Habibie-Ainun, Kisah Cinta Melegenda Dari Dunia Hingga ke Surga

Habibie-Ainun, Kisah Cinta Melegenda Dari Dunia Hingga ke Surga - GenPI.co
BJ Habibie dan Hasri Ainun, kisah cinta yang melegenda dari Indonesia (Foto : Okezone)

Bahkan setelah Ainun pergi untuk selama-lamanya, Habibie tetap setiap kepada kekasih dunia akhiratnya itu. Habibie sering terlihat berada di kompleks Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta untuk menengok kuburan istrinya.

Ada beberapa kisah manis usai Ainun pergi menghadap Tuhan YME, selain Habibie yang setia selalu berada di sisinya hingga kini dirinya pun wafat. Kisah apa saja? Simak rangkumannya dari berbagai sumber berikut ini. 

Membuat Puisi Khusus Untuk Ainun

Presiden ke-3 RI ini memang sangat romantis, meski istri yang dicintai nya telah tiada namun tetap masih terkenang di hatinya. Ia sempat menuliskan puisi untuk Ainun. Berikut Puisi Cinta Sejati itu.

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu. Karena aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya, dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada, aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang, tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik. Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan, kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya, kau dulu tiada untukku dan sekarang kembali tiada.
Selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku, selamat jalan calon bidadari surgaku

-Bacharuddin Jusuf Habibie-

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya