Khawatir Kena 'Semprit' KPI, Deddy Corbuzier Batal Syahadat di TV

Deddy Corbuzier urung syahadat LIVE di Hitam-Putih lantaran enggan kena semprit KPI (Foto : Istimewa)
Deddy Corbuzier urung syahadat LIVE di Hitam-Putih lantaran enggan kena semprit KPI (Foto : Istimewa)

GenPI.co - Rencana Deddy Corbuzier menjadi seorang Mualaf sudah sangat matang, dirinya akan mengucapkan dua kalimat syahadat itu pada Jumat, (21/6). Orang yang akan mendampingi dirinya saat mengucap syahadat adalah Ustaz Miftha Maulana atau Gus Miftha. Meski demikian, Deddy membatalkan niatnya bersyahadat di acara talkshow yang dipandunya, Hitam-Putih. Apa pasal?

Baca juga :

Alhamdulillah, Deddy Corbuzier Akan Jadi Mualaf 

Wow! 5 Olahan Es Takjil Bikin Kulitmu Sehat Berseri 

Cuma Seminggu, Dijamin Kulit Lebih Putih untuk Idul Fitri 2019 

Awalnya Gus Miftha sebagai pendamping Deddy mengatakan jika memang benar pria berkepala plontos itu bakal jadi mualaf di acara Hitam-Putih. Namun Deddy membatalkannya sebab tak ingin acara tersebut mendapat 'sempritan' dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). "Toh awalnya bukan keinginan Deddy, bukan keinginan saya (untuk live). Tapi keinginan orang-orang untuk syiar. Cuma enggak boleh karena KPI. Jadi awalnya emang mau di Hitam Putih, cuma enggak boleh sama KPI," ungkap Gus Miftah, seperti dikutip dari Triibun.

Banyak kabar yang beredar bahwa keinginannya menjadi mualaf lantaran ingin menikah dengan gadis pujaannya, Sabrina Chairunissa. Namun hal tersebut di bantah oleh Deddy Corbuzier dan Gus Miftha. Gus Miftha adalah seorang guru pengajar Deddy dalam mendalami agama Islam. Diketahui, Deddy sudah delapan bulan lamanya memantapkan diri menjadi seorang muslim. Gus Miftha juga mengtakan proses Deddy akan mengucapkan dua kalimat syahadat ini tidak berlangsung tertutup. "Enggak kok. Mau ditutupi kayak apa, sekelas Deddy pasti akan ketahuan kok. Didoakan saja ya. Untuk lokasinya, kita masih mencari alternatif, yang saya kira-kira bisa, dia juga bisa. Kalau enggak di Jakarta, ya di pondoknya Gus," tutup Gus Miftah.




RELATED NEWS