Cari Workspace Untuk Online Atau Nongkrong Di Palembang? Yuk Ke La Cete

Ruang La Cete di Palembang (Sumber foto: GenPI.co/ Robby Sunata)
Ruang La Cete di Palembang (Sumber foto: GenPI.co/ Robby Sunata)

GenPI.co — Tak hanya di ibu kota, kini Palembang juga memiliki workspace yang bernama La Cete untuk kawula muda. Palembang diketahui sedang menggeliat. Pembangunan berkembang pesat, dan anak mudanya pun menciptakan banyak ruang untuk mengekspresikan sisi kreatif mereka sendiri. Salah satu ruang istimewa yang tercipta itu adalah La Cete.

Berdiri sejak bulan Juli tahun 2018 lalu, La Cete menyediakan ruangan yang lega dan hangat bagi anak muda untuk menyelesaikan tugas sekolah atau tugas kantor mereka. 

Dominasi warna putih dan ruang lega tanpa sekat juga memberikan kesan positif bagi proses kreatif yang berlangsung dalam benak masing-masing pengunjung.

Salah satu barista tengah menyiapkan minuman untuk pengunjung di La Cete (Sumber foto: GenPI.co/ Robby Sunata)

La Cete menyajikan berbagai jenis minuman. Ada wedang uwuh yang didatangkan langsung dari Yogyakarta. Ada pula minuman coklat seperti coklat tenang jiwa, yaitu coklat batang yang dicairkan di dalam krim panas. Lainnya adalah Soklat beghendam dan Soklat dududu.

Teh hitam, Teh putih, dan Teh Susu tidak ketinggalan dihadirkan bagi para penggemar teh. Lalu ada Tubruk, Espresso, dan Vietnam drip dengan pilihan Biji dari kostarika, arabika guatemala, arabika endikat, dan lain-lain.

Teh menjadi salah satu menu di La Cete di Palembang (Sumber foto: GenPI.co/ Robby Sunata)

Ngobrol panjang sampai kelaparan? Tenang, ada mie nyamar, nasgor ceria, dan kentang senang. Harganya pun bersahabat, minuman diberi harga antara Rp 12.000 sampai Rp 23.000 sementara makanan dibanderol Rp 10.000 sampai Rp 17.000.

Kekuatan La Cete terletak pada tiga hal, pertama lokasinya yang berada tepat di tepi jalan namun karena ada beberapa pohon besar di halaman membuat kafe di lantai dua ini tetap terasa tenang dan privat. 

Salah satu tempat duduk atau sofa di La Cete di Palembang (Sumber foto: GenPI.co/ Robby Sunata)

Keunggulan kedua adalah minimnya penataan interpretasi malah menghasilkan suasana sederhana yang membuatnya lebih terasa seperti rumah daripada kafe modern kekinian. 

Selain itu,  letak La Cete yang berada dalam Lingkungan pemukiman lama kaum papan atas Palembang. Suasana Palembang di masa lalu terasa sekali disini.

La Cete buka mulai dari pukul 11.00 sampai pukul 22.00. Lokasi di Jalan Bangau, di lantai dua sebuah rumah bergaya arsitektur tahun 1970an. 

Setiap bulan La Cete menggelar dua kali acara komunitas yang membuat ruangnya penuh. Traveler yang sedang melancong di Palembang wajib mampir kesini.

Reporter: Robby Sunata

Redaktur: Maulin Nastria

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Annissa Nur Jannah
Reporter
Annissa Nur Jannah

KULINER