Stories: Share your traveling moment!

Ini Jenis Traveling yang Bisa Kamu Jalani Sebelum Usia 30 Tahun

Traveling sebelum usia 30 tahun. (Foto: Magazine Job Like)
Traveling sebelum usia 30 tahun. (Foto: Magazine Job Like)

Traveling memang tidak mengenal usia. Dalam usia berapa pun, kita bisa saja menjelajahi banyak tempat. Hanya satu modalnya; kesehatan prima.

Namun jika dikait-kaitkan dengan usia, anggapan umumnya adalah traveling yang membutuhkan effort khusus sebaiknya dilakukan sebelum berumur 30 tahun. Pasalnya, pada usia tersebut dan seterusnya kita akan disibukkan dengan urusan mengembangkan karir dan prioritas pekerjaan.

Lantas apa saja jenis traveling dan kegiatan yang sebaiknya dilakukan sebelum berusia 30 tahun?

Traveling Sendirian

Jika biasanya kamu melakukan perjalanan bersama teman-teman atau kekasih, cobalah untuk traveling sendirian saja. Solo Traveling sangat baik dilakukan karena selama menempuh perjalanan kamu memiliki kesempatan untuk mengenal diri sendiri dan menggali potensimu.

Hiking

Hiking membutuhkan tenaga yang ekstra, jangan tunda hingga usiamu menginjak angka 30 tahun ke atas. Saat usia muda manfaatkanlah untuk melakukan hiking atau mendaki gunung. Pada