Yuk Intip Karya Seni Rupa Bertema Teknologi di Era Milenial

Lukisan berjudul ‘Indonesia Darurat Narkoba’ karya Rusli, dipajang di pameran Ilusi Dalam Rupa di Anjung Seni Idrus Tintin Pekanbaru (Foto Heru Maindikali).
Lukisan berjudul ‘Indonesia Darurat Narkoba’ karya Rusli, dipajang di pameran Ilusi Dalam Rupa di Anjung Seni Idrus Tintin Pekanbaru (Foto Heru Maindikali).

GenPI.co - Karya Seni Rupa Bertema Teknologi milik Kodri Johan perupa dari kabupaten Kepulauan Meranti Riau, melukiskan fenomena kemajuan teknologi di era milenial. Menurutnya teknologi saat ini banyak membawa manfaat positif bagi perkembangan zaman dari masa ke masa, namun tidak sedikit pula berpengaruh buruk yang menjadi bumerang bagi generasi berikutnya.

Kondisi inilah yang mejadi alasan Johan untuk menuangkan idenya ke dalam media kanvas dan aclyric ukuran 120cm x 150 cm. Karyanya di tampilkan pada pameran seni rupa Ilusi Dalam Rupa. Menaja tema Seni 'Rupa Riau Menyongsong Milenial'. Ditaja oleh Dinas Pariwisata Riau di Anjung Seni Idrus Tintin Pekanbaru.

Karya seni rupa garapan Johan, berwarna hitam putih, ia memilih judul ‘Dilema’. Di lukisannya tergambar tiga orang anak kecil berdiri di depan pintu sembari memperhatikan putaran arah waktu. Dikelilingi berbagai logo media sosial seperti, facebook, twitter, Youtube, Instagram dan aplikasi WhatsApp.

Yuk Intip Karya Seni Rupa Bertema Teknologi di Era Milenial
Lukisan berjudul ‘Dilema’ karya Kodri Johan, dipajang di pameran Ilusi Dalam Rupa di Anjung Seni Idrus Tintin Pekanbaru (Foto Heru Maindikali)

Johan mengungkapkan, karya seni rupa yang pamerkanya itu juga mengkisahkan, demi mencapai tujuan kehidupan sejati harus melalui proses perjalanan panjang dan melelahkan. Dimana perjalanan itu berliku dan penuh ancaman di setiap langkah kehidupan.

loading...

“Dilema kadang memaksa kita untuk menjadi ragu, kaku, hingga takut untuk memutuskan kemana arah kaki harus melangkah,” kata Johan, saat memberikan keterangan tertulisnya kepada GenPI. co, Kamis (25/4/2019).

“Apakah kita tetap memegang teguh tradisi yang telah di wariskan sejak lama atau mengikuti arus, dimana kemajuan teknologi menjadi barometer yang dapat mempermudah masyarakat untuk berinteraksi, berbagi, serta mendapatkan semua informasi melalui media online tanpa terbatasi oleh jarak waktu,” katanya lagi.

Dalam karyanya, Johan juga mencoba menyampaikan pesan tentang setiap lembar kisah perjalanan kehidupan diatas muka bumi yang tak mampu menafikan adanya suatu masa, sebuah fase dimana manusia lebih cenderung bersifat statistis, pasif dan konservasif.


Redaktur : Maulin Nastria

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING