eko Ardian
Eko Ardian
01 November 2018 at 22:59

4 hari explore wakatobi, kuy lah !!

2  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 22:30

Melakukan travelling selama 4 hari di Wakatobi sendirian? Tentunya adalah salah satu kesempatan dan tantangan yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Jika saya mendapat kesempatan itu, akan saya gunakan untuk mengeksplor Wakatobi semaksimal mungkin. Sebagai seorang yang mempunyai minat besar dibidang nature, culture, foodies, and Art. Namun hal pertama yg akan saya lakukan jika sudah sampai di Wakatobi  adalah bersikap ramah, sopan, santun dan berinteraksi dengan masyarakat lokal karena itu adalah sebuah keharusan, apalagi saat kita  solotravelling akan sangat membatu sekali dalam melancarkan travelling kita dimanapun kita berada, setelah itu saya akan memulai perjalanan dengan menjelajahi keindahan alam Wakatobi, terutama keindahan bawah lautnya yang sangat terkenal itu 😍, kemudian saya juga akan sangat antusias untuk menjelajahi keunikan dari tradisi, adat, budaya dan sosial kultural dari masyarakat lokal yang ada di Wakatobi, apalagi jika ada pertunjukan-pertunjukan atau pameran-pameran seni ataupun festival yang kental akan Art dan budaya, tak lupa juga hal yang tak kalah menarik adalah mengeksplor kekayaan kuliner khas Wakatobi yang mungkin akan menemukan kejutan-kejutan dari bahan, sajian, dan rasa yang belum pernah saya rasakan sebelumnya. Tentunya semua akan saya dokumentasikan dan saya rangkum menjadi sebuah cerita pengalaman indah yang siap saya bagikan kepada semua orang baik itu melalui foto, video ataupun narasi lisan maupun tulisan baik secara online maupun offline yang tentunya sedikit banyaknya akan membuat Wakatobi semakin dikenal. Berbagi kesempatan dan pengalaman menambah persaudaraan dan ilmu pengetahuan untuk membuka wawasan dan semakin bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Tuhan. Terima Kasih,
Tabikpun,
Salam Genpi, Gasss!!!😎

2  
Andriansyah
Andriansyah
01 November 2018 at 22:23

Melakukan travelling selama 4 hari di Wakatobi sendirian? Tentunya adalah salah satu kesempatan dan tantangan yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Jika saya mendapat kesempatan itu, akan saya gunakan untuk mengeksplor Wakatobi semaksimal mungkin. Sebagai seorang yang mempunyai minat besar dibidang nature, culture, foodies, and Art. Namun hal pertama yg akan saya lakukan jika sudah sampai di Wakatobi

0  
Novita Hajari Aswati
Novita Hajari Aswati
01 November 2018 at 22:23

Halo, saya Novita dari GenPi Sumsel.

Salam GenPi! Gass !!

Jika saya berkesempatan mengunjungi Wakatobi sendirian selama 4 hari, pastinya akan sangat menyenangkan! Karena menurut saya traveling sendiri itu salah satu hal yang paling menyenangkan dimana kita bisa lebih membaur bersama lingkungan dan masyarakat lokal, selain itu kita juga lebih merasakan budaya masyarakat setempat, adat istiadat dan kebiasaan nya yang pastinya memiliki keunikan tersendiri. Dalam 4 hari saya akan mengunjungi destinasi wisata yang menarik disana seperti mengunjungi pulau utama nya, Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko, lalu menyelami nirwana bawah laut Tomia dan Onemohute, menikmati ketenangan diatas pantai, pergi ke puncak kayangan Puncak Tomia, menikmati sunset dan sunrise di pinggir pantai hingga memandangi langit malam dan angin pantai. Pokoknya mengekplorasi semua destinasi wisata Wakatobi deh tanpa terkecuali wisata kuliner di Wakatobi tentunya!

0  
Muhammad Aditya Pratama
Muhammad Aditya Pratama
01 November 2018 at 22:23

Halo saya adit ! genpi dari bangka belitung J

Jujur, pertama kali dengar genpi ngadain trip gratis ke wakatobi, seolah-olah otak ini langsung berbisik ‘ ayo, kapan lagi, ini udah impian dari lama ‘ dari situlah dengan semangat buka laptop dan memberanikan diri untuk menjawab kenapa mau banget ke wakatobi.

Pertama kali tau banyak soal wakatobi, bukan karena pernah ngunjungi wakatobi secara langsung, tapi karena ada salah satu film yang mengangkat wakatobi secara kaya dan banyak makna, film itu berjudul The Mirror Never Lies atau judul bahasa Indonesia nya Laut Bercermin, film itu mengangkat kehidupan suku Bajo dan Wakatobi, sebagai surga dengan segala keunikan tradisi yang dilakukan oleh suku bajo.

Apalagi berkat WWF dan pemerintah wakatobi, maka dari itu film itu bisa terealisasikan, see ? pemerintah dan bahkan WWF saja sangat peduli untuk memperkenalkan wakatobi secara luas, mereka bekerja sama untuk membangun wakatobi yang lebih baik, promosi wisata daerah mereka pun dilakukan melalui medium film, dan kadang dengan film dengan tampilan audio visual nya, kadang lebih mudah untuk dipahami, dan di dalam film kita bisa merasakan suatu rasa emosional yang luar biasa, baik sedih maupun senang.

Dari situlah saya mengenal suku bajo sebagai suku yang dikenal sebagai pelaut handal, saya melihat karakter anak kecil yang ada di film ini, karakter nya sangat sentral, benar-benar pilu atas kehilangan ayahnya namun menyenangkan, sebab kepiluan itu seakan-akan menghilang berkat rasa optimis yang dimiliki anak tersebut melalui ritual tradisional yang mereka miliki.

Jika dikasih waktu selama 4 hari, ya jujur saya akan menikmati Bajo selama waktu yang diberikan, berinteraksi dengan suku Bajo, mengenal mereka lebih dalam, dan bagaimana mereka mengandalkan air sebagai kehidupan utama mereka. Air mereka begitu indah dan begitu jernih, kalau ditanya soal kehidupan bawah laut, tidak usah diragukan lagi.

Potret-potret yang banyak direkam oleh media-media tersebut akhirnya membuat saya semakin penasaran, dan membuat saya ingin memotret sendiri, tentang cerita saya dan wakatobi serta kenangan-kenangan yang akan saya tuliskan disana jika berhasil pergi.

SALAM GENPI !
1  
Novita Hajari Aswati
Novita Hajari Aswati
01 November 2018 at 22:20

Halo, saya Novita dari GenPi Sumsel.

Salam GenPi! Gass !!

Jika saya berkesempatan mengunjungi Wakatobi sendirian selama 4 hari, pastinya akan sangat menyenangkan! Karena menurut saya traveling sendiri itu salah satu hal yang paling menyenangkan dimana kita bisa lebih membaur bersama lingkungan dan masyarakat lokal, selain itu kita juga lebih merasakan budaya masyarakat setempat, adat istiadat dan kebiasaan nya yang pastinya memiliki keunikan tersendiri. Dalam 4 hari saya akan mengunjungi destinasi wisata yang menarik disana seperti mengunjungi pulau utama nya, Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko, lalu menyelami nirwana bawah laut Tomia dan Onemohute, menikmati ketenangan diatas pantai, pergi ke puncak kayangan Puncak Tomia, menikmati sunset dan sunrise di pinggir pantai hingga memandangi langit malam dan angin pantai. Pokoknya mengekplorasi semua destinasi wisata Wakatobi deh tanpa terkecuali wisata kuliner di Wakatobi tentunya!

1  
Andriansyah
Andriansyah
01 November 2018 at 22:19

Melakukan travelling selama 4 hari di Wakatobi sendirian? Tentunya adalah salah satu kesempatan dan tantangan yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Jika saya mendapat kesempatan itu, akan saya gunakan untuk mengeksplor Wakatobi semaksimal mungkin. Sebagai seorang yang mempunyai minat besar dibidang nature, culture, foodies, and Art. Namun hal pertama yg akan saya lakukan jika sudah sampai di Wakatobi

1  
Muhammad Aditya Pratama
Muhammad Aditya Pratama
01 November 2018 at 22:12

01 November 2018 at 21:38

Kalo saya berada di wakatobi seorang diri selama 4 hari saya akan explore wakatobi semaksimal mungkin, karena menurut saya 4 hari sih masih terlalu singkat. Hari pertama bakal explore pantai buat nemuin spot sunset terbaik, kalo udah nyantai deh sampai matahari tenggelam. Malam bikin api unggun sambil main gitar minum kopi. Hari kedua pasti cek keindahan bawah airnya (ya masak ke wakatobi ga snorkling?). Kelar itu pasti cuapek jadi paling tiduran di hammock sambil ngopi lagi. Hari ketiga pagi-pagi nyari sunrise sambil planing buat trekking bukit2 sekitaran wakatobi. Hari keempat, bakalan menghabiskan waktu 2 jam untuk bersedih karena ini hari terakhir, so musti dimaksimalin kan, jadi kita cari spot baru yang anti mainstream dan jarang didatengin orang abis itu dipuas-puasin deh disana. Itu mungkin rencana saya kalo travel sendiri di wakatobi.

0  
Randy irvan pratama
Randy irvan pratama
01 November 2018 at 21:06

Mungkin yang akan saya lakukan di wakatobi selama 4 hari akan menjelajah wakatobi meng-explore wakatobi dan lalu berinteraksi bersama warga setempat sharing” bertukar pandangan tentanf wisata dari asal saya hehehe.... sapa tau juga manarik minat warga setempat untuk wisata ke asal saya hehehe

0  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 20:45

"Sometimes you need to be alone, not to be a lonely, but to enjoy some free time just being yourself" kata-kata ini selalu saya tanamkan dalam diri saya, karena terkadang kita butuh waktu untuk sendiri. Dan 4 hari berada di wakatobi adalah tempat yang sangat tepat, menikmati pantai yang indah, pemandangan alam bawah laut yang luar biasa, menikmati kuliner seafood yang sangat segar. Semua orang pasti sangat menginginkan hal seperti ini terjadi dan akan menjadi kenangan yang sangat menyenangkan sepanjang hidup.
Nantinya ke wakatobi lagi bersama orang terkasih untuk menikmatinya bersama dengan cara yang berbeda.
Salam GenPI, Gas 👍

2  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 20:13

Sendiri bukanlah hambatan bagi saya untuk menikmati keindahan Indonesia apalagi Wakatobi, Karna dari awal sebelum mengenal dunia bawah laut sudah tertarik dengan keindahan Wakatobi. Ditambah di tanggal 11-13 November akan diadakan Wakatobi Wave, 4 hari waktu yang sangat singkat untuk menikmati surga nya dunia. Dan kesendirian saya akan menuntun saya lebih bersosial ke warga sekitar dan tidak lupa saya akan memulai silahturahmi offline dengan Genpi Sulawesi dan Genpi lainnya berada di sekitar Wakatobi. Bukan hal biasa untuk mencari genpi sekitar ,sebelumnya jika ingin traveling sendiri pastinya mencari info kawan-kawan genpi tempat yang ingin dituju. Karna mereka tau destinasi yang harus wajib di kunjungi.

0  
Chairun Nisah
Chairun Nisah
01 November 2018 at 19:47

Merencanakan perjalanan sendiri, tapi namanya juga perempuan, muncul rasa takut kesepian dan takut kenapa-kenapa.
Tentunya, sebelum melakukan suatu perjalanan, sudah menjadi kebiasaan untuk riset di internet maupun ke orang-orang yang pernah ke wakatobi tentunya.
Menurut saya, salah satu enaknya jadi solo traveler adalah gak terlalu pusing untuk memikirkan teman seperjalanan.
Bisa pergi kemanapun tanpa dibatasi dengan rencana orang lain, serta dapat berjumpa dan mengenal orang-orang baru
Jika saya berada disana selama 4 hari,
hindari memberi tahu orang yang baru dijumpai kalau sedang sendirian. Meskipun tak semua orang jahat, namun lebih baik berhati-hati.
Mencari tahu seperti apa budaya disana adalah hal penting. Jangan sampai salah menggunakan pakaian yang dianggap tabu atau tidak sopan disana. Jika berpakaian yang dianggap tidak sopan, orang-orang setempat mungkin akan mengabaikan saat butuh pertolongan.

Jika merasa tidak nyaman akan suatu keadaan ataupun pada seseorang, jangan hiraukan mereka dan

0  
Chairun Nisah
Chairun Nisah
01 November 2018 at 19:46

Merencanakan perjalanan sendiri, tapi namanya juga perempuan, muncul rasa takut kesepian dan takut kenapa-kenapa.

Tentunya, sebelum melakukan suatu perjalanan, sudah menjadi kebiasaan untuk riset di internet maupun ke orang-orang yang pernah ke wakatobi tentunya.

Menurut saya, salah satu enaknya jadi solo traveler adalah gak terlalu pusing untuk memikirkan teman seperjalanan.

Bisa pergi kemanapun tanpa dibatasi dengan rencana orang lain, serta dapat berjumpa dan mengenal orang-orang baru

Jika saya berada disana selama 4 hari,

hindari memberi tahu orang yang baru dijumpai kalau sedang sendirian. Meskipun tak semua orang jahat, namun lebih baik berhati-hati.

Mencari tahu seperti apa budaya disana adalah hal penting. Jangan sampai salah menggunakan pakaian yang dianggap tabu atau tidak sopan disana. Jika berpakaian yang dianggap tidak sopan, orang-orang setempat mungkin akan mengabaikan saat butuh pertolongan.


Jika merasa tidak nyaman akan suatu keadaan ataupun pada seseorang, jangan hiraukan mereka dan segera tinggalkan tempat itu. Tak perlu berpikir apakah perasaan atau instingmu itu benar atau salah, ikuti saja apa yang dikatakan naluri.

1  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 19:34

hallo

0  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 19:32

menurut saya ,jika saya sendiri melakukan perjalanan selama 4 hari di wakatobi , Nikmati Aja Guys !

Namanya Juga Traveller,
Rasa takut ya harus ditaklukkan.
Positif thinking aja sama semua org😊
Nikmati Semua Viewnya Dan Kesempatan gak datang dua kali .
Dan tidak lupa Untuk dokumentasikan sebanyak mungkin .
Surga Kecil Di Wakatobi😘😍

1  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 19:32

Merencanakan perjalanan sendiri, tapi namanya juga perempuan, muncul rasa takut kesepian dan takut kenapa-kenapa.
Tentunya, sebelum melakukan suatu perjalanan, sudah menjadi kebiasaan untuk riset di internet maupun ke orang-orang yang pernah ke wakatobi tentunya.
Menurut saya, salah satu enaknya jadi solo traveler adalah gak terlalu pusing untuk memikirkan teman seperjalanan.
Bisa pergi kemanapun tanpa dibatasi dengan rencana orang lain, serta dapat berjumpa dan mengenal orang-orang baru
Jika saya berada disana selama 4 hari,
hindari memberi tahu orang yang baru dijumpai kalau sedang sendirian. Meskipun tak semua orang jahat, namun lebih baik berhati-hati.
Mencari tahu seperti apa budaya disana adalah hal penting. Jangan sampai salah menggunakan pakaian yang dianggap tabu atau tidak sopan disana. Jika berpakaian yang dianggap tidak sopan, orang-orang setempat mungkin akan mengabaikan saat butuh pertolongan.

