Liputan Khusus

Olah Sampah Plastik Jadi Bernilai Guna Dengan Metode Ecobricks

Olah Sampah Plastik Jadi Bernilai Guna Dengan Metode Ecobricks - GenPI.co
Hasil Metode Ecobricks (Sumber IG: ecobricks.plastic.solved)

GenPI.co -- Terdapat berbagai cara untuk mengolah sampah plastik menjadi barang yang bernilai guna. Salah satunya adalah mengolah sampah plastik dengan metode ecobricks, yang dikenalkan oleh Gede Praja Mahardika, pemuda asal Buleleng. Bersama komunitasnya yaitu Komunitas Sahabat Bumi, Gede memperkenalkan ecobricks dengan mengadakan sosialisasi ke sekolah-sekolah di Denpasar dan Buleleng. Motivasinya adalah mengurangi sampah plastik agar tidak mencemari lingkungan.

"Ini tidak hanya mengajak masyarakat untuk membuat ecobrics tapi juga bertanggung jawab pada plastik yang digunakan," katanya. Gede mulai mengenal ecobricks dari bulan November 2016 lewat YouTube. Cara pembuatannya pun sederhana, hanya dengan memanfaatkan botol air mineral, sampah plastik dan stik bambu yang digunakan untuk menumbuk sampah plastik.

"Pertama kasih dulu kresek berwarna sebagai dasar. Sampah plastik yang ukuran besar agar gampang dipadatkan gunakan stik bambu," imbuhnya Jika sampah plastik sudah benar-benar padat maka ecobricks ini bisa dikatakan sudah jadi. Selanjutnya ecobricks tersebut bisa dibuat berbagai macam produk seperti lego, kursi, meja, bahkan dinding rumah sebagai pengganti batu bata.

Waktu yang dibutuhkan untuk membuat satu botol ecobricks minimal 30 menit tergantung sampah plastik yang ada. Selain plastik, bahan lain yang bisa diolah dengan metode ecobricks adalah tisu basah, popok, pembalut, pasta gigi, dan styrofoam.

"Di luar negeri penggunaan ecobricks ini sangat masif sebagai pengganti batu bata. Berat ecobricks ini berkisar antar 200 gram hingga 600 gram. Indonesia adalah negara kedua setelah Filiphina yang menggunakan ini. Karena yang pertama membuat ini namanya Russel Maier dari sana dan tinggal di Ubud. Dan untuk di Indonesia sudah booming di Jogja sejak tahun 2016," katanya.

Hingga saat ini Gede masih terus menyosialisasikan ecobricks ini di sekolah-sekolah baik SD maupun SMP. Dirinya berharap semoga semangatnya untuk memerangi sampah plastik tidak pernah padam, karena bagi Gede, berkarya, berbuat, bermanfaat dan berdoa, adalah sebuah kebangggaan tersendri.

Berita Selanjutnya

GenPI.co Nusantara

Jatim Jogja Bali Banten