Tidak Hanya Depresi, Kopi Juga Dapat Sebabkan Wanita Sulit Hamil

Tidak Hanya Depresi, Kopi Juga Dapat Sebabkan Wanita Sulit Hamil. Foto: cleo singapore
Tidak Hanya Depresi, Kopi Juga Dapat Sebabkan Wanita Sulit Hamil. Foto: cleo singapore

GenPI.co - Penikmat kopi kini tidak hanya bagi pria saja, namun juga wanita. Tidak hanya menghilangkan rasa kantuk, ternyata kopi juga manjur untuk mendongkrak semangat kerja.

Jika kamu merasa lelah, tak ada salahnya untuk menyeruput secangkir kopi saat jam makan siang di kantor ataupun di rumah.

BACA JUGA: Jangan Ketergantungan Kopi, Efeknya Bikin Melek Tidak Tahan Lama

Dilansir dari Boldksy, dalam sebuah penelitian mengungkap kopi dapat memberikan stamina jika dikonsumsi saat jam makan siang. Hal ini dikarenakan kandungan zat kimia kopi berperan dalam mengurangi rasa kantuk sehingga tidak membiarkan otak menerima adenosin.

Namun, perlu diperhatikan khususnya bagi wanita yang suka mengonsumsi kopi berlebih terdapat beberapa dampak buruk untuk kesehatan. Berikut adalah 3 efek buruk terlalu banyak mengonsumsi kopi pada wanita, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber.

Menyebabkan depresi

Kafein dapat memengaruhi produksi dopamine yang membuat perempuan menjadi ketergantungan dan mempengaruhi mood. Minum kopi teralu banyak dapat menyebabkan perempuan merasa tertekan dan sedih, hingga berujung depresi.

Tidak subur

Mengonsumsi kopi terlalu banyak dapat menyebabkan penyakit pada tuba falopi dan endometriosis pada perempuan. Penyakit ini menyebabkan masalah kesuburan dan membuat perempuan sulit hamil.

ADVERTISEMENT

BACA JUGA: Mana yang Lebih Aman untuk Dikonsumsi: Kopi Arabika atau Robusta?

Osteoporosis

Asupan kafein yang terlalu tinggi dapat menyebabkan tubuh kehilangan kalsium, sehingga memengaruhi kesehatan tulang. Minum kopi terlalu banyak bisa menyebabkan osteoporosis pada perempuan. (*)

Simak video berikut ini:


Reporter : Asahi Asry Larasati

Redaktur : Irwina Istiqomah

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Musikpedia Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING