Tampil Gaya dengan Batik ‘Tabrak Motif’, Begini Caranya!

Koleksi batik yang menggunakan cross pattern (Foto: Istimewa)
Koleksi batik yang menggunakan cross pattern (Foto: Istimewa)

Batik sudah bertransformasi ke dalam padu padan gaya yang modern. Meninggalkan kesan kuno, saat ini banyak orang yang melakukan modifikasi terhadap batik, mulai  dari  kombinasi permainan warna hingga corak. Bahkan saat ini muncul trend cross pattern atau tabrak motif yang disukai kalangan anak muda.

Namun bagaimanakah seharusnya trend tabrak warna dan motif ini dilakukan? Apa yang harus diperhatikan?

Dilansir dari JawaPos.com, desainer Denny Wirawan mengatakan sah-sah saja melakukan tabrak warna dan motif pada batik. Terlebih di era sekarang trend fashion semakin dinamis dan dipengaruhi oleh hadirnya beragam motif dari luar. Dengan adanya trend cross pattern atau tabrak motif ini menurutnya justru melengkapi nilai artistik pada tampilan busana.

"Tabrak motif dan warna sah sah aja. Seperti signature saya juga banyak menggunakan konsep cross pattern. Yang diperlukan adalah harmonisasi yang indah, dan bisa diterima dengan baik oleh mata," ungkap Denny.

Walaupun demikian, menurutnya trend tabrak motif dan warna ini juga tidak asal. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah seseorang harus memahami bentuk badan dan karakter. Misalnya jika punya pembawaan yang tomboy atau boyish, jangan dipaksakan memakai warna yang girly dan full color, begitupun sebaliknya.

Yang kedua, diperlukan percaya diri dan kenyamanan. Saat menggunakan padu padan batik dengan motif yang berbeda, memang tidak ada batasan khusus. Yang terpenting baju tersebut mampu memberikan rasa nyaman dan percaya diri si pemakainya. Hal lain adalah kesesuaian acara, contohnya saat menghadiri acara formal harus menghindari corak yang kasar.

"Kombinasi beberapa warna motif dalam satu look boleh aja asal tau keserasian. Sekarang sudah gak ada batasan, orang mau pake gaya grunch ato disconstruction bisa cantik kalo cara perpaduannya benar dan pede," tuturnya.

Senada dengan Denny, perancang senior untuk label Alleira, Zakaria Hamzah pun juga mengatakan tabrak warna itu boleh saja. Menurutnya batik tradisional akan mudah diterima oleh kalangan anak muda apabila terdapat modifikasi, contohnya padu padan warna. Ia menyarankan untuk menggunakan warna dasar seperti putih, hitam dan abu-abu agar aman dipadankan dengan segala warna baju.

"Cross color sah-sah aja karena anak muda jaman sekarang cenderung ekspresif. Mereka melihat busana sebagai cerminan jati diri. Numun yang diperhatikan adalah karakter, kalo warna itu cocok kenapa gak. Semuanya harus dilakukan dengan cara yang pas," imbuhnya.

Reporter: Hafid Arsyid

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS

KULINER

My Trip Story

Oleh:
Anggi Agustiani
Reporter