Jika merasa tidak nyaman akan suatu keadaan ataupun pada seseorang, jangan hiraukan mereka dan segera tinggalkan tempat itu. Tak perlu berpikir apakah perasaan atau instingmu itu benar atau salah, ikuti saja apa yang dikatakan naluri.
Akan lebih baik jika belajar beberapa cara untuk membela diri sebelum melakukan solo traveling.

Dan akhirnya  sadar atas manfaat yang bisa diambil. Solo traveling adalah langkah untuk memantaskan diri sebelum bertemu dengan jodohmu nanti. Heak mulai enggak nyambung.
Inilah akhirnya, akan mendapatkan apa yang dicari selama ini. Bukan masalah ke mana pergi, sejauh apa  melangkah, seberapa lama sendiri di tanah orang, tetapi makna yang didapat atas perjalanan seorang diri.
Trims kaka genpi 😊

0  
Chairun Nisah
Chairun Nisah
01 November 2018 at 19:24

Merencanakan perjalanan sendiri, tapi namanya juga perempuan, muncul rasa takut kesepian dan takut kenapa-kenapa.

Tentunya, sebelum melakukan suatu perjalanan, sudah menjadi kebiasaan untuk riset di internet maupun ke orang-orang yang pernah ke wakatobi tentunya.

Menurut saya, salah satu enaknya jadi solo traveler adalah gak terlalu pusing untuk memikirkan teman seperjalanan.

Bisa pergi kemanapun tanpa dibatasi dengan rencana orang lain, serta dapat berjumpa dan mengenal orang-orang baru.

Jika saya berada disana selama 4 hari,

hindari memberi tahu orang yang baru dijumpai kalau sedang sendirian. Meskipun tak semua orang jahat, namun lebih baik berhati-hati.

Mencari tahu seperti apa budaya disana adalah hal penting. Jangan sampai salah menggunakan pakaian yang dianggap tabu atau tidak sopan disana. Karena orang-orang akan menilai kepribadian dari cara berpakaian. Jika berpakaian yang dianggap tidak sopan, orang-orang setempat mungkin akan mengabaikan saat butuh pertolongan.

Selalu memberi tahu dimana kita berada dan kemana akan pergi juga merupakan hal yang penting saat melakukan perjalanan sendirian. Sehingga orang-orang terdekat tidak khawatir. Jika merasa tidak nyaman akan suatu keadaan ataupun pada seseorang, jangan hiraukan mereka dan segera tinggalkan tempat itu. Tak perlu berpikir apakah perasaan atau instingmu itu benar atau salah, ikuti saja apa yang dikatakan naluri. Akan lebih baik jika belajar beberapa cara untuk membela diri sebelum melakukan solo traveling.

Dan akhirnya

1  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 19:20

Merencanakan perjalanan sendiri, tapi namanya juga perempuan, muncul rasa takut kesepian dan takut kenapa-kenapa.
Tentunya, sebelum melakukan suatu perjalanan, sudah menjadi kebiasaan untuk riset di internet maupun ke orang-orang yang pernah ke wakatobi tentunya.
Menurut saya, salah satu enaknya jadi solo traveler adalah gak terlalu pusing untuk memikirkan teman seperjalanan.
Bisa pergi kemanapun tanpa dibatasi dengan rencana orang lain, serta dapat berjumpa dan mengenal orang-orang baru.
Jika saya berada disana selama 4 hari,
hindari memberi tahu orang yang baru dijumpai kalau sedang sendirian. Meskipun tak semua orang jahat, namun lebih baik berhati-hati.
Mencari tahu seperti apa budaya disana adalah hal penting. Jangan sampai salah menggunakan pakaian yang dianggap tabu atau tidak sopan disana. Karena orang-orang akan menilai kepribadian dari cara berpakaian. Jika berpakaian yang dianggap tidak sopan, orang-orang setempat mungkin akan mengabaikan saat butuh pertolongan.
Selalu memberi tahu dimana kita berada dan kemana akan pergi juga merupakan hal yang penting saat melakukan perjalanan sendirian. Sehingga orang-orang terdekat tidak khawatir. Dan juga dengan begitu ketika terjadi sesuatu, mereka akan mudah untuk melacak dan memberikan pertolongan.
Jika merasa tidak nyaman akan suatu keadaan ataupun pada seseorang, jangan hiraukan mereka dan segera tinggalkan tempat itu. Tak perlu berpikir apakah perasaan atau instingmu itu benar atau salah, ikuti saja apa yang dikatakan naluri. Akan lebih baik jika belajar beberapa cara untuk membela diri sebelum melakukan solo traveling.

Dan akhirnya  sadar atas manfaat yang bisa diambil. Solo traveling adalah langkah untuk memantaskan diri sebelum bertemu dengan jodohmu nanti. Heak mulai enggak nyambung.

Inilah akhirnya, akan mendapatkan apa yang dicari selama ini. Bukan masalah ke mana pergi, sejauh apa  melangkah, seberapa lama sendiri di tanah orang, tetapi makna yang didapat atas perjalanan seorang diri
Trims kaka genpi 😊

0  
Chairun Nisah
Chairun Nisah
01 November 2018 at 19:11

Merencanakan perjalanan sendiri, tapi namanya juga perempuan, muncul rasa takut kesepian dan takut kenapa-kenapa.Tentunya, sebelum melakukan suatu perjalanan, sudah menjadi kebiasaan untuk riset di internet maupun ke orang-orang yang pernah ke wakatobi tentunya. Menurut saya, salah satu enaknya jadi solo traveler adalah gak terlalu pusing untuk memikirkan teman seperjalanan.

Bisa pergi kemanapun tanpa dibatasi dengan rencana orang lain, serta dapat berjumpa dan mengenal orang-orang baru.

Jika saya berada disana selama 4 hari, hindari memberi tahu orang yang baru dijumpai kalau sedang sendirian. Meskipun tak semua orang jahat, namun lebih baik berhati-hati. Mencari tahu seperti apa budaya disana adalah hal penting. Jangan sampai salah menggunakan pakaian yang dianggap tabu atau tidak sopan disana. Karena orang-orang akan menilai kepribadian dari cara berpakaian. Jika berpakaian yang dianggap tidak sopan, orang-orang setempat mungkin akan mengabaikan saat butuh pertolongan. Selalu memberi tahu dimana kita berada dan kemana akan pergi juga merupakan hal yang penting saat melakukan perjalanan sendirian. Sehingga orang-orang terdekat tidak khawatir. Dan juga dengan begitu ketika terjadi sesuatu, mereka akan mudah untuk melacak dan memberikan pertolongan. Jika merasa tidak nyaman akan suatu keadaan ataupun pada seseorang, jangan hiraukan mereka dan segera tinggalkan tempat itu. Tak perlu berpikir apakah perasaan atau instingmu itu benar atau salah, ikuti saja apa yang dikatakan naluri. Akan lebih baik jika belajar beberapa cara untuk membela diri sebelum melakukan solo traveling. Dan akhirnya

0  
Chairun Nisah
Chairun Nisah
01 November 2018 at 18:55

Merencanakan perjalanan sendiri, tapi namanya juga perempuan, muncul rasa takut kesepian dan takut kenapa-kenapa.

Tentunya, sebelum melakukan suatu perjalanan, sudah menjadi kebiasaan untuk riset di internet maupun ke orang-orang yang pernah ke wakatobi tentunya.

Menurut saya, salah satu enaknya jadi solo traveler adalah gak terlalu pusing untuk memikirkan teman seperjalanan.

Bisa pergi kemanapun tanpa dibatasi dengan rencana orang lain, serta dapat berjumpa dan mengenal orang-orang baru

Jika saya berada disana selama 4 hari,

Hindari memberi tahu orang yang baru dijumpai kalau sedang sendirian. Meskipun tak semua orang jahat, namun lebih baik berhati-hati.

Mencari tahu seperti apa budaya disana adalah hal penting. Jangan sampai salah menggunakan pakaian yang dianggap tabu atau tidak sopan disana. Karena orang-orang akan menilai kepribadian dari cara berpakaian. Jika berpakaian yang dianggap tidak sopan, orang-orang setempat mungkin akan mengabaikan saat butuh pertolongan.

Selalu memberi tahu dimana kita berada dan kemana akan pergi juga merupakan hal yang penting saat melakukan perjalanan sendirian. Sehingga orang-orang terdekat tidak khawatir. Dan juga dengan begitu ketika terjadi sesuatu, mereka akan mudah untuk melacak dan memberikan pertolongan.

Jika merasa tidak nyaman akan suatu keadaan ataupun pada seseorang, jangan hiraukan mereka dan segera tinggalkan tempat itu. Tak perlu berpikir apakah perasaan atau instingmu itu benar atau salah, ikuti saja apa yang dikatakan naluri. Akan lebih baik jika belajar beberapa cara untuk membela diri sebelum melakukan solo traveling.

Dan akhirnya

1  
Vingki Hardiyanti
Vingki Hardiyanti
01 November 2018 at 18:36

Maaf ya min, saya komen lagi, tadi saya jawab di Apps terus namanya nggak muncul, jadi skrg saya jawab lagi lewat web.


Trip ke wakatobi Solo Travel atau Sendiri, Siapa takut?

Saya Vingki, Genpi asal banten.

Perjalanan adalah momen terbaik untuk mengenal diri, mengetahui kemampuan serta keberanian, Selain itu mengetahui bagaimana diri mampu bersosialisasi dengan Masyarakat sekitar.

Perkembangan teknologi atau internet sekarang ini banyak mempermudah seorang travelling berpergian ke luar kota bahkan hingga mancanegara, mulai dari akses maps, informasi destination serta akomodasi di tempat yang akan kita tuju.

Kalau ada yang tanya berani atau tidak pergi ke wakatobi sendiri, Siapa takut!

Solo Travel adalah mimpi saya di tahun ini, ingin lebih mengenal diri saya sendiri tentunya mampu mengexplore kemampuan saya untuk beradaptasi serta menambah wawasan saya tentang Kebudayaan dan pariwisata di Indonesia.

Selain itu, apa yang akan saya lakukakan jika pergi ke sana?

Photografer adalah bagian dari Hobi saya, tentunya saya akan mengabadikan momen di sana baik foto maupun video, selain itu saya membagi kepada sobat genpi lain tentang keindahan wakatobi melalui instastory dan feed di instagram dan youtube saya.

Menulis juga bagian dari hobi saya, setelah mempunyai pengalaman pergi ke sana, saya akan menceritakan semuanya melalui tulisan saya.

Jauh dari itu, selain mengabadikan momen tentu saya akan sangat bahagia bisa berbagi cerita dengan masyarakat sekitar, dan tentunya ingin mengetahui kearifan lokal masyarakat wakatobi.

Saya suka sekali dengan anak-anak, saya ingin bermain sekaligus memberikan edukasi dengan anak-anak di sekitar wakatobi dan ingin saling berbagi cerita dengan mereka, ini akan jadi hal yang tidak akan pernah saya lupakan dalam hidup saya.

Salam Genpi, Gasssss

ig : vingky_ha

1  
Narta
Narta
01 November 2018 at 18:33

Yang dilakukan seorang diri di Wakatobi selama 4 hari, ini akan menjadi perjalanan yang menarik untuk saya, untuk mengenal budaya baru.

Ketika saya di Wakatobi saya akan mengeksplornya, pertama saya akan mengunjungi benteng terluar kerajaan buton karena ini merupakan sejarah yang dapat saya pelajari, kemudian saya akan mengunjungi manusia perahu di pemukiman laut atau berkunjung ke desa suku bajo untuk melihat keindahannya, saya juga akan berkunjung ke pantai penghasil mata air. Lalu saya akan bertualang di hutan terlarang yang berada di pulau binongko sambil menelusuri hutan mangrove. Selanjutnya saya akan berkunjung ke pulau wangi-wangi dengan memantau Wakatobi dari mercusuar. Dan terakhir saya ingin belajar menari tarian tradisionalnya dan mencicipi kuliner khas Wakatobi, juga bertukar budaya dengan warga wakatobi

Sepertinya ini akan menjadi perjalanan yang sangat menarik, suatu kebanggan jika saya di ijinkan untuk berangkat. Terimakasih

0  
Deni Agustian
Deni Agustian
01 November 2018 at 17:40

Yang saya lakukan jika berada di wakatobi seorang diri selama 4 hari adalah LIPUTAN. Yuft.. Waktu 4 hari bisa untuk Liputan kekayaan Wakatobi dari sudut pandang Citizen Journalist. Nantinya diharapkan hasilnya bisa dinikmati oleh Semua orang di dunia agar mereka merasakan juga gimana rasanya berada di Wakatobi dengan segala kelebihannya. Itulah The Power of Citizen Journalist, !! Sekian..udah gak usah panjang lebar, kalo mau tau Konsepnya seperti apa ntar aja deh kalo menang ???????? percuma ngetik panjang lebar gak menang juga. Mending di simpen buat tenaga ke Wakatobi ???? sorry sombong..biar beda dari yang lain aja. HmM..

1  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 17:38

Trip ke wakatobi Solo Travel atau Sendiri, Siapa takut?

Saya Vingki, Genpi asal banten.

Perjalanan adalah momen terbaik untuk mengenal diri, mengetahui kemampuan serta keberanian, Selain itu mengetahui bagaimana diri mampu bersosialisasi dengan Masyarakat sekitar.

Perkembangan teknologi atau internet sekarang ini banyak mempermudah seorang travelling berpergian ke luar kota bahkan hingga mancanegara, mulai dari akses maps, informasi destination serta akomodasi di tempat yang akan kita tuju.

Kalau ada yang tanya berani atau tidak pergi ke wakatobi sendiri, Siapa takut!

Solo Travel adalah mimpi saya di tahun ini, ingin lebih mengenal diri saya sendiri tentunya mampu mengexplore kemampuan saya untuk beradaptasi serta menambah wawasan saya tentang Kebudayaan dan pariwisata di Indonesia.

Selain itu, apa yang akan saya lakukakan jika pergi ke sana?

Photografer adalah bagian dari Hobi saya, tentunya saya akan mengabadikan momen di sana baik foto maupun video, selain itu saya membagi kepada sobat genpi lain tentang keindahan wakatobi melalui instastory dan feed di instagram dan youtube saya.

Menulis juga bagian dari hobi saya, setelah mempunyai pengalaman pergi ke sana, saya akan menceritakan semuanya melalui tulisan saya.

Jauh dari itu, selain mengabadikan momen tentu saya akan sangat bahagia bisa berbagi cerita dengan masyarakat sekitar, dan tentunya ingin mengetahui kearifan lokal masyarakat wakatobi.

Saya suka sekali dengan anak-anak, saya ingin bermain sekaligus memberikan edukasi dengan anak-anak di sekitar wakatobi dan ingin saling berbagi cerita dengan mereka, ini akan jadi hal yang tidak akan pernah saya lupakan dalam hidup saya.

Salam Genpi, Gasssss

1  
Deni Agustian
Deni Agustian
01 November 2018 at 17:30

0  

muhamad taofik kurohman
muhamad taofik kurohman
01 November 2018 at 17:18

Apa yang akan dilakukan selama 4 hari di Wakatobi sendirian?

Tentunya sangat banyak yang ingin saya lakukan. Apalagi di tempat yang baru saya kunjungi dan juga terkenal dengan wisatanya. Dari mulai mencoba makanan khas, budaya khas, dan tentunya wisata yang ada disana yang disebut sebagai salah satu surga bawah laut Indonesia. Sudah pasti juga saya akan mendokumentasikan kegiatan dan keindahan segala sesuatu yang ada di sana. Intinya adalah saya tidak akan menyia-nyiakan waktu saya jika ada di sana. Dan juga, sendirian bukanlah suatu masalah, karena kita dillahirkan sebagai makhluk sosial yang menuntut untuk beradaptasi dengan lingkungan dan orang-orang baru. Suatu kehormatan dan kebanggaan jika saya yang terpilih. Terimakasih. ????

0  
Chairun Nisah
Chairun Nisah
01 November 2018 at 16:45

Assamualaikum kaka genpi

Merencanakan perjalanan sendiri, tapi namanya juga perempuan, muncul rasa takut kesepian dan takut kenapa-kenapa.

Tentunya, sebelum melakukan suatu perjalanan, sudah menjadi kebiasaan untuk riset di internet maupun ke orang-orang yang pernah ke wakatobi tentunya.

Menurut saya, salah satu enaknya jadi solo traveler adalah gak terlalu pusing untuk memikirkan teman seperjalanan.

Bisa pergi kemanapun tanpa dibatasi dengan rencana orang lain, serta dapat berjumpa dan mengenal orang-orang baru

Jika saya berada disana selama 4 hari,

hindari memberi tahu orang yang baru dijumpai kalau sedang sendirian. Meskipun tak semua orang jahat, namun lebih baik berhati-hati.

Mencari tahu seperti apa budaya disana adalah hal penting. Jangan sampai salah menggunakan pakaian yang dianggap tabu atau tidak sopan disana. Karena orang-orang akan menilai kepribadian dari cara berpakaian. Jika berpakaian yang dianggap tidak sopan, orang-orang setempat mungkin akan mengabaikan saat butuh pertolongan.

Selalu memberi tahu dimana kita berada dan kemana akan pergi juga merupakan hal yang penting saat melakukan perjalanan sendirian. Sehingga orang-orang terdekat tidak khawatir. Dan juga dengan begitu ketika terjadi sesuatu, mereka akan mudah untuk melacak dan memberikan pertolongan.

Jika merasa tidak nyaman akan suatu keadaan ataupun pada seseorang, jangan hiraukan mereka dan segera tinggalkan tempat itu. Tak perlu berpikir apakah perasaan atau instingmu itu benar atau salah, ikuti saja apa yang dikatakan naluri. Akan lebih baik jika belajar beberapa cara untuk membela diri sebelum melakukan solo traveling.

Dan akhirnya

0  
Trias Wahyu Arditya
Trias Wahyu Arditya
01 November 2018 at 16:31

Klo dikasih kesempatan trip 4 hari sendirian di wakatobi, saya pengen makan kuliner lokal saja sudah cukup..ga banyak macem2 deh, jalan2 secukupnya, makan sedapetnya apalagi yg kuliner lokal..yg penting dapet penginepan yg bs buat istirahat dan ga jadi gelandangan. Dan smoga sinyal gak byar pett byarr pett, jd bisa update story dan posting2 di media sosial supaya bisa mengabarkan klo saya sudah pernah disini ????



0  
Suhidar Ambarwati
Suhidar Ambarwati
01 November 2018 at 15:47

Hallo sobat Genpi. Salam gas dari Genpi SULTRA.

Wakatobi merupakan salah satu destinasi wisata yg ingin sekali saya kunjungi. dengan keindahan alam dan budayanya sehingga dinobatkan sebagai salah satu bali baru. salut buat wakatobi. dan jika saya diberikan kesempatan dapat berkunjung ke wakatobi dengan waktu yg cukup singkat tentunya saya akan berngkat sebagai Duta sekaligus volunteer yg membawa nama Genpi. selain tertarik dengan wisata bawah lautnya. kuliner hingga budaya. saya ingin sekali menyempatkan waktu mengunjungi tempat singah belajar. mengajar dan bermain bersama adik adik di daerah pesisir. kebetulan saya juga join di volunteer pesisir baho yg rencana kedepannya bisa bekerja sama dengan tempat singah diwakatobi agar kunjungannya dapat berkelanjutan. sehingga bukan hanya wisatanya yg di ketahui orang banyak tapi juga sumber dayanya juga dpat diangkat.

Terimakasih.

3  
Muhammad Fadli
Muhammad Fadli
01 November 2018 at 15:22

Jika saya traveling sendiri ke wakatobi pastinya saya akan membuat agenda mengunjungi tempat-tempat keren yang ada di Wakatobi seperti :

1. Menyelami Nirwana Bawah Laut Tomia dan Onemohute

Aktivitas utama saat mengunjungi Wakatobi tidak lain adalah menyelami keindahan bawah lautnya yang spektakuler.

0  
Gerys Adhanisal
Gerys Adhanisal
01 November 2018 at 15:14

Hal yg dilakukan ketika Berkunjung ke daerah baru (wakatobi) dan belum pernah kita lakukan sebelumnya adalah dengan mencari tau tentang tempat tersebut dan mencari Spot spot menarik untuk dikunjungi agar bisa di eksplorasi. Belajar budaya setempat, bahasa setempat dan mencari sahabat baru saat melakukan perjalanan.. Yang Pasti menuliskan cerita perjalanan untuk bisa berbagi dengan Semua orang.. Menceritakan bahwa Indonesia itu Luas.. Dan Banyak tempat Indah yg Harus kita Kunjungi. Liburan tak harus melulu tiduran dan berada dikamar..

1  
titan hardian agung
titan hardian agung
01 November 2018 at 14:53

Hallo team GenPi.co

0  
Muhammad Astrio Akbar
Muhammad Astrio Akbar
01 November 2018 at 14:48
Travelling seorang diri biasa saya lakukan menurut saya travelling seorang diri justru mengenalkan kita kepada teman-teman baru, pengalaman baru, berbagi cerita lain dan lebih mengeksplore diri sendiri, ada rasa percaya diri lebih dari biasanya jika travelling di lakukan bersama teman. Jika saya terpilih, di tanggal 11-13 November 2018 akan ada Wakatobi Wave 2018 akan ada banyak pertunjukan menarik baik dari alamnya, masyarakatnya, budayanya saya akan tulis dan mengabadikan setiap kegiatan acaranya kemudian akan saya share ke media-media instagram di Cilacap agar Wakatobi menjadi lebih di kenal di masyarakat khususnya Cilacap
0  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 14:42

wedew.... 4 hari di wakatobi kayaknya bisa mengexplore berbagai hal dan salah satunya selain menikmati keindahan alam tentu saja 4 hari adalah waktu yang bisa digunakan mengexplore kopinya juga kan lumayan tuh 4 hari gak akan terbuang percuma... hmmmm kayaknya asik nih menikmati keindahan alam sambil cari-cari yang bisa dibawa pulang.

0  
Muhammad Fadli
Muhammad Fadli
01 November 2018 at 14:38

Jika saya traveling sendiri ke wakatobi pastinya saya akan membuat agenda mengunjungi tempat-tempat keren yang ada di Wakatobi seperti :

1. Menyelami Nirwana Bawah Laut Tomia dan Onemohute

Aktivitas utama saat mengunjungi Wakatobi tidak lain adalah menyelami keindahan bawah lautnya yang spektakuler.

0  
Muhammad Fadli
Muhammad Fadli
01 November 2018 at 14:37

Jika saya traveling sendiri ke wakatobi pastinya saya akan membuat agenda mengunjungi tempat-tempat keren yang ada di Wakatobi seperti :

1. Menyelami Nirwana Bawah Laut Tomia dan Onemohute

Aktivitas utama saat mengunjungi Wakatobi tidak lain adalah menyelami keindahan bawah lautnya yang spektakuler.

1  
Syamsul Arifin Syafri
Syamsul Arifin Syafri
01 November 2018 at 14:09

Semoga rejeki berada pada saya ya ? Aamiin..

hallloo salam lestari!!

0  
Bagus Lianto Pratomo
Bagus Lianto Pratomo
01 November 2018 at 13:40

Sekalipun sesungguhnya 4 hari adalah waktu yang singkat untuk menikmati segala potensi alam di Wakatobi. Tapi memaksimalkan 4 hari di Wakatobi bukanlah hal yang membingungkan. Begitu banyak tempat yang bisa dikunjungi dengan akses lokasi yang tidak terlalu jauh. Terlebih lagi seorang diri. Perjalanan seorang diri jelas lebih bebas menentukan arah dan tujuan. Tak perlu berdebat menuju kearah mana dulu, seperti ketika melakukan perjalanan dengan banyak orang. Lebih leluasa memilih lokasi sesuai zona nyaman.

0  
nia noviani
nia noviani
01 November 2018 at 13:21

Di Wakatobi 4 hari seorang diri,, waaahhh seru ya jika solo traveling di Wakatobi, bisa menikmati keindahan alam disana tanpa ada yang ganggu , menghilangkan kepenatan, menyegarkan otak yang pusing dengan kerjaan, yahh menurut saya solo traveling itu perlu, sambil nulis ini sambil ngebayangin Snorkeling dan Diving, Menonton Tarian Khas Suku Buton,

1  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 13:17

Assalamu alaikum wr wb

Hai kawan,

0  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 12:53

4 Hari seorang diri di Wakatobi? Hmmmm gak pernah kebayang si aku akan ke Wakatobi, dan aku kira cuma mimpi aja kalau mau berangkat kesana, apalagi sendirian. Tapi... kenapa enggak?

Seandainya aku di Wakatobi 4 hari seorang diri, aku akan sebaik mungkin memanfaatkan waktu untuk membahagiakan dan memanjakan diriku melihat surganya wisata bahari. Menyaksikan biota laut yang pastinya indah banget dan mengisi energi untuk melihat sunset. Wuahhh itu pasti seru bangett!

Selain itu aku juga ingin memanjakan lidahku dengan ragam kuliner khas Wakatobi. Penasaran banget sama rasanya Kasuami. Namanya aja unik banget dan kalau ingat, selalu bikin aku penasaran:(

Terakhir, aku akan coba cari kawan baru disana hehehe. Hal yang menarik ketika pulang setelah pergi dari traveling adalah selain pengalaman, yang pasti punya kawan baru.

Dan yang pasti, pengalaman ke #Wakatobi akan aku ceritakan ke teman, saudara bahkan anak dan cucuku kelak, bahwa Indonesia itu "wonderful" banget!

1  
Endang Sri Wulan Sari
Endang Sri Wulan Sari
01 November 2018 at 12:52

Assalamu'alaikum.

Hallo, Salam Gass!!!!!

Sebelumnya saya sangat berterima kasih kepada Genpi.co telah mengadakan forum trip gratis ke Wakatobi.

Semoga saya adalah orang yang beruntung untuk trip kali ini!

Baiklah, berpeluang untuk berangkat ke Wakatobi selama 4 hari tapi ga di temenin siapapun atau cuma SENDIRIAN, adalah suatu moment gold banget bagi hidup saya. Karena dapat menguji mental dan kemandirianku. Dari keberangkatan, berpetualang di Wakatobi selama 4 hari, hingga kepulangan. Sungguh trip yang sangat sangat amazing!!

Hobi saya adalah ketika dimanapun dan kapanpun saya berada saya selalu mencicipi kuliner yang khas, berinteraksi bersama orang baru, belajar hal baru, dan pastinya mengabadikan setiap moment!

Jadi jika saya terpilih menjadi seorang perempuan yang beruntung untuk trip ke Wakatobi selama 4 hari. Saya akan mengaplikasikan semua hobi saya menjadi satu.

Seperti mencicipi kuliner khas wakatobi, berinteraksi dan menjalin keakraban bersama orang baru di sana, belajar dari setiap sisi seperti budaya, sosial, ekonomi, dan pastinya saya akan membuat Vlog di youtube serta sharing di media sosial lainnya.

Karena saya ingin menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa seorang perempuan itu memang tangguh! Tangguh untuk hidup sendiri dan mandiri selama 4 hari di Wakatobi.

Dan kepulangan saya tidak dengan tangan kosong. Karena saya banyak mendapatkan pengalaman dari hobi yang saya aplikasikan menjadi satu di Wakatobi. 4 hari adalah waktu yang sangat panjang jika di lalui dengan aktivitas bermanfaat! Thanks Genpi.co.

1  
titan hardian agung
titan hardian agung
01 November 2018 at 12:50

hallo team GenPi.co

0  
titan hardian agung
titan hardian agung
01 November 2018 at 12:50

hallo team GenPi.co

0  
titan hardian agung
titan hardian agung
01 November 2018 at 12:48

0  

BUDIMAN
BUDIMAN
01 November 2018 at 12:17

Pastinya menikmati segala keindahan alam dan keunikan yg ada didalamnya yg sudah Allah Swt ngasih di bumi Wakatobi. Selebihnya, selalu banyak bersyukur atas ciptaan-NYA.

1  
BUDIMAN
BUDIMAN
01 November 2018 at 12:14

Pastinya menikmati segala keindahan alam dan keunikan yg ada didalamnya yg sudah Allah Swt ngasih di bumi Wakatobi. Selebihnya, selalu banyak bersyukur atas ciptaan-NYA ????

0  
BUDIMAN
BUDIMAN
01 November 2018 at 12:07

Pastinya menikmati segala keindahan alam dan keunikan yg ada didalamnya yg sudah Allah Swt ngasih di bumi wakatobi ????

1  
Muhammad Fadli
Muhammad Fadli
01 November 2018 at 12:03

Jika saya traveling sendiri ke wakatobi pastinya saya akan membuat agenda mengunjungi tempat-tempat keren yang ada di Wakatobi seperti :

1. Menyelami Nirwana Bawah Laut Tomia dan Onemohute

Aktivitas utama saat mengunjungi Wakatobi tidak lain adalah menyelami keindahan bawah lautnya yang spektakuler.

0  
Muhammad Fadli
Muhammad Fadli
01 November 2018 at 11:46

Jika saya traveling sendiri ke wakatobi pastinya saya akan membuat agenda mengunjungi tempat-tempat keren yang ada di Wakatobi seperti :

1. Menyelami Nirwana Bawah Laut Tomia dan Onemohute

Aktivitas utama saat mengunjungi Wakatobi tidak lain adalah menyelami keindahan bawah lautnya yang spektakuler.

0  
Muhammad Fadli
Muhammad Fadli
01 November 2018 at 11:43

Jika saya traveling sendiri ke wakatobi pastinya saya akan membuat agenda mengunjungi tempat-tempat keren yang ada di Wakatobi seperti :

1. Menyelami Nirwana Bawah Laut Tomia dan Onemohute

Aktivitas utama saat mengunjungi Wakatobi tidak lain adalah menyelami keindahan bawah lautnya yang spektakuler.

0  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 11:24

Traveling sendirian adalah kegiatan yang sangat menyenangkan dan baik untuk jiwa Anda. Sensasi yang berbeda pun bakal Anda rasakan selama melakukan kegiatan ini. Hal membahagiakan yang dapat dirasakan adalah Anda bisa menantang sejauh mana keberanian yang dimiliki serta lebih mengenal diri sendiri. Anda pasti akan merasa bangga akan pencapaian ini. tujuan saya ke Wakatobi dalam 4 hari yaitu : melihat pemandangan Wakatobi dari bukit tomia, snorkeling dan diving, menonton tarian khas suku Buton, melakukan kunjungan ke desa suku Bajo, berkuliner makanan khas Wakatobi,dll.

semoga bisa menang ke Wakatobi...

Amin.

0  
Aries Pratama
Aries Pratama
01 November 2018 at 11:11

NGAPAIN YA 4 HARI SENDIRIAN DI WAKATOBI?

Sebenernya bingung jawab pertanyaan ini, karena menurut gw teman travelling itu juga menentukan seberapa menyenangkan trip yang kita lakukan. Tapi liat sisi baiknya guys. Gw gak perlu sibuk ngangkatin tas orang, gak cari-carian kalau kesasar, dan yang paling penting gak perlu khawatir bakal di utangin!

Jadi, hari pertama di Wakatobi agaknya gw bakal merenung sendiri. Tapi merenungnya di salah satu resort di Pulau Hoga. Di beach front pool nya sambil minum kelapa muda, pakai kacamata hitam walau mendung, dan berendam setinggi dada karena takut perut buncitnya kelihatan. Surga!

Sore harinya bisa siapin gear untuk moto milkyway nanti malam. Langit di Pulau Hoga ini sangat cerah untuk kegiatan astrophotography ataupun sekedar stargazing lho kawan-kawan. Tapi gak boleh tidur kemaleman karena esok hari bakal jadi perjalanan yang melelahkan, eh ralat, esok hari bakal jadi perjalanan “sendiri” yang melelahkan.

Hari ke-2 gw bakal ke Pulau Tomia, kira-kira 4 jam naik perahu dari Wangi-wangi. Empat jam perjalanan sebenarnya cukup untuk ngobrol dan make friends sih, tapi nanti judulnya gak jadi “ngapain ya 4 hari sendirian di Wakatobi” lagi. Jadi 4 jam ini gw sombong aja, daripada di diskualifikasi.

Walaupun spot diving tersebar banyak di Wakatobi, tapi yang di Pulau Tomia ini katanya yang paling sibuk alias beranekaragam terumbu karangnya dan ikan-ikan warna-warni disekitarnya. Tingkat kesulitannya juga rendah katanya sih, gw gak punya diving license jadi cuma bisa snorkeling aja di permukaan. Airnya jernih jadi padti tetap puas kok. Untuk yang ngotot mau diving di wangi-wangi banyak diving center yang menyediakan kursusnya.

Hari ke-3 dimana gw sudah mahir dengan kesendirian gw, perkampungan Suku Bajo di Wangi-wangi menjadi destinasi pilihan selanjutnya, tepatnya di Desa Pajam. Gw mau nunjukkin ketegaran gw travelling sendirian di depan suku yang kononnya merupakan pengembara laut tertua di Wakatobi. Disini gw mau beli kain tenun khas Wakatobi, bukan buat oleh-oleh tapi buat dijual lagi. Jangan GR! Buat modal jalan-jalan.

Gw rasa bisa ngabisin waktu seharian memotret keseharian Suku Bajo yang tinggal di pesisir pantai. Mengabadikan kegiatan mereka di atas perahu, keseharian mereka di rumah tancap, anak-anak suku bajo yang sedang bermain, wah pasti keren.

Buat pecinta fotografi seperti gw, gak lengkap kalau travelling ke suatu daerah tapi gak sempat menimati sunset disana. Jadi agenda hari ke-4 adalah berburu sunset. Nah setelah baca-baca, agaknya tempat favorit nikmatin sunset di Wakatobi itu di Puncak Kahyangan, di Tomia Timur. Padang rumput di perbukitan ini asik untuk menunggu waktu terbenamnya matahari dengan pemandangan pulau-pulau kecil di sekitar Tomia. Setelah puas moto, gw bisa merenung, bersyukur, dan berfikir keras gimana agar trip ini bisa nambah 4 hari lagi! (@riez_aries)

1  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 11:08

NGAPAIN YA 4 HARI SENDIRIAN DI WAKATOBI?

Sebenernya bingung jawab pertanyaan ini, karena menurut gw teman travelling itu juga menentukan seberapa menyenangkan trip yang kita lakukan. Tapi liat sisi baiknya guys. Gw gak perlu sibuk ngangkatin tas orang, gak cari-carian kalau kesasar, dan yang paling penting gak perlu khawatir bakal di utangin!

Jadi, hari pertama di Wakatobi agaknya gw bakal merenung sendiri. Tapi merenungnya di salah satu resort di Pulau Hoga. Di beach front pool nya sambil minum kelapa muda, pakai kacamata hitam walau mendung, dan berendam setinggi dada karena takut perut buncitnya kelihatan. Surga!

Sore harinya bisa siapin gear untuk moto milkyway nanti malam. Langit di Pulau Hoga ini sangat cerah untuk kegiatan astrophotography ataupun sekedar stargazing lho kawan-kawan. Tapi gak boleh tidur kemaleman karena esok hari bakal jadi perjalanan yang melelahkan, eh ralat, esok hari bakal jadi perjalanan “sendiri” yang melelahkan.

Hari ke-2 gw bakal ke Pulau Tomia, kira-kira 4 jam naik perahu dari Wangi-wangi. Empat jam perjalanan sebenarnya cukup untuk ngobrol dan make friends sih, tapi nanti judulnya gak jadi “ngapain ya 4 hari sendirian di Wakatobi” lagi. Jadi 4 jam ini gw sombong aja, daripada di diskualifikasi.

Walaupun spot diving tersebar banyak di Wakatobi, tapi yang di Pulau Tomia ini katanya yang paling sibuk alias beranekaragam terumbu karangnya dan ikan-ikan warna-warni disekitarnya. Tingkat kesulitannya juga rendah katanya sih, gw gak punya diving license jadi cuma bisa snorkeling aja di permukaan. Airnya jernih jadi padti tetap puas kok. Untuk yang ngotot mau diving di wangi-wangi banyak diving center yang menyediakan kursusnya.

Hari ke-3 dimana gw sudah mahir dengan kesendirian gw, perkampungan Suku Bajo di Wangi-wangi menjadi destinasi pilihan selanjutnya, tepatnya di Desa Pajam. Gw mau nunjukkin ketegaran gw travelling sendirian di depan suku yang kononnya merupakan pengembara laut tertua di Wakatobi. Disini gw mau beli kain tenun khas Wakatobi, bukan buat oleh-oleh tapi buat dijual lagi. Jangan GR! Buat modal jalan-jalan.

Gw rasa bisa ngabisin waktu seharian memotret keseharian Suku Bajo yang tinggal di pesisir pantai. Mengabadikan kegiatan mereka di atas perahu, keseharian mereka di rumah tancap, anak-anak suku bajo yang sedang bermain, wah pasti keren.

Buat pecinta fotografi seperti gw, gak lengkap kalau travelling ke suatu daerah tapi gak sempat menimati sunset disana. Jadi agenda hari ke-4 adalah berburu sunset. Nah setelah baca-baca, agaknya tempat favorit nikmatin sunset di Wakatobi itu di Puncak Kahyangan, di Tomia Timur. Padang rumput di perbukitan ini asik untuk menunggu waktu terbenamnya matahari dengan pemandangan pulau-pulau kecil di sekitar Tomia. Setelah puas moto, gw bisa merenung, bersyukur, dan berfikir keras gimana agar trip ini bisa nambah 4 hari lagi! (@riez_aries)

0  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 10:58

Menurut saya sih gak masalah pergi sendiri dan sekalian mencari pengalaman ke sana,

1  
Teguh tri saputro
Teguh tri saputro
01 November 2018 at 10:29

Satu hal besar yang akan menjadi pencapaian dalam hidup, syukur yang tiada henti, menikmati bumi yang indah di wakatobi, melihat segala hal baru yang belum diketahui dan menjadikan nya pelajaran, cerita baru, menikmati setiap sisi di wakatobi, menenangkan diri dan pikiran

1  
rizkiyaarizamzami
rizkiyaarizamzami
01 November 2018 at 10:23

Assalamualaikum wr wb

Kalau saya pribadi jika di Wakatobi sendiri ?????Ah this is a big dream guys

0  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 10:13

bila ingin jalan jalan berangkat saja,  tanpa harus di ajak , jalan jalan itu me time kita yang mengajak diri kita sendiri untuk jalan, selagi ada niat pasti ada jalan walaupun kita tidak punya uang se peserpun, setelah itu mari melangkah ke tempat kita akan pergi. 
Kadang kalau ngajak orang.. Pasti suka jawab nya..  Sama siapa aja?? Banyakan ga??
Pertanyaan itu yg sering bikin aku sebel denger nya
Padahal jikalau niat jalan, berdua saja cukup.. Toh sampe. Sana juga bakalan nemuin teman baru.

   jika saya di wakatobi seorang diri selama 4 hari,  saya ingin mengunjungi tempat tempat menarik disana
sebelum pemberangkatan, saya mencoba menghubungi,  teman teman GenPI yang ada disana,  sekedar ingin bertemu,  silaturahmi dan mungkin bisa explore  bareng disana .
hari pertama yang akan saya lakukan adalah,  trip to suku bajo,  saya ingin bercengkerama  dengan warga lokal karena Penduduk lokal Wakatobi sudah terkenal dengan keramahannya, sebelum pergi berburu menangkap ikan, saya ingin melihat penduduk yang memproduksi kain tenun khas Wakatobi. Kain ini cocok untuk oleh oleh keluarga di banten,  yang lebih unik lagi di pulau ini saya ingin mengunjungi desa yang terletak di dalam hutan mangrove, namanya Desa Lambo
Sore hari,  dikala matahari sudah mulai redup memancarkan sinarnya,  saya pergi ke laut untuk berburu ikan untuk santapan malam bersama warga lokal
Hari ke dua  , saya ingin menyelami nirwana bawah laut tomia dan onemohute karena aktivitas utama saat mengunjungi Wakatobi tidak lain adalah menyelami keindahan bawah lautnya yang seperti surga Hampir seluruh wilayah perairan Wakatobi bisa di jadikan tempat menyelam maupun snorkeling. namun, yang ingin saya kunjungi adalah Onemohute di Wangi-Wangi dan Roma (Roma’s Reef) di Tomia dan menghabiskan waktu seharian disana,  sore harinya disaat mulau senja saya ingin pergi ke kahyangan,  puncak tomia,  yang katanya terkenal akan keindahan senja sunsetnya , dan mungkin kalau bisa saya akan camp disana,  menikmati pemandangan langit berbintang Tomia yang jauh dari polusi cahaya kota. Pada pagi hari katanya kita akan disambut oleh pemandangan matahari terbit dengan sinarnya yang menghangatkan.
Hari ke 3 saya ingin mengunjungi kolam alam hendopa karena Wakatobi cukup terkenal dengan wisata alam goa serta aliran air tanah yang ada di dalamnya. Tercatat ada sebanyak 12 goa yang tersebar di Pulau Wangi-Wangi, Kaledupa dan Tomia
Saya ingin mengunjungi ke 12 goa itu dalam waktu 1 hari 😂😂 atau pada hari ketiga saya ingin ke
Wakatobi Wave Festival yang diadakan setiap bulan November. Berpusat di Pulau Wangi-Wangi, saya dapat menyaksikan kekayaan budaya khas Wakatobi melalui tarian tradisional, makanan tradisional, permainan rakyat, musik dan karnaval pakaian di festival yang diadakan ..
Hari ke 4 packing dan kembali ke banten, 
Selamat tinggal wakatobi,  terimkasih atas waktu 4 harinya,  itu merupakan hari yang tak akan saya lupakan dalam hidup saya,  terimakasih warga lokal,  terimakasih keindahan alam dan kearifan lokal yang sangat keren dan menarik

1  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 10:12

Traveling memang mengasyikkan. Krena kita dapat refres otak kita dan mendapatkan  pengalaman yg berharga, tapi kalau sendirian itu pasti ada rasa was was dan takut kalau kena musibah dan sebagainya gx ada yg menolong,  walau ada orang lain yg menolong tetap ajah beda dengan teman sendiri hehe.
Tapi Traveling sendirian memang ada sensasi tersendiri akan merasakan yang namanya bebas, kita bisa melatih rasa percaya diri,  beradaptasi sama orang-orang baru dan lingkungan baru dan melatih kesabar diri sendiri.
Apa lagi ke wanatobi walau sendirian ajah juga pasti seru dan mengasikkan.
Andai saya 4 hari disana (Wakatobi) pasti kenangan terindah,  saya akan explor keindahana dan keragaman yg ada disana seharian karena sendiri itu bebas gx ada yg menggagu dan gx lupa juga berenang ke laut karena datang Kepulauan atau kepantai wajib mencicipi air lau hehhe

0  
Rachmatulla
Rachmatulla
01 November 2018 at 10:04

Travelling sendirian atau istilah kerennya “Solo Traveller” merupakan salah satu hal yang biasa bagiku. Menikmati keindahan alam dan budaya lokal sekitar sendiran bagiku merupakan salah satu kenikmatan untuk lebih melatih diri akan kemandirian. Kenikmatan ketika kesusahan, tersesat dan hampir ditipu orang yang tak bertanggung jawab merupakan sebuah pengalaman perjalanan. Selain melatih kemandirian, solo travelling juga mengajarkan kita menjadi mahluk sosial karena lebih sering bercengkrama dengan warga sekitar ataupun sesama petualang di jalan.

Berpetualang selama 4 hari di Wakatobi sendirian apa yang akan aku lakukan ? jawabannya sangat sangat banyak. Aku ingin merasakan sumpeknya transportasi umum disana, bercengrama dengan warga yang duduk dibangku sebelah dan tersesat sehingga bisa meminta tolong kepada warga sekitar. Selain kita pastinya lebih mengenal daerah tersebut, kedekatan pun akan terjalin dengan masyarakat sekitar.

Menikmati bentang alam yang menakjubkan juga wajib untuk dilakukan, mencari lokasi wisata yang gratis tanpa harus mengeluarkan biaya banyak juga dapat menjadi acuan. Terlebi ketika kita bisa membantu warga untuk ikut melaut mencari ikan dan bonusnya kita akan berenang di sekitar spot bawah laut khas Wakatobi yang tak kalah mengagumkan. Memakan hasil laut dengan pemuda setempat merupakan sebuah kenikmatan malam, saling berbagi cerita dan pengalaman khas dari provinsi asal merupakan suatu kewajiban.

Masalah penginapan, mungkin semua orang ingin tidur di hotel yang nyaman, tapi yang aku inginkan adalah meminta izin untuk tidur di rumah warga sekitar dengan memberi mereka sedikit imbalan. Selain bisa merasakan kehangatan keluarga khas Wakatobi, kita juga bisa melihat kebiasaan mereka dalam melakukan kegiatan sehari hari. Mungkin 2 hari tidur bersama mereka 2 hari di penginapan juga boleh aku pertimbangkan untuk memanjakan diri ini.

Mengunjungi lokasi wisata baru di setiap harinya seperti Menyelami Nirwana Bawah Laut Tomia dan Onemohute dan mencari lokasi lain sesuai dengan arahan warga sekitar yang lebih tau keadaan lapangan dan ikut membantu mencari pengalaman menangkap ikan pastinya perjalanan ini akan selalu kukenang. Bagaimana jika ingin pergi ke pulau untuk menyelam ? oke untuk itu mungkin aku harus menyisihkan uang untuk mencari barengan.

Perjalanan menurutku bukan Cuma datang dan menikmati alam, tetapi menyelam menikmati kehangatan sekitar, memperdalam ilmu pengetahuan, berbagi cerita dan perngalaman dan berbagi tawa bersama para teman baru yang dijumpai ketika dijalan.

Soo thats my story, i like solo travelling. Hope wish me luck to enjoy and Learn in beautifull Wakatobi

0  
Doni
Doni
01 November 2018 at 09:41

Bicara soal traveling sendiri sih tentu tidak semua orang berani, ada saja alasan buat tidak berani pergi traveling sendiri. Tapi saya tidak akan membicarakan hal itu, melainkan apa saja yg akan saya lakukan selama 4 hari berada di Wakatobi? 1. Yang pertama adalah mempersiapkan fisik dan mental. Kalau sedang dalam keadaan sakit tentu saja tidak mungkin

1  
Doni
Doni
01 November 2018 at 09:38

Bicara soal traveling sendiri sih tentu tidak semua orang berani, ada saja alasan buat tidak berani pergi traveling sendiri. Tapi saya tidak akan membicarakan hal itu, melainkan apa saja yg akan saya lakukan selama 4 hari berada di Wakatobi?

0  
titan hardian agung
titan hardian agung
01 November 2018 at 09:29

hallo team GenPi.co

0  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 09:17

Kalau saya pasti bilang yg pertama luar biasa
Yg kedua pasti keliling tenpat mencari tempat tempat yg bagus buat photo dan vidio yg ketiga memulai meng Explor dan live ig yg ke empat pasti gx ketinggalan buat nyemplung ke pantai berenang kesana kemari hehehe

1  
Doni
Doni
01 November 2018 at 08:57

Sambungan :D komen nya ke doble dan terpotong.

0  
Doni
Doni
01 November 2018 at 08:54

Bicara soal traveling sendiri sih tentu tidak semua orang berani, ada saja alasan buat tidak berani pergi traveling sendiri. Tapi saya tidak akan membicarakan hal itu, melainkan apa saja yg akan saya lakukan selama 4 hari berada di Wakatobi?

1  
Doni
Doni
01 November 2018 at 08:50

Bicara soal traveling sendiri sih tentu tidak semua orang berani, ada saja alasan buat tidak berani pergi traveling sendiri. Tapi saya tidak akan membicarakan hal itu, melainkan apa saja yg akan saya lakukan selama 4 hari berada di Wakatobi?

0  
Doni
Doni
01 November 2018 at 08:48

Bicara soal traveling sendiri sih tentu tidak semua orang berani, ada saja alasan buat tidak berani pergi traveling sendiri. Tapi saya tidak akan membicarakan hal itu, melainkan apa saja yg akan saya lakukan selama 4 hari berada di Wakatobi?

0  
Imam Prabowo
Imam Prabowo
01 November 2018 at 08:32

Kalau aku terpilih, Wakatobi akan menjadi konten Youtube pertamaku, setelah merencanakan banyak konten sepertinya kesempatan ini pas banget. Dengan judul di Youtubenya "4 Hari Sendirian Di Waktobi". Atau "Jomblo jangan takut sendirian ke Wakatobi". Walaupun hanya tau ada apa aja di Wakatobi lewat TV, Youtube, atau artikel di internet, yang dimana setiap aku liat selalu di sholawatin biar kesampean bisa kesana. Pertama udah pasti melihat keindahan bawah laut, dimana pun nanti dikasih tempat aku terima dengan lapang dada hehe, karena semua pulau di Wakatobi itu indah. Tapi kalau bisa sih Diving dan di minep di Pulau Hoga yang jernih banget itu. Biarpun belum punya licence, semoga di acc deh. Kedua pingin banget seharian di Pulau Anano liat penyu yang kecil-kecil itu jalan terus berenang menuju habitat aslinya. Itu idaman banget yaRabb. Ketiga menikmati keindah goa goa yang ada di Waktobi. Kalau boleh milih sih Goa Kontamale yang bisa bikin enteng jodoh, biar mengubah status jomblo yang udah masuk tahun ke 5 ini huhuhu. Dan terakhir udah pasti nyobain kulinernya, nyari buah tangannya dan bersosialisasi dengan masyarakat asli Waktobi.

0  
Imam Prabowo
Imam Prabowo
01 November 2018 at 08:22

Kalau aku terpilih, Wakatobi akan menjadi konten Youtube pertamaku, setelah merencanakan banyak konten sepertinya kesempatan ini pas banget. Dengan judul di di Youtubenya

0  
Imam Prabowo
Imam Prabowo
01 November 2018 at 08:19

4 hari di Wakatobi ? Sendirian ?

1  
Imam Prabowo
Imam Prabowo
01 November 2018 at 08:15

4 hari di Wakatobi ? Sendirian ?

0  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 08:13

Sebagai landscape photographer maupun Travel photographer disamping pekerjaan utama sbg electrical engineer di sebuah perusahaan swasta , saya selalu mempelajari kearifan lokal, akulturasi budaya setempat dari berbagai sudut pandang yg berbeda.

Begitu juga ketika menikmati keindahan pemandangan Alam maupun ciri khas yg melekat pada daerah tersebut selalu saya abadikam dalam bingkai potret kamera saya. Agar kelak nantinya akan selalu saya kenang perjalanan tersebut.

apabila diberi kesempatan menjelajahi Wakatobi nantinya. saya akan mencoba eksplore budaya setempat,  berinteraksi dengan penduduk setempat maupun mengabadikan keindahan pemandangan Alam disana.

0  
Imam Prabowo
Imam Prabowo
01 November 2018 at 08:12

4 hari di Wakatobi ? Sendirian ?

0  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 07:48

Saya akan cari tau di aplikasi GenPI.co buat Explore Wakatobi sendiri soalnya aplikasi ini memberi informasi lengkap wisata Wakatobi jadi kita bisa datengi wisata ter hits di Wakatobi lebih enak kan dan informasi semua ada disini

0  
Budi Dwi Susanto
Budi Dwi Susanto
01 November 2018 at 07:44

Hal apa saja yang akan saya lakukan jika saya ada di Wakatobi selama 4 hari? Well, Travelling ke Wakatobi memang lebih seru kalau dilakukan rame-rame bareng sahabat, tapi bukan berarti hal itu menjadi tidak menarik kalau dilakukan sendirian. Karena tentunya masih banyak hal menyenangkan dan bermanfaat yang bisa saya lakukan saat sendirian di Wakatobi selama 4 hari, apa saja itu? Pertama dan yang paling utama tentunya menikmati keindahan bawah laut Wakatobi, entah dengan cara snorkeling ataupun diving, keduanya sama2 seru, kemudian saya juga akan mengabadikan keindahan terumbu karangnya baik dengan foto maupun video, lalu membagikannya ke akun sosmed saya agar keindahannya juga bisa dinikmati oleh orang lain yang belum bisa kesana, dan tentunya agar mereka juga tertarik untuk mengunjungi Wakatobi. Kedua, saya akan mengunjungi penduduk rumah apung atau dikenal dengan nama "manusia perahu" dan mencoba berbagai kuliner khas daerah sana, dan tentunya juga mengabadikannya dengan foto dan video, lalu membagikannya di sosmed. Ketiga, saya akan mengunjungi berbagai objek menarik yg ada disekitar Wakatobi, apa saja yang menarik baik yang sudah terkenal maupun yang belum banyak orang tau, kemudian saya akan mempromosikannya melalui akun sosmed milik saya. Ke empat saya ingin berkenalan dengan masyarakat lokal yang ada disana, mencoba mengenal lebih dekat, memahami karakter dan kebiasaan masyarakat disana serta menjalin persahabatan dan mengajak mereka untuk mencoba juga destinasi wisata yang ada di daerah saya di Banyuwangi. Sekian Jawaban dari saya, Terimakasih.. ????????

4  
Imam Prabowo
Imam Prabowo
01 November 2018 at 07:38

4 hari di Wakatobi ? Sendirian ? Ah sumpah itu idaman bangett.

Aku kalau dapet kesempatan ini bersyukur banget. Wakatobi itu tempat yang wajib di kunjungi bagi yang suka keindahan laut.

0  
Budi Dwi Susanto
Budi Dwi Susanto
01 November 2018 at 07:29

Hal apa saja yang akan saya lakukan jika saya ada di Wakatobi selama 4 hari?

Well, Travelling ke Wakatobi memang lebih seru kalau dilakukan rame-rame bareng sahabat, tapi bukan berarti hal itu menjadi tidak menarik kalau dilakukan sendirian. Karena tentunya masih banyak hal menyenangkan dan bermanfaat yang bisa saya lakukan saat sendirian di Wakatobi selama 4 hari, apa saja itu?

1  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 06:16

4 hari di wakatobi?
pastinya yang akan saya lakukan adalah membuktikan kata orang-orang, melihat keindahan alam bawah laut dengan mata kepala saya sendiri. berharap ketemu "nemo".
bersosialisasi langsung dengan suku laut orang bajo. pengen banget ke rompongnya, gubug apung ditengah laut, biar bisa lihatin lumba-lumba sepuasnya. kalau mancing ikan disana lebih seru dari di pemancingan pasti ya? -lah jadi pengen nyobain. pokoknya menikmati saja lah kalau bisa kesana mah.
Terakhir dan paling wajib, keluarin kamera, cekrek, upload. pamerin di sosmed biar pada pengen ke wakatobi juga hahaha

0  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 05:47

Haloooo sobat GenPi ku 😘 .
Ok, kali ini saya ingin memberikan sedikit informasi mengenai Wakatobi.
Teman" yg suka Traveling dan anak socmed bgt, pasti tau nih Wakatobi ! 
Wakatobi adalah salah satu kabupaten yang ada di Sulawesi Tenggara. Di INDONESIA pastinya.
Nahhh yg kita tau Wakatobi terkenal dgn indahnya lautan dan bawah lautannya, so yg suka diving dan snorkeling jelas tau bgt nih, species" apa aja yg ada di dlm lautan dan klw sudah melihat bawah lautan yg indah seperti di wakatobi itu bawaannya mau menetap tinggal di karang nya aja sudah tidak ingin kembali ke daratan, saking indahnya pemandangan di bawah laut Wakatobi.
Ok Sobat, Wakatobi tidak hanya terkenal dgn lautannya saja tetapi banyak sekali objek" wisata yang wajib bgt sobat kunjungi dan nikmati. Seperti pulau-pulau dan bukit" nan indah di sudut" pemandangan Wakatobi. Yang lebih nikmat lagi nih Sobat, Wakatobi terkenal sekali dengan kuliner nya . Beeehhh klw sudah jalan" ke wakatobi nih tidak kenyang di mata karna akan keindahan pemandangan yg di wakatobi saja, tetapi juga pasti kenyang di perut klw sudah mencicipi kuliner khas wakatobi hehehhe.
Ada yg tau gak sih kuliner khas apa aja yg ada di wakatobi yg wajib bgt sobat ketahui dan di cicipi saat di wakatobi . Jeng jeng jrejeng jrejeng ......
Yaaaaa KaSuami !!!
Apa sih Kasuami itu , rasanya seperti apa , bentuk nya seperti apa, di dln pikiran sobat yg blm mencobanya pasti bertanya" dan penasaran kan !!!! .
Kasuami bukan yg ada di silsilah dlm keluarga ya hehehe , KaSuami adalah makanan khas di wakatobi yg terbuat dari parutan singkong yg padat seperti tumpeng di kukus / bisa kita bayangkan sebagai penggantinya nasi lah ya ! .Nah Kasuami ini lebih nikmat di hidangkan saat masih panas, masih ngebul" nya tuhh .. Dan di tambah dengan ikan parende, ikan parende apalagi sihhh . Nah penasaran kan sobat , ikan parende adalah masakan khas wakatobi yg berbahan dari Ikan Kakap Merah. Aduuuhhh bayanginnya aja enak bgt tuh udah laper dluan nih gimana klw kita lsg ke wakatobi dan melahapnya dgn nikmat sambil melihat pemandangan yg ada di wakatobi . Makin Grecek Grecek banar.  Dan masih banyak lagi Destinasi yg wajib sobat ketahui dan kunjungi di Wakatobi.
Wakatobi Surga nya Dunia bgt ya Sobat.....
😍😍😍😍😍😍😍😍😍
Kekayaan alam dan Keanekaragaman Hayati membuat Indonesia semakin terlihat di mata Dunia. Dan semakin ramai dikunjungi oleh Tourist Mancanegara maupun lokal .
Kita sebagai Generasi Pesona Indonesia dan Generasi anak bangsa Indonesia bangga sekali dengan kekayaan dan keindahan alam Indonesia. Maka dari itu kita wajib sekali menjaga dan melestarikannya. Menikmati boleh tapi tidak merusak. 
I Love INDONESIA 😍
I love WAKATOBI 😍
Travelling ke Wakatobi ? Waaaaaaoooowwww 😍😍😍😍😍😍
Pasti ingin sekali 😍😍😍 bayanginnya aja sudah seperti mimpi yg menjadi kenyataan, gimana klw sudah di Wakatobinya. Jungkir-jungkir Balik . Pasti seruuuu . dan trip kesana sini di wakatobi 😍😍😍 . surga nya Dunia anak Pariwisata bgt dan yg di nanti" . 😍
GenPi Gasssssssss
OTW OTW Wakatobi
#ForumGenPi.co #ForumFlashQuis

3  
titan hardian agung
titan hardian agung
01 November 2018 at 05:46

hallo team GenPi.co

0  
Yayandra
Yayandra
01 November 2018 at 05:42

Assalamualaikum warahamatullahi wabarakatuh.

Salam buat keluarga Genpi.

0  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 05:41

Menikmati suatu keindahan alam memanglah tidak mudah tetapi ada tantangan yang harus dilewati untuk mencapai titik keindahan alam tersebut.
Jika saya seorang sendiri untuk berkunjung kesana, hal yang saya lakukan hanya satu impian adalah menulis sebuah karangan dalam setiap destinasi yang akan dikunjungi saat di Wakatobi. Memberikan kesan estetika keindahan yang ada di Destinasi Wakatobi. Tau kan alam adalah hal yang harus diceritakan di kenang? Nah, itu harus dituangkan dalam sebuah tulisan yang akan diceritakan oleh cucu dan anak-anak kita nanti. Jika sebuah tulisan bakal dibuktikan maka mereka akan bisa menikmati terlebih dahulu dalam tulisan. Berhubung Traveling sudah menjadi Kesukaan ku bahkan hal yang aku impikan selama aku masih SMA, aku mempunyai mimpi bisa keliling Indonesia sendiri atau tidak aku bisa mengajak sahabat-sahabat ku untuk berkeliling Indonesia dengan hal yang cukup mudah.

Hal yang Ingin aku katakan disana ketika ada Destinasi hanya lah menulis. Tidak ada kata lain hanyalah menulis. Jika aku memang akan pergi seorang diri ke destinasi, pastinya aku akan menulis awal perjalanan hingga aku menuju destinasi2 yang akan dikunjungi dan bersahabat oleh masyarakat yang ada di Wakatobi. Pelajaran menarik akan dimulai, tantangan pun akan segera dilakukan dengan menikmati keindahan alam yang sungguh luar biasa.

Keindahan Pesona Indonesia adalah hal yang aku kagumi :)

2  
titan hardian agung
titan hardian agung
01 November 2018 at 05:23

Hallo tim GenPi.co

1  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 05:15

Hidup adalah perjalanan...
Itulah hakikat hidup yang saya rasakan selama ini. Perjalanan menemukan tempat baru, teman baru, keindahan yang tidak pernah kita jumpai sebelumnya.

Saat kita terjerembab dalam tumpukan keseharian yang tak pernah henti, kadang  sering membayangkan bagaimana jika kita bisa merefresh semangat kita dan menemukan hal baru di suatu tempat yang belum pernah kita telusuri.

Bagaimana jika saya dapat bermimpi bisa berada di salah satu tempat tersebut, misalnya saja Wakatobi? wakatobi sudah tidak asing lagi di telinga penjelajah nusantara karena menjadi destinasi wisata yang menyuguhkan pemandangan laut yang sangat menarik. Tapi bagaimana jika sendirian selama 4 hari di sana? tentunya akan menjadi petualangan tak terduga yang saya pun bahkan tak bisa membayangkannya. Akan banyak kisah seru, menarik dan menantang jika pergi sendiri ke wakatobi, belajar bahasa setempat yang mudah dahulu, dan untuk memimpikannyapun saya sudah bahagia.
Semoga harapan pergi ke wakatobi ini menjadi sebuah lamunan yang menjadi nyata.

4  
hengki tri kurniawan
hengki tri kurniawan
01 November 2018 at 02:25

Travelling di pulau yang saya sangat idam"kan karna belum pernah kesampaian berkunjung kesana

jika saya disana selama 4 hari tentunya saya akan mengabadikan pada setiap momen dan destinasi apa yang patut kita explore supaya masyarakat Dunia juga tau ..tentunya lwat Blog, berbagai plataform medsos yang kita Punyai

1  
Anonim
Anonim
01 November 2018 at 02:09

Traveling seorang diri di wakatobi selama 4 hari ?
Saya pikir itu sangat menyenangkan.
Selain bisa untuk berlibur, saya bisa melepas penat dari hiruk pikuk pekerjaan yang bisa menguras tenaga dan pikiran.

Wakatobi bukan hanya surganya para penyelam, wisatawan seperti saya yang tak mahir berenang pun dapat melakukan banyak hal di tempat yang sangat menakjubkan yang saya nilai wakatobi sebagai surganya Indonesia.

Wakatobi merupakan destinasi wisata pilihan yang menjadi ego saya.

Ketika Genpi mengadakan Trip Ke Wakatobi, seketika saya baca deskripsi wakatobi. Dan mungkin Allah menghendaki Genpi untuk memilih saya sebagai salah satu orang yang beruntung untuk diberi kesempatan.

Terlintas di benak saya, ingin mengunjungi "manusia perahu" di pemukiman atas laut. Manjain lidah dengan kuliner khas disana, mempelajari tarian gadis cantik disana, bercengkerama dengan para nelayan disana. Aaaaah pokonya sudah terbayang akan banyak kebahagiaan ketika berada disana.

2  
Bagus Lianto Pratomo
Bagus Lianto Pratomo
01 November 2018 at 01:28

Sekalipun sesungguhnya 4 hari adalah waktu yang singkat untuk menikmati segala potensi alam di Wakatobi.

Tapi memaksimalkan 4 hari di Wakatobi bukanlah hal yang membingungkan. Begitu banyak tempat yang bisa dikunjungi dengan akses lokasi yang tidak terlalu jauh.

Terlebih lagi seorang diri. Perjalanan seorang diri jelas lebih bebas menentukan arah dan tujuan. Tak perlu berdebat menuju kearah mana dulu, seperti ketika melakukan perjalanan dengan banyak orang. Lebih leluasa melakukan apapun untuk memanjakan diri. Lebih leluasa memilih lokasi sesuai zona nyaman.

Oke dimulai hari pertama.

Pulau Wangi Wangi

Tapi...

Sebelum wisata alam, satu hal yang mesti jangan terlewat adalah KULINER. Yups Ada banyak makanan khas Wakatobi, ada Kasuami ibarat kata Nasi nya Waktobi nih. Terus khas kepulauan ni sea food. Ada Sup Ikan Parende. Setelah membuat lidah mendapat salam hangat Wakatobi, baru deh main air, manjain badan dan mata dibawah air. Recommended dari berbagai media, dari sekian banyak tempat di wangi wangi. ada satu tempat yang cetar dengan julukan "A paradise for drivers" laut onemohete. Kalo gak bisa scuba diving bisa main pasir aja di pantai Waha. Lanjut wisata edukasi ke desa tradisional Liya Togo dan Desa Bajo. Sore tiba, Lanjut ke Tomia nunggu petang sambil hunting Sunset. Katanya disini Sunset nya jingga merona memanjakan mata.

Hari ke dua

Di Tomia, Pagi pagi banget geser ke pantai huntete manjain mata dengan sunrise yang kabar nya seanggun sunset, lanjut ke pantai lagi. Tomia tekernal banyak pantai yang siap merelaksasi badan dan pikiran. Pantai onemobaa , sekilas sama, pasir ombak, pohon kelapa, Tapi secara hati dan jiwa. Setiap pantai memiliki kesan khas nya sendiri. Bergeser dikit dari pantai masih di tomia, naik naik bukit tipis ke puncak kahyangan. Relaksasi mata dengan hijau hijau khas negara tropis.

Lanjut Hari ke tiga

10  
Bagus Lianto Pratomo
Bagus Lianto Pratomo
01 November 2018 at 01:10

Sekalipun sesungguhnya 4 hari adalah waktu yang singkat untuk menikmati segala potensi alam di Wakatobi.

Tapi memaksimalkan 4 hari di Wakatobi bukanlah hal yang membingungkan. Begitu banyak tempat yang bisa dikunjungi dengan akses lokasi yang tidak terlalu jauh.

Terlebih lagi seorang diri.

Perjalanan seorang diri jelas lebih bebas menentukan arah dan tujuan. Tak perlu berdebat menuju kearah mana dulu, seperti ketika melakukan perjalanan dengan banyak orang.

Lebih leluasa melakukan apapun untuk memanjakan diri.

Lebih leluasa memilih lokasi sesuai zona nyaman.

Oke dimulai hari pertama.

Pulau Wangi Wangi

Tapiii

Sebelum wisata alam, satu hal yang mesti jangan terlewat adalah KULINER.

Yups Ada banyak makanan khas Wakatobi

Ada Kasuami ibarat kata Nasi nya Waktobi nih. Terus khas kepulauan ni sea food. Ada Sup Ikan Parende.

Setelah membuat lidah mendapat salam hangat Wakatobi.

Baru deh main air.

Manjain badan dan mata dibawah air.

Recommended dari berbagai media, dari sekian banyak tempat di wangi wangi. ada satu tempat yang cetar dengan julukan "A paradise for drivers" laut onemohete

Kalo gak bisa scuba diving bisa main pasir aja di pantai Waha.

Lanjut wisata edukasi ke desa tradisional Liya Togo dan Desa Bajo.

Sore tiba

Lanjut ke Tomia nunggu petang sambil hunting Sunset. Katanya disini Sunset nya jingga merona memanjakan mata.


Hari ke dua

Di tomia

Pagi pagi banget geser ke pantai huntete manjain mata dengan sunrise yang kabar nya seanggun sunset

Lanjut ke pantai lagi. Tomia tekernal banyak pantai yang siap merelaksasi badan dan pikiran.

Pantai onemobaa , sekilas sama, pasir ombak, pohon kelapa, Tapi secara hati dan jiwa. Setiap pantai memiliki kesan khas nya sendiri.

Bergeser dikit dari pantai masih di tomia.

Naik naik bukit tipis ke puncak kahyangan. Relaksasi mata dengan hijau hijau khas negara tropis.


Lanjut

7  
maria Farida
maria Farida
01 November 2018 at 01:09

Assalmualaikum sahabat Genpi..

Apa kabar?? Semoga selalu dalam lindungan Allah swt. Aminn

Menurutku sih untuk yg masih sendiri ya happy happy aja kalo travelling sendiri.. tapi kalo yg sudah berkeluarga tentu akan sangat menyenangkan jika bersama sama keluarga.. oh ya.. hai aku maria istri dari salah satu pemandu wisata banyuwangi jawa timur @mimoza_guide_banyuwangi dan ibu dari 1 anak perempuan cantik nan sholehah bernama jasmine nur syahida. Oh ya.. travelling adalah salah satu kesukaan semua orang lan ya.. Karena dengan travelling hati dan pikiran yg penat dengan keseharian yg penuh kerjaan akan terasa segar, dan tenang.. apalagi yg kerja jarang nih ya kumpul bareng familly tercinta.. iya gak?? Oh ya... ngomongin soal Wakatobi nihh ya.. wahhh teman teman disini sudah pada faseh sekali dengan keindahan wakatobi ya... apa seperti saya nih tau keindahan wakatobi hanya lewat siaran tv dan sosmed??? Hihi.. oh ya semoga diantara kita khususnya saya. Hihi ada yg beruntung untuk travelling ke wakatobi ya... dan untuk @genpi.co semoga usahanya selalu lancar jaya. Sukses dunia akherat. Allahuma aminn ????????????

0  
Rangga Febrilianto
Rangga Febrilianto
01 November 2018 at 01:04

Assalamualaikum wr.wb sahabat Genpi....!

saya @rangga_febrilianto bagi saya traveling dan berpetualang Sendiri itu memang lebih menarik dan lebih dapat sebuah pengalaman yang lebih bagi diri kita sendiri dan lebih dilatih rasa kemandirian kita dari segala apapun yang kita lakukan sendiri karena kita lebih bebas ingin kemana saja yang kita inginkan dan tidak akan mengganggu dan memikirkan siapapun.ketika saya berkesempatan hadir dan datang ke Wakatobi seorang diri saya akan melakukan sebuah literasi perjalanan yang panjang dan ingin membuat sebuah cerita tentang perjalanan saya seorang diri di Wakatobi dan mempelajari tentang kehidupan yang ada di sana, berkomunikasi dengan masyarakat yang tinggal di pesisir pantai dan cara mereka bertahan hidup dan mencari makan dalam kehidupan sehari-harinya pada dasarnya sebuah perjalanan seorang diri itu akan mendapatkan sebuah hal yang luar biasa yang kita tidak dapatkan ketika kita bersama teman teman kita.... Perjalanan yang baik akan selalu di iringi niat yang baik pula...! Hidup adalah perjalanan lakukan lah perjalanan untuk kehidupan... Salam lestari dan salam gass juga:v semoga mimpi saya tercapai !!!

1  
Muhamad noval prayoga
Muhamad noval prayoga
01 November 2018 at 00:29

Tentunya sangat menarik travelling di lakukan oleh seorang diri, dimana kita bisa benar-benar mendapatkan ketenangan hati. Yang mana apabila hati kita tenang, kita bisa dengan mudah mendapatkan

1  
Anonim
Anonim
31 October 2018 at 23:59

Dapat kesempatan untuk berlibur di Wakatobi selama 4 hari dan sendirian? Kenapa enggak?

Wakatobi adalah salah satu tempat yang bukan hanya terindah di Indonesia, melainkan di dunia! Kesempatan ini tentu tidak boleh disia-siakan, karena kita patut berbangga sebab di Wakatobi lah ada 90% jenis karang yang ada di dunia! Hei! Dunia lho ini! Mari buka mata kita dan jangan hanya berkutat pada komentar negatif untuk negeri. Sebab, di lain sisi di lain tempat pada negeri tercinta ini, begitu banyak hal yang membanggakan! Dan tentunya patut kita jaga juga lestarikan!

Dalam 4 hari liburan sendirian ke Wakatobi, aku sangat ingin menyelam dan melihat keindahan dunia yang ada di negeri ini.

Aku juga ingin berkeliling dan berkenalan dengan warga juga budaya yang ada di sana.

Aku ingin mendaki bukit yang ada di sana!

Tentunya, aku akan menikmati segala hal itu dengan bersyukur berkali-kali bahwa aku telah dilahirkan di tempat yang kaya akan segala hal.

Salah satu cita-citaku adalah mengunjungi seluruh tempat di Indonesia. Jika ini terwujud, itu berarti aku telah mencoret Wakatobi dari banyaknya tempat di Indonesia!:')

0  
Anonim
Anonim
31 October 2018 at 23:57

Wakatobi Fun Adventuring Trip 4 hari 3 malam
Aktifitas yang akan saya lakukan saat berada 4 hari disana yaitu :
Berenang, Snorkeling, Berkenalan, Melihat kehidupan masyarakat taman nasional kepulauan wakatobi  Melihat terumbu karang / biota laut taman nasional kepulauan wakatobi  Keliling Kepulauan Wakatobi, Hunting foto, melihat sunrise dan sunset.
Tempat yang di kunjungi (dengan mempertimbangkan cuaca):
Pulau Wangi-wangi, Pulau Kaledupa, Pulau TomiaWaha Beach Sport (2-3 spot snorkeling)Bukit WanciBenteng Patua, Bukit Kahianga, Pantai Huntete Spot Snorkling ROMA, Marimabuk, Table Coral Pulau Wasa di TomiaPulau HogaSpot Snorkling Blue Anchor, Mercusuar.
traveling seorang diri membuat kita sadar bahwa setiap orang punya perspektif yang berbeda. Bagi sebagian orang, solo traveling dapat menjadi pengalaman yang mengubah hidup. Paling tidak, pengalaman tersebut akan memberikan tantangan tersendiri yang tidak mungkin didapat kalau kamu traveling bersama orang lain. Tanpa ada teman yang bisa membantu, kamu harus mengandalkan dirimu sendiri untuk memecahkan berbagai masalah yang ditemui selama perjalanan. Bagi solo traveler perempuan, tentu hal ini merupakan tantangan tersendiri. Untuk itu,Secara garis besar dapat dikatakan kalau solo traveler itu adalah orang-orang cerdas mereka bisa berbahagia dengan caranya sendiri.
Mulai dari saat berkomunikasi dengan orang lain di transportasi umum, berdiskusi dengan orang lain dari daerah bahkan negara berbeda dengan perspektif masing-masing dalam diri kita.
Melihat kehidupan warga lokal yang berbeda dengan kampung halaman kita, bahkan secara tidak sadar mengatur itenerary, memilih keputusan, bertanya dan bernegosisasi, Jangan ragu untuk berkelana, merantau, dan mencari penghidupan di tanah orang, karena dibalik itu semua terdapat banyak ilmu yang akan didapatkan. Selain itu, dengan traveling melihat dunia dan alam-alam ciptaan Tuhan, semakin membuat kita merasakan bahwa dunia itu luas dan betapa indahnya ciptaan-ciptaan Tuhan.
Wakatobi merupakan taman nasional yang memiliki surga bawah laut yang sungguh menajukan. kekayaan akan spesies koral membuat kawasan ini banyak di kunjungi wisatawan.

1  
Anonim
Anonim
31 October 2018 at 23:25

liburan selama 4 hari di wakatobi sendirian ?

tak masalah, selama saya senang saya tidak apapa, lagi pula kalo liburan bawa keluarga ataupun sahabat pasti ribet dan ngga bebas, bukan saya tidak suka berbagi dengan keluarga tapi rasanya jika berlibur ke suatu tempat itu lebih baik sendiri. kita bebas mau melakukan apapun dan kapanpun disana. quality time bersama orang terkasih emang dibutuhkan tapi yang lebih utama dari liburan adalah kesenangan pribadi dan ke nyamanan saat berlibur.

good travelling

0  
Martina gita apriani
Martina gita apriani
31 October 2018 at 23:03

seorang diri di Wakatobi selana 4 hari? siapa takut.

menjadi Solo travelling salah satu impian saya, dan jika saya mendapatkan hadiah ini saya sangat bangga dan bersyukur tentunya.

dan apa yang akan saya lakukan di Wakatobi sendirian? tentunya saya akan menikmati destinasi dan panorama pulau tersebut, mengikuti hal positif yang dilakukan masyarakat setempat sehari hari agar lebih dekat dengan masyarakat lokal dan mengetahui kearifan lokal disana, saya akan menghargai setiap pemberian atau ilmu pengetahuan yang masyarakat setempat beri, dan saya akan memberi bekal serta ilmu yang saya punya agar saya lebih paham perihal berbagi.

saya akan mencari tau budaya mereka, mencari tau apa yang masih tabu didaerah mereka.

mencari tau bagaimana keseharian mereka berada di pulau Wakatobi ini.


sungguh berbagi dengan masyarakat di pulau terpencil adalah cita2 saya saat dulu.

semoga saya berhasil dengan ada nya give away yang diadakan dari pihak Genpi.co ini.

1  
Debora Pitauli Tobing
Debora Pitauli Tobing
31 October 2018 at 23:01

Berlibur ke Wakatobi: menikmati indahnya Terumbu Karang, jalan cantik menyusuri pantai putih di Pulau Kulati, menikmati sunset di Sombu Jetty. Bangun pagi-pagi untuk melihat Lumba-lumba menari kegirangan menyambut kedatanganku ditemani terbitnya Matahari di ufuk Timur sembari perjalanan menuju Pulau Kaledupa. Menjadi pengalaman pertama mencobai Gumba-gumba Nu Kukure makanan khas setempat berbahan Bulu Babi. Meski berlibur sendiri menjadi penyemangatku untuk berkenalan dengan Teman-teman baru. Ehm, bila bisa benaran ke Wakatobi, kan kuceritakan semuanya ya Teman ????

0  
Devara Diadema Adianggoro
Devara Diadema Adianggoro
31 October 2018 at 22:59

Halo sahabat GenPi, salam gasss..

Yang saya lakukan bila saya berada di Wakatobi seorang diri selama 4 hari adalah saya akan memanfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk bisa menikmati semua wisata yang ada di Wakatobi. Seorang diri bukanlah suatu hal yang menghambat kebahagiaan saya dalam travelling. Sebaliknya jika seorang diri ke Wakatobi, saya terlebih dahulu akan mendekati dan mencari teman baru dari penduduk lokal Wakatobi, mencari informasi wisata lebih dalam dan berbaur dalam kearifan lokal budaya asli Wakatobi. Setelah itu saya akan mengunjung tempat-tempat wisata yang menjadi surga dunianya Wakatobi. Saya akan mengabadikan semua momen travelling saya selama berada di Wakatobi tanpa terlewati satu momen pun. Karena bagi saya foto foto travelling akan menjadi kenangan ketika kembali ke tempat asal, walaupun perjalanannya hanya 4 hari tapi kenangannya akan terkenang selamanya melalui foto foto yang diabadikan selama travelling di Wakatobi nantinya. Selain itu foto foto tersebut akan saya posting di semua media sosial saya agar keluarga, teman, dan semua masyarakat Indonesia maupun Internasional dapat melihat bahwa Wakatobi wajib untuk dikunjungi, karena merupakan surga dunia yang menyimpan keindahan alam khususnya keindahan bawah laut. Dan dihari terakhir saya berada di Wakatobi saya akan menitip pesan untuk masyarakat lokal sana untuk tetap menjaga kelestarian alam dan budaya asli Wakatobi.

0  
Anonim
Anonim
31 October 2018 at 22:53

Saya suka bepergian seorang diri, dan menyesatkan diri sendiri dalam suatu perjalanan. Akan banyak petualangan dan hal-hal baru yang ditemukan dengan cara itu.

Wakatobi? Saya tidak percaya wakatobi indah...

Mungkin satu perjalanan seorang diri dapat mengubah pendapat saya tentang wakatobi...

1  
Bayu agus setiawan
Bayu agus setiawan
31 October 2018 at 22:45

Apabila saya diberi mandat kesempatan atau hadiah untuk Explore di Wakatobi saya luangkan waktu selama 4 Hari disana untuk belajar dan berwisata Kenapa ?? Karena

1  
Anonim
Anonim
31 October 2018 at 22:44

4 hari waktu yang sebentar untuk meneksplore keindahan di wakatobi tapi kalo 4 hari saya pasti mengekplore biota lautnya karena denger denger disana ada ikan langka yang hanya d wakatobi. abis itu menikmati senja di wakatobi dan tentu saja mengekplore makanan khas disana.

0  
Anonim
Anonim
31 October 2018 at 22:44

ofa_silviani

Menurut saya traveling seorang diri justru menjadikan pribadi yang lebih sangat kuat dan percaya diri. Memang traveling bersama teman sangat menyenangkan bersama-sama,sebenarnya tdk membutuhkan siapapun utk menjadikan diri kita bahagia. Traveling seorang diri justru sering berinteraksi dgn orang banyak dan mendapat teman baru dan sepertinya akan lebih nyaman untuk bercengkrama bertegur sapa. Menemukan jati diri sendiri bagaimana,menemukan apa yang kita sukai dan kita tidak suka tentang diri sendiri sehingga kita dapat menemukan kekuatan dan kelemahan saat kita traveling seorang diri. Terkadang kalo kita traveling dengan teman2 harus mengalah dan mengikuti apa yg dimau,tapi traveling seorang diri kita bisa leluasa mengexplore apa yang kita suka,apa yang kita mau dan apa yang membuat kita bahagia tanpa ada keterpaksaan hati. Mungkin dengan traveling kita agak sedikit rileks pada diri sendiri dan kita akan menyadari betapa kuatnya diri kita saat melakukan perjalanan traveling seorang diri tanpa ada siapapun apalagi ditambah bisa mengatasi hal2 yg tidak di inginkan saat traveling sendiri. Kita bisa bahagiakan diri kita sendiri dan menemukan jati diri kita tanpa harus tergantung dengan orang lain. mungkin jika saya diberi kesempatan untuk ke Wakatobi saya akan mengexplore tidak hanya keindahan alamnya saja tetapi budaya adat istiadat dan ingin sekali bercengkrama dengan masyarakat disana🙏

4  
Luppy Hakim
Luppy Hakim
31 October 2018 at 22:42

Jika travelling sendiri di Wakatobi, pasti semua jawab akan mengunjungi destinasi wisata yg ada disana. Saya pun menjawab hal yg sama, namun ada beberapa hal sebelum saya travelling.

1. Sebelum berangkat saya akan menyusun jadwal perjalanan. Ini akan memudahkan saya, sehingga tidak bingung untuk menuju lokasi yg akan dituju. Lalu mencari tempat menginap, agar ketika saya tiba di Wakatobi tidak seperti orang tersesat dan kebingungan untuk mencari tempat tidur.

2. Mempersiapkan bawaan pribadi. Seperti P3K pribadi, alat dokumentasi selengkapnya, dan terpenting identitas diri. Ini juga sangat penting dalam perjalan yg akan saya lakukan.

3. Mencari Info destinasi wisata yg ada di Wakatobi. Saya bisa cari google, di Genpi.co, bertanya kepada teman yg pernah kesana dan terpenting disini juga jangan malu buat bertanya kepada masyarakat disana.

Setelah di Wakatobi ini yang akan saya lakukan.

1. Mencari teman sesama traveller saat di Wakatobi. Karena mereka pun mungkin satu tujuan dengan saya, yaitu buat jalan-jalan.

2. Bersikap ramah dan sopan kepada semua orang.

3. Mengunjungi destinasi wisata yang ada di Wakatobi sesuai jadwal perjalanan. Dan jika ada waktu lebih saya juga bisa mencari lokasi-lokasi yang jarang dikunjungi banyak orang.

4  
Yogi leonardi
Yogi leonardi
31 October 2018 at 22:37

Salam genpi, GASS!!

Saya belum pernah ke wakatobi, hanya mendengar saja. Dan yang saya dengar adalah keindahan bawah lautnya yang menawan. Dan jika saya diberikan kesempatan 4 hari disana. Saya ingin benar benar mendokumentasikan kegiatan saya, mulai dari keindahan bawah lautnya sampai ke kegiatan masyarakat juga apa yang khas disana seperti makanan, hasil tangan dan akan berusaha memaksimalkan waktu ketika ada disana. Dan saya akan membagikannya lewat media sosial atau pun lewat blog/ vlog dengan berbagi pengalaman serta mempromosikannya dengan harapan meningkatkan ekonomi setempat dan memajukan pariwisata indonesia dan menarik wisatawan mancanegara untuk menumbuhkan rasa kagumnya akan indonesia.

0  
Agung hidayatullah
Agung hidayatullah
31 October 2018 at 22:30

4 hari sendirian di Wakatobi pastinya seru dan menjadi sebuah pengalaman bagi saya.
Saya akan mengeksplorasi keindahan yang ada di sana dan mengabadikan momen di setiap perjalanannya.

1  
Alim
Alim
31 October 2018 at 22:25

Jawabanku jika saya ada di wakatobi selama 4 hari ialah tidak akan melewatkan momen-momen kesan dan memanfatkan sebaik mungkin setiap sudut keindahan yang ada di sana

1  
Randy Didink
Randy Didink
31 October 2018 at 22:18

(komen pertama kepanjangan jadi kepotong )

yeahh... mari menulis

0  
Denny Setiawan
Denny Setiawan
31 October 2018 at 22:15

Hemmm 4 hari gue rasa bakal kurang buat explore semua tempat di wakatobi. Secara wakatobi itu salah satu destinasi favorit di Indonesia bagian tengah. Pertama gue bakal explore alam nya kaya pantai bahkan pesona bawah lautnya, kedua gue akan coba membaur dengan masyarakatnya untuk belajar budaya nya, ketiga pastinya bakal mencicipi kulinernya. Belum lagi mengeksplor tempat tempat tersembunyi di wakatobi. Maka dari itu 4 hari itu menurut gue kurang puas hehe

1  
Veronika Desi
Veronika Desi
31 October 2018 at 22:09

Traveling. Sebuah hobi dan minat yang pada jaman sekarang ini sudah diminati banyak orang. Mulai dari remaja hingga orang tua sekalipun. Dan beraneka ragam cara mereka dan kesukaan mereka dalam traveling. Ada yang suka rame rame dan juga ada yang suka solo traveling.

2  
Marselinussiri
Marselinussiri
31 October 2018 at 22:07

Menurut saya jika diberi kesempatan liburan selama 4 hari di wakatobi sulawesi tenggara sendiri saya akan ekspor kebudayaan masyarakatnya berusaha berbaur dengan lingkungan sekitar saya tinggal,mempelajari arti hidup yg sesungguhnya dan yg paling utama kalau kewakatobi jangan lupa ekspor

0  
Randy Didink
Randy Didink
31 October 2018 at 22:01

yeahh...

mari menulis


4 hari di wakatobi akan jadi experience berharga yang mungkin akan gua dapetin (amin)

kalo gua beneran kesana hal pertama yang akan gua lakukan adalah mencari teman

untuk di mengexplore wakatobi,

gua bakal bersosialisasi sama penduduk setempat karna mereka akan banyak membantu gua disana

dan gua juga memanfaatkan sosial media untuk mencari temen yg juga bersosial media di sekitar wakatobi,

karna sosial media akan sangat membantu gua untuk berjejaring di tempat yang baru pertama gua datangin,

sapa tau gua dapet tempat tinggal gratis hahaha, kan lumayan 4 hari tanpa kluar budget penginapan hahaha,,,

contoh nya gua perna 2 minggu di Bali sendirian, di sana gua cari temen lewat aplikasi L*ne (people nerby)

dan akhir nya gua bisa bertahan selama 2 minggu di Bali dan sampai gua ke lombok hahaha


lalu gua akan explore keindahan alam wakatobi dari wisata bahari, kuliner sampai adat istiadat disana

yang pasti jauh berbeda dari tempat asal gua di Provinsi jambi,

gua bakal cari temen yang banyak disana biar mempermudah gua untuk explore wakatobi

sapa tau gua juga bisa hemat transportasi,,, hahaha


inti nya jadi solo traveler adalah memperluas jaringan dan mengakrabkan diri dengan akamsi dan menyatu dengan alam disana,

kalau kata pribahasa " dimana bumi di pijak disitu langit di junjung "


jadi kalau gua ke wakatobi

2  
Yustino Armend Wigoeno
Yustino Armend Wigoeno
31 October 2018 at 22:01

Apa yang anda lakukan selama 4 hari di Wakatobi jika seorang diri..? Ini merupakan pernyataan yang sulit dan menarik. Karena bila mengunjungi suatu kota yang notabennya belum pernah dikunjungi sebelumnya mungkin agak sedikit was was dan ada tantangan tersendiri pastinya.. yang perlu di persiapkan mungkin sebelumnya adalah membuat intenary dan mencari tau di internet sebelumnya seperti apa wakatobi itu destinasi wisata, kuliner khas serta adat dan kebudayaan apa aja yang ada disana, dan yang lebih penting transportasi apa yang dapat di gunakan dan yang ada disana untuk menuju kawasan tersebut. Supaya saat tiba di tempat tujuan aku tidak seperti orang hilang di kota orang.. jika di beri kesempatan selama 4 hari di wakatobi yang (pertama)di lakukan mungkin berinteraksi dengan warga atau penduduk sekitar, beruntungnya lagi bisa dapat teman disana. Lumayan lah bisa di ajak ngobrol atau mungkin plusnya bisa di ajakin explore destinasi wisata disana dan bisa tinggal dirumahnya secara gratis hahahaha ya lumayan lah bisa menghemat budget selama disana maklum solo traveller ala backpacker.. (kedua) mengabadikan moment dan update di media sosial mungkin ke wakatobi hanya bisa sekali seumur hidup jadi memaksimalkan kesempatan yang diberikan. Selanjutnya (ketiga) mencari kulineran dan oleh-oleh khas disana untuk biah tangan. Dan yang terakhir karena wilayah tersebut rata2 pantai, jdi bisa berenang atau snorkling disana.????????????

39  
Indra Parulian
Indra Parulian
31 October 2018 at 21:57

Wakatobi adalah salah satu lokasi yang tak asing di dengar karena siapa yang tak kenal keindahan salah satu lokasi 10 Bali baru ini , jujur saya belum pernah ke lokasi ini, dan kalau di tanya pasti ingin sekali ke lokasi ini . Bicara soal liburan seorang diri tak perlu saya merangkai kata , berandai-andai atau berkhayal mau kemana kalau saya berkesempatan ke

1  
Anonim
Anonim
31 October 2018 at 21:50

WAKATOBI 4 HARI SENDIRIAN, SESUNGGUHNYA EGOIS TANPA MENGAJAK SAHABAT SAHABAT GENPI BANTEN

Eksplore, ya inilah jawaban singkat dariku.
negeri ini sungguh Terpilih oleh tuhan sebagai negeri yang 'baldatun thayibbun wa robbun Ghofur' ya itulah setetes surga dari alam kekal yang turun di Nusantara, Wakatobi termasuk dalam bagian nya. mengeksplore bagian kecil dari negeri ini, harus benar benar di nikmati, dirasa dan di ceritakan hal menarik Kepada seluruh manusia di dunia, khususnya masyarakat Indonesia. bahwa, Wakatobi harus benar benar di promosikan agar semuanya tahu, indahnya ciptaan Tuhan yang maha kuasa. aku sih, pengennya mengajak sahabat sahabat seperjuangan di GenPI Banten yang Alhamdulillah sampai hari ini, masih peduli dan yang pasti gencar dalam melakukan promosi pariwisata ke seluruh umat manusia.

1  
Agung hidayatullah
Agung hidayatullah
31 October 2018 at 21:47

4 hari sendirian di Wakatobi pastinya seru dan menjadi sebuah pengalaman bagi saya.
Saya akan mengeksplorasi keindahan yang ada di sana dan mengabagikan setiap perjalanannya.


3  
Hendra
Hendra
31 October 2018 at 21:39

Kalau saya ke wakatobi selama 4 hari seorang diri.

tentunya akan sangat saya nikmati, bagi saya indonesia itu rumah jadi dimanapun saya berada it feels like home. Hari hari akan sangat saya nikmati setiap detiknya selama berada di wakatobi, saya selalu mendengar dan membaca bahwa wakatobi adalah salah satu surga wisata terindah di indonesia, ingin rasanya membuktikan tulisan dan gambar tersebut dengan langsung berada dan menginjakkan kaki disana, menikmati setiap sudut keindahan wakatobi yang tersohor sampai ke negeri seberang. Merasakan hangatnya sinar mentari di wakatobi, dinginnya malam yang menyejukan, lembutnya angin yang membelai, deru ombak yang memanggil bercengkrama , kenikmatan kulinernya , keragaman budaya dan adatnya serta keramah tamahan warga nya.

0  
Yustino Armend Wigoeno
Yustino Armend Wigoeno
31 October 2018 at 21:39

Apa yang anda lakukan selama 4 hari di Wakatobi jika seorang diri..? Ini merupakan pernyataan yang sulit dan menarik. Karena bila mengunjungi suatu kota yang notabennya belum pernah dikunjungi sebelumnya mungkin agak sedikit was was dan ada tantangan tersendiri pastinya.. yang perlu di persiapkan mungkin sebelumnya

0  
khorik istiana
khorik istiana
31 October 2018 at 21:30

kalau saya traveling seorang diri ke Wakatobi? mmm....saya masih membayangkan diri saya.

pertama sih biasanya pasti kerasa kayak orang bego dan angong. secara saya tidak punya teman di wakatobi, dari adat dan budaya pasti berbeda. hal pertama yang saya lakukan adalah observasi atau melakukan pengamatan sekitar, saya harus memastikan diri saya aman. hehe

dengan seorang diri saya ini, saya biasanya akan mencari teman dengan mengajak ngobrol orang setempat, bertanya tentang budaya, suku, adat

0  
Lydia Liemena
Lydia Liemena
31 October 2018 at 21:30

Puas-puasin memandang alam dan merenung sendirian, terutama saat-saat ini lagi pengen sendiri. Gak ada yang peduli kalau mau nangis, gak ada yang peduli kalau mau teriak, gak ada yang orang yang aku kenal juga. Paling penting bisa reset mood 4 hari sendirian dan pas balik bakal lebih fresh lagi. Gak lupa juga buat foto sebanyak-banyaknya buat mengabadikan moment sama pemandanga yang bagus.

0  
Krisna Ardi Pradana
Krisna Ardi Pradana
31 October 2018 at 21:25

Yah, mungkin dari sekarang aku akan mencari destinasi yg ada di wakatobi, dan selama 4hari disana gak bingung mencari tempat yang mau aku kunjungi

Mungkin aku akan membuat list perjalan ke wakatobi

Selama 4hari, dan akan kuceritan kepada kalian

0  
Muhammad Rifqi Maulana
Muhammad Rifqi Maulana
31 October 2018 at 21:20

Travelling seorang diri maupun bersama teman jelas sama menyenangkannya! Bagi saya dengan solo travelling kita bisa lebih berinteraksi dengan warga sekitar karena kita tidak akan terpaku untuk hanya berinteraksi dengan partner travelling.

Jelas prioritas utama saya jika solo travelling adalah saya akan menari Waka-waka di Wakatobi. Tarian yang populer saat penyelenggaraan Piala Dunia 2010 silam ini akan sangat menarik dan mengagumkan jika dilakukan di Wakatobi, apalagi jika kita melakukannya di Pemukiman atas laut Suku Bajo. Selain itu saya juga ingin mendalami dan mempelajari apakah Suki Bajo yang ada di Wakatobi ada hubungannya dengan Labuan Bajo. Apakah mereka transmigrasi? Jawabannya akan saya temukan di Wakatobi!

Yang tidak kalah penting juga, saya akan menikmati makanan khas Wakatobi yaitu Kasuami dan Ikan Parende di Bukit Khayangan! Siapa tahu saya bisa bertemu dengan jodoh saya yang turun dari khayangan.


Lalu yang terakhir, yang tak kalah seru saya juga ingin mengunjungi tempat-tempat peninggalan Kerajaan Buton, kerajaan yang rakyatnta terkabl akan kemampuan merantaunya! Siapa tahu saya bisa belajar untuk bisa jadi seperti Jak Sparrow di film Pirates of Carribean.

1  
Muhamad Rizki Kurniawan
Muhamad Rizki Kurniawan
31 October 2018 at 21:19

jika saya ke wakatobi seorang diri saya akan menik mati setiap sudut yg kata orang syurganya dunia ini dan yg pasti enjoy the moment dan akan mensyukuri apa yang telah tuhan ciptakan. dan yang pasti jika saya ke wakatobi saya tak akan pernah mengotori atau mencemari sedikitpun dan saya akan menjaganya agar tetap lestari dan indah di lihat dan saya yakin betul jika kita baik pada alam kita pun akan di jaga oleh alam dan alam akan memberikan apa yang kita butuhkan denga seizin yang maha kuasa. karena ada pepatah mengatakan "dunia ini hanya cerita belaka jika esok hari alam menderita"

1  
Ady Agustian - @adyphotogallery
Ady Agustian - @adyphotogallery
31 October 2018 at 21:10

4 hari sendirian di Wakatobi. Pasti asik tuh.

Bisa puas mengeksplore Wakatobi. Namun sebagai mahluk sosial, pastilah akan berusaha mencari teman. Teman ngobrol, atau teman yang bisa dijadikan sebagai nara sumber agar jangan sampai ada yang terlewatkan selama 4 hari di Wakatobi.

Bangun mesti pagi-pagi untuk menikmati sunrise. Sarapan seadanya, yang penting bisa segera jalan-jalan ataupun snorkeling di Wakatobi. Yang konon katanya Wakatobi merupakan salah satu tempat yang mempunyai dunia bawah laut yang terindah di dunia.

Seharian hukumnya wajib eksplore Wakotobi, capek dan pegal di pikir belakangan. Toh sepulang dari Wakatobi bisa pijat sepuasnya memulihkan capek-capek dan pegal-pegal.

Kamera dengan memori card 128 GB siap mengabadikan segala sudut Wakatobi, dengan batre cadangan yang cukup untuk menjepret 5000 frame foto. Genpi.co pasti diberikan semua kopi fotonya.

Tiduran di hammock di pantai sambil menikmati matahari terbenam, sepertinya syahdu. Balik ke penginapan, makan malam, secepatnya tidur istirahat, agar bisa bangun pagi-pagi untuk melanjutkan menikmati Wakatobi.

Wakatobi...Wakatobi...bisakah aku kepantaimu?

1  
Andicho Haryus Wirasapta
Andicho Haryus Wirasapta
31 October 2018 at 21:10

Wuih keren nih, kalai saya berada di Wakatobi selama 4 hari sendirian. Saya akan mengeksplorasi keindahan yang ada di sana. Apalagi keindahan bawah laut nya yang sangat luar biasa. Tetapi, yang harus selalu diingat kalau mengekplorasi suatu tempat

0  
arlan dahri
arlan dahri
31 October 2018 at 21:09

Wakatobi, surga dunia yang perlu di nikmati.

"Katanya".

Wakatobi,yang merupakan destinasi terbaik wisata bahari, kalau aku di kasih kesempatan ke sana selama 4 hari, walaupun seorang diri ada banyak hal ingin aku cicipi.

Yang pertama pastinya wajib melihat biota laut wakatobi yang katanya penuh akan warna warni.

Trus lanjut memanjakan lidah dengan keanekaragaman cita rasa nusantara.

Lanjut lagi melihat culture yang pastinya setiap daerah memiliki khasnya masing masing.

4 hari selama di wakatobi,ahh saya rasa banyak lagi yang bisa saya lakukan.

Semoga bisa terpilih bukan hanya berilusi berada di WAKATOBI

3  
Anonim
Anonim
31 October 2018 at 21:03

Saya memang suka traveling, namun traveling saya bersama teman-teman. Jika saya di izinkan untuk traveling ke wakatobi saya bakal explore keindahan yang ada disana dan menikmati kesendirian saya disana, untuk karena alam wakatobi wajib untuk dinikmati keindahannya,  tidak hanya yang di daratan,  melaikan di eksotis bawah lautnya juga sunggu indah. Dan ini akan menjadi pengalaman saya sendiri selama saya berada disana,  dan akan menceritakannya nanti kepada orang yang saya cintai. Cintailah Pariwisata Indonesia, jaga keindahan alamnya,  "kalo bukan kita siapa lagi".

1  
putriayniyah
putriayniyah
31 October 2018 at 21:03

wakatobi adalah surga laut indonesia

bangsa indonesia sangat bersyukur dengan kehadiran surga laut wakatobi yang terletak di sulawesi tengah. banyak hal yang bisa kita lakukan diwakatobi salah satunya adalah berenang diteman dengan banyaknya spesies biota laut yang unik dan lengkap. rasanya seperti mimpi jika aku bisa berenang bersama ikan nemo yang hanya bisa aku lihat ditv film kartun. dan menurut beberapa sumber di sana kita bisa erasakan ketenangan karena disana memiliki angin yang sejuk dan kita bisa melihat keindahan dari atas bukit tomia.kita bisa menyaksikan tarian-tarian khas seperti tarian mborira yang menceritakan tentang seorang laki-laki yang pulang dari perantauan ke desanya untuk melamar seorang gadis dan menjadikannya sebagai istrinya, melakukan kunjungan didesa suku bajo dimana desa ini sangat unik sekali mereka mendirikan rumah mereka diatas laut unik ya sahabat genpi, dan aku penasaran bagaimana cara mereka untuk melakukan aktifitas sehari-hari mereka seperti memasak, mencuci, mandi, dan ada satu hal yang lebih unik dari pada itu menurut sumber yang saya baca anak-anak bahkan bisa bermain sepak bola diatas laut loh... wahh, makin jadi penasaran banget nih buat bisa kesana dan meyaksikan banyaknya keunikan yang ada disana. selain destinasinya diwakatobi juga punya makanan khas nih sababat gempi, coba tebak ? iya betul kasuami, penasaran banget deh pengen nyobain kasuami yang menurut sumber yang aku baca kasuami itu bentuk olahan dari ubi loh, dan mereka menjadikan kasuami itu sebagai makanan pokok untuk para suaminya yang pergi berlayar. wah, seru banget ya kalo bisa kesana dan bisa bercengkraman langsung bersama mereka apalagi disana itu masih jarang banget ada listriknya, isu-isunya sih listriknya nyalanya cuman dari jam6 sore sampe jam 6 pagi. wah seru banget ya, dengan kebiasaan aku yang hidup dijakarta dipenuhi semua fasilitasnya dan listrik 24 jam menjadikan trip kewakatobi menjadi suatu hal yang sangat mengejutkan dan menyenangkan karena disana kita bakalan ngerasain hal-hal yang tidak bisa kita rasakan dikota. selain itu ketika kita berkunjung ke wakatobi kita bisa banyak belajar tentang budaya indonesia. karena aku adalah anak muda indonesia rasanya kurang lengkap kalo belum terbang dan berdiam selama beberapa hari di wakatobi. so, jangan lupa pilih aku ya sahabat genpi

1  
Kadek Hendra Dwi Adi Nata
Kadek Hendra Dwi Adi Nata
31 October 2018 at 20:53

Wah menarik sekali jika ada di Wakatobi selama 4 hari dan hanya sendirian. Itu merupakan tantangan tersendiri buat saya. Wakatobi di kenal dengan wisata bahari yang luar biasa. Tapi ada yg tau gak apa kepanjangan Wakatobi? Nah coba saya jelaskan sekarang.

1  
Kurniawan
Kurniawan
31 October 2018 at 20:51

1.Saya akan menjelajah Wakatobi, menyusuri keindahan alam yang tuhan berikan mengabadikan keindahan alam Wakatobi,lalu membagikan keindahan alam Wakatobi kepada teman, sahabat, keluarga dan dunia saya akan menceritakan pada mereka bahwa alam Wakatobi ituh indah sekali,dan wajib jadi salah 1 tujuan destinasi yang harus dikunjungi.

4  
pungki waluyo
pungki waluyo
31 October 2018 at 20:48

sepanjang perjalanan saya selama ini hampir sebagian besar saya habiskan sendiri atau kata orang biasanya disebutnya solo traveler. Bukan karena tdk

0  
Anonim
Anonim
31 October 2018 at 20:43

Berada di tempat baru yang saya sendiri belum pernah datengin itu rasanya sedikit khawatir, apalagi saya disana 4 hari waktu yang cukup lama, tapi buat para traveller tak masalah kalo harus solo travel di wakatobi selama 4 hari. saya disana harus bisa berkomunikasi dengan warga sekitar. dan jangan bosen bosen untuk mencari informasi tentang tempat wisata atau pun budaya wakatobi di internet jadi saya punya referensi disana mau kemana aja dan apa yang saya akan lakukan disana. banyak membuka media sosial seperti instagram untuk mencari teman yang berdomisili di wakatobi

0  
Mulya Adi Pradana
Mulya Adi Pradana
31 October 2018 at 20:39

1. Explore wisata alamnya dan ga lupa buat promosiin lewat media sosial

2. Belajar budaya asli sana buat nambah wawasan dan ikut melestarikan budayanya

3. Nganalisis keadaan disana buat pengembangan wisata kedepannya

Cukup sekian dan terima kasih, semoga bisa menang dan berangkat ke Wakatobi, aamiin

2  
Anonim
Anonim
31 October 2018 at 20:37

Saya akan mengeksplor setiap sudut dari Wakatobi dan sekitarnya.

Saya juga akan berinteraksi dengan masyarakat setempat dan mencoba membangun relasi yang baik untuk meningkatkan kesadaran wisata dari masyarakat dalam hal pengenalan kebudayaan, kebiasaan dan warisan budaya untuk dapat dikenalkan kepada masyarakat Indonesia termasuk didalamya usaha untuk memeliharanya.

0