Belajar dari Etika, ini 5 Kondisi yang Bisa Picu Bunuh Diri

Ada 5 kondisi psikologis yang perlu diwaspadi, karena berpotensi melakukan unuh diri. (Foto: Yahoo.com)
Ada 5 kondisi psikologis yang perlu diwaspadi, karena berpotensi melakukan unuh diri. (Foto: Yahoo.com)

GenPi.co – Youtuber terkenal  yang dikenal dengan nama Etika ditemukan dalam keadaan tak bernyawa mwngambang di sungai timur Manhattan baru-baru ini . Etika diduga tewas bunuh diri karena depresi. 

Bunuh diri memang kerap menjadi pilihan sebagai jalan keluar dari masalah yang dihadapi dalam hidup. Rumitnya kehidupan menyebabkan kondisi psikologis tertentu, yang kemudian berujung pada tindakan bunuh diri.

 Untuk menghindari hal tersebut terjadi kepada kita dan orang-orang terdekat, penting untuk mengetahui kondisi psikologis yang memicu bunuh diri. 

Berikut 5 kondisi psikologis yang perlu diwaspadi, karena berpotensi melakukan unuh diri.

Baca juga:

Youtuber Etika Ditemukan Tewas, Diduga Bunuh Diri 

Joanna Palani, Sniper Cantik yang Menghabisi 100 Tentara ISIS 

Etika Alami Masalah Mental Karena Medsos? 

Penderita depresi

Depresi merupakan rasa sedih yang melanda seseorang secara berkepanjangan, putus harapan, dan merasa tidak berharga. Kondisi tersebut membuat seseorang tidak peduli pada tanggungjawabnya, lingkungan sekitarnya, dan orang di sekelilingnya. Penderita depresi sangat berpotensi untuk bunuh diri, karena merasa bahwa hidupnya tidak memiliki arti.

Penderita tekanan sosial dan mental

Tekanan sosial berupa permohonan, tuntutan, perintah, dan sejenisnya dapat menyebabkan mental seseorang tertekan. Jika kondisi tersebut tidak diatasi dengan cara yang benar, besar kemungkinannya bagi si penderita untuk memilih bunuh diri. Maka dari itu, penderita tekanan sosial dan mental perlu dirangkul, agar bisa bercerita dan menyampaikan keluhannya.

Pribadi yang tertutup

Pribadi introvert, penyendiri, atau tertutup rentan memilih bunuh diri sebagai jalan keluar dari masalahnya. Pribadi tertutup akan cenderung menyimpan problemnya sendiri. Namun, jika dirinya sudah tidak mampu menanggungnya, maka bunuh diri bisa saja menjadi pilihannya. Kemungkinan untuk memilih bunuh diri semakin besar apabila disertai dengan tekanan mental dan depresi.

Penderita Bipolar

Bipolar merupakan jenis gangguan mental yang ditandai dengan perubahan emosi yang drastis. Seseorang yang menderita bipolar dapat merasakan gejala mania (sangat senang) dan depresif (sangat terpuruk) dengan jeda yang sangat singkat. Jenis gangguan mental tersebut bisa memicu keinginan bunuh diri secara tidak sadar. Bahkan, beberapa di antaranya terjebak halusinasi yang mencelakakan dirinya sendiri. 

Pecandu Akohol dan obat terlarang

 Alkohol dan obat-obatan terlarang menjadi pelarian bagi orang-orang yang depresi dan memiliki kehidupan yang rumit. Meski demikian, barang-barang tersebut hanya memberikan kebahagiaan dan ketenangan sesaat. Dalam situasi tertentu, dampak alkohol maupun obat terlarang bisa mengarahkan pelakunya untuk bunuh diri.

Simak juga video menarik berikut


Reporter : Yasserina Rawie

Redaktur : Paskalis Yuri Alfred

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Hafid Arsyid
Reporter
Hafid Arsyid

KULINER