Dear Diary

Sebuah Adegan...

Sebuah Adegan... - GenPI.co
Lucy terpikul melihat marin berduaan dengan perempuan lain di kamar mereka. (Foto: Elements Envato)

"well done.. well done" suara membahana diiringi derai tepuk tangan. "Aksi yang bagus Diana.. bagus sekali" Ungkap pria paruh baya bertopi yang sedari tadi duduk di kursi sutradara sembari menyaksikan adegan itu. "Sudah kaurekam semuannya?"  Pria di sampingnya mengangguk, "Kamera bekerja dengan baik, pak! "

"Oke sampai di sini, break satu jam sebelum adegan selanjutnya," kata sang stradara sambil bangkit berdiri dari kursi kebesarannya. " Dan kau, cantik," serunya kepada Diana, "kau boleh pulang malam ini, take untukmu akan diambil dua hari dari sekarang."

Diana tak memperhatikan. Ia terus larut dalam dekap peluk lelaki yang entah bernama Martin itu.

"Aktingmu sungguh memukau, Diana, aku bangga padamu," sang lelaki berbicara sambil berbisik. Diana tersenyum manja, memberikan kecupan kecil di kening sang lelaki dan kemudian membalas bisikannya.

"Ayo ke ruangan belakang,"

Lampu temaram di ruang keluarga  pada sebuah rumah belum juga padam. Harry kembali melongok sebuah jam kecil di samping sofa tempat ia duduk.

"Sudah pukul 3 lewat, Diana belum pulang.." Ia bergumam sendiri. Matanya lalu tertuju pada sosok kecil yang tengah tertidur pulas di pangkuannya.

"Ayo kita ke kamarmu nak, tampaknya rencana piknik kita besok gagal," ungkap Harry sambil membopong tubuh putrinya itu menuju tangga.(*)

Video populer saat ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara