Dear Diary

Suatu Hari Nanti Akan Kubuktikan Bahwa Penolakanmu Salah

 Ilustrasi broken home. Foto: bialasiewicz/Elementsenvato
Ilustrasi broken home. Foto: bialasiewicz/Elementsenvato

GenPI.co - Siapa pun tidak pernah bisa memilih dari keluarga mana mereka akan dilahirkan dan dibesarkan.

Begitu juga dengan aku yang harus menerima kenyataan bahwa keluargaku broken home.

BACA JUGA: Ilmuwan Indonesia Catat Sejarah Penting soal Virus Corona

Mau bagaimana juga nyatanya aku tidak bisa memungkiri hal tersebut. Keluarga yang aku miliki sangat harmonis.

Namun, itu dulu sebelum ayahku memutuskan untuk menikah lagi. Saat itu aku masih duduk di kelas enam sekolah dasar.

ADVERTISEMENT

Banyak yang berubah? Yang aku rasakan tidak. Hanya saja rumah selalu terasa sepi karena hanya ada aku, kakak perempuanku, dan ibu.

Ibu pernah berkata padaku. Karena aku hanya anak cowok satu-satunya di rumah, Ibu berharap aku memiliki rasa tanggung jawab yang baik walau hanya seorang anak bungsu.

Walau tidak memiliki keluarga yang utuh dan kerap dibandingkan dengan kakakku yang memang jauh lebih unggul dalam segala hal, aku tetap berusaha menjalani hidup dengan baik.


Reporter : Asahi Asry Larasati

Redaktur : Ragil Ugeng

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Dear Diary Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING