Dear Diary

Suatu Hari Nanti Akan Kubuktikan Bahwa Penolakanmu Salah

 Ilustrasi broken home. Foto: bialasiewicz/Elementsenvato
Ilustrasi broken home. Foto: bialasiewicz/Elementsenvato

"Itu mahal ya, Bu?" tanyaku dengan wajah bingung

"Mahal banget. Zaman dulu bisa empat kali lipat harganya dibanding normal. Ayah kamu sampai cari pinjaman ke mana- mana, berjuang untuk jagoannya bisa lahir ke dunia," jawab ibu sambil terus mengelus kepalaku.

"Kalau ayah sayang, kenapa ayah pergi, Bu?" tanyaku sambil melihat wajah ibu

"Ayah nggak pernah pergi. Selamanya ia akan tetap menjadi ayah kamu. Yang pasti kamu harus kuat,"

Hari itu aku tidak pernah mengerti apa pun. Namun, aku merasa ada hati yang sedang tersayat bila kembali menceritakan hal tersebut.

loading...

Aku sangat bersyukur memiliki ibu yang kuat membesarkan aku dan kakak seorang diri.

Hingga suatu hari, saat aku sudah masuk dunia perkuliahan, aku mulai bisa merasakan jatuh hati pada seorang wanita yang aku sukai di kampus.

Wajahnya yang imut dan memiliki suara merdu serasa menghipnotis aku untuk ingin lebih dekat dengannya. Sampai aku mencoba untuk berusaha mendekatinya.


Reporter : Asahi Asry Larasati

Redaktur : Ragil Ugeng

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Dear Diary Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING