Duit Cekak Wisata 60 Hari, Traveler Deni Beri Triknya

Minim uang, bisa pesiar kok
Minim uang, bisa pesiar kok

Banyak alasan sesorang ingin melakukan perjalanan wisata, mulai dari alasan rutinitas yang membuat lelah sampai pada kegiatan yang memang telah diagendakan sebelumnya. 

Namun terkadang keinginan traveling harus kandas dengan permasalahan klasik, yakni keuangan yang minim.

Ketika menemukan masalah tersebut ada baiknya kamu bisa meniru cerita dari Deni Setiawan, seorang traveler yang tidak pernah bermasalah persoalan bujet minim.

Menurutnya, memiliki hobi jalan-jalan bukan hal yang salah, sebab seseorang butuh waktu santai tanpa diberatkan persoalan rutinitas.

“Dengan traveling saya juga mendapatkan hal-hal baru. Bisa bertemu dengan orang baru dan menjadi teman. Ketika sudah berteman, lalu akan punya link di setiap daerah yang kita temuin. Nantinya pertemanan akan bisa ke arah yang lebih positif. Bisa lagi kea rah bisnis,” ucapnya saat ditemui tim GenPI.co di Kopi Nalar, Jalan Prof Joko Suntono, Petogongan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Deni pun menceritakan perjalanannya saat berpergian selama 60 hari dengan pengeluaran yang minim. Selama ia traveling selalu tidak pernah mengeluarkan uang yang berlebihan. 

Perjalanan dari Jakarta menuju ke kota Ambon, Provinsi Maluku, menggunakan pesawat. Hal pertama yang dilakukan mengeksplor Pantai Morela, Pantai Niang, Pantai Natsepa. Untuk keindahannya tidak diragukan lagi. Setelah itu lanjut ke pulau Kei, Banda Neira. Selesai di Ambon.


Lanjut ke Malang dengan menggunakan kapal selama 3 hari, lanjut lagi ke Surabaya menggunakan Bus, lalu ke Banyuwangi, ke Bali, dan pelabuhan terakhir di Yogyakarta.


Reporter : Anggi Agustiani

Redaktur : Linda Teti Cordina

RELATED NEWS