Unik, Satu Keluarga di Aceh Masuk Islam Gara-gara Sandal

Unik dan berkesan, satu keluarga di Aceh masuk Islam gara-gara sandal (Foto : Istimewa)
Unik dan berkesan, satu keluarga di Aceh masuk Islam gara-gara sandal (Foto : Istimewa)

GenPI.co - Satu keluarga yang menganut agama Katholik di Dusun Sigarap, Desa Sikoran Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil, memutuskan bersyahadat setelah mereka melihat kebiasaan muslim yang membuka sandal atau alas kaki lain ketika memasuki Masjid. Hal itu diungkapkan oleh Teungku Jamaluddin, seorang ustaz yang membimbing mereka jadi mualaf. Adanya keseragaman dalam Islam juga menyentuh hati keluarga tersebut. Apalagi melihat muslim berbondong-bondong ke rumah ibadah dengan mukena hingga sarung. Menghilangkan perbedaan kaya dan miskin.

Baca juga :

Saat Aktor Hollywood Van Damme Ikuti Cara Sehat Nabi Muhammad SAW 

Ini 5 Ancaman Parah yang Pernah Diterima Jokowi, Sabar ya, Pak 

Sejak Tiket Naik, Ada 3.913 Pembatalan Penerbangan ke Palembang 

Selain itu, ajaran Islam yang selalu mensucikan diri lewat air wudhu juga menjadi perhatian mereka. Menurut keluarga yang terdiri dari Tias Mida Sitorus (orang tua perempuan), Rika Maria Malau, Reno Josep Malau, Romiana Maria Malau, dan Rikki Neysyen Josep Malau, Islam betul-betul selektif mengajarkan dan memilih hal-hal yang suci bahkan makanan. Tias mengatakan, sejak ditinggal sang suami 5 tahun lalu, dirinya merasa penuh kebimbangan hingga akhirnya terpanggil masuk Islam lantaran tetangganya yang muslim amat baik kepada keluarganya.

Meski demikian Ustaz Jamaluddin mengakui jika pemerintah setempat kurang memberikan bantuan biaya kebutuhan pembinaan untuk mualaf. Karena itu Jamaluddin mengimbau agar instansi terkait menangani santunan dan bantuan untuk mereka yang baru memeluk Islam seperti kajian mualaf hingga mukena dan sarung. Selama ini bantuan hanya berasal dari masyarakat muslim yang memiliki kemampuan lebih, demikian seperti dilansir Dakwatuna. Semoga saja harapan Ustaz Jamaluddin segera direalisasikan oleh pejabat setempat ya, guys.



Tonton lagi :


RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Hafid Arsyid
Reporter
Hafid Arsyid

KULINER