Bahaya Baby Blues Meresahkan, Ingat 3 Solusi Ini Bunda

Bahaya Baby Blues Meresahkan, Ingat 3 Solusi Ini Bunda - GenPI.co
Ilustrasi baby blues (Foto: Freepik)

GenPI.co - Kondisi baby blues sering dialami perempuan pada 2 minggu usai melahirkan. Kondisi ini ditandai dengan gejala seperti mood swing yang menyebabkan ibu menangis dan merasa depresi.

Selain itu, diikuti dengan Ibu yang mudah marah dan muncul rasa takut yang tidak beralasan. Merasa kelelahan, sulit tidur dan sering sakit kepala.

Jika suami atau istri tampak mudah tersinggung, menarik diri, atau murung selama lebih dari dua minggu pada satu waktu, itu bisa menjadi tanda baby blues atau postpartum depression (PPD). Hal itu harus segera diatasi dan tidak boleh diabaikan.

BACA JUGA:  Bumil Wajib Tahu, 3 Asupan Gizi Bantu Pertumbuhan Rambut Bayi

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, di bawah ini terdapat 3 solusi yang harus diingat dilansir dari Healthy Guide. Apa saja?

1. Kenali tanda bahaya 

BACA JUGA:  Perut Kembali Singset Setelah Melahirkan Hanya dengan 3 Cara

Penting untuk membiasakan diri dengan apa sebenarnya gejala PPD, termasuk perasaan sedih atau putus asa, perubahan suasana hati, jeritan tangis, dan kehilangan nafsu makan.

Dalam kasus lain, orang tua dengan PPD mungkin mengungkapkan kekhawatiran atas menyakiti diri sendiri atau bayi. Pada titik ini, Anda harus segera menghubungi dokter.

BACA JUGA:  Sering Tak Disadari, Perempuan Wajib Tahu 5 Tanda Kehamilan!

Apabila pasangan berbicara tentang merasa kewalahan, atau mengungkapkan kekhawatiran bahwa dia tidak dapat menjalin ikatan dengan bayi, itu tanda bahaya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya