Akses WhatsApp dan Sosmed Dibatasi, Hati-Hati Pakai VPN!

Ilustrasi
Ilustrasi

GenPI.co - Aksi damai 22 Mei berujung pada pembatasan akses daring sosial media seperti Whatsapp, IG dan Facebook. Langkah tersebut dilakukan Kemenkopolhukam dan Kemkominfo untuk mencegah penyeberluasan foto dan video hoax terkait aksi tersebut. 

Kendati demikian, netizen pun berhasil mengatasi gangguan tersebut dengan layanan VPN. Fitur VPN atau virtual private network merupakan jaringan pribadi yang menggunakan medium nonpribadi (internet) untuk menghubungkan antar remote-site secara aman.

Solusi VPN dapat digunakan karena mudah diunggah dan gratis. VPN kerap digunakan untuk membuka layanan streaming yang diblokir di luar negeri atau belum tersedia di negara tersebut. Namun, menurut laporan situs SaferVPN pengguna harus berhati-hati dalam menggunakan VPN. 

Hal ini disebabkan aplikasi gratis tersebut memungkinkan pihak ketiga yang jahat atau hacker untuk menyelinap melalui data pribadi pengguna VPN atau lebih buruk lagi. Selain itu juga kabarnya, aplikasi VPN mampu membiarkan orang lain menggunakan koneksi internet Anda untuk melakukan kegiatan ilegal di website.

"VPN gratis dapat mencatat dan melacak semua konten Anda, alamat IP Anda, jenis situs yang Anda kunjungi. Anda mungkin mengalami kecepatan jelajah yang lambat, koneksi yang tidak stabil, batas penggunaan data, dan enkripsi yang ketinggalan zaman," tulis situs Safer VPN.

Baca juga:

Harap Bersabar Ini Cobaan, 3 Hari Medsos Tak Bisa Diakses

Pemerintah Sengaja Batasi Akses Sosial Media Untuk Redam Hoaks

Dikatakan situs tersebut, dampak yang paling buruk dari layanan gratis VPN ini, hacker akan menjual informasi pribadi penggunanya kepada pihak ketiga, bahkan ada yang sampai menempatkan iklan tambahan.

Hati-hati menggunakan VPN!


Simak juga video ini:


Reporter: Hafid Arsyid

Redaktur: Maulin Nastria

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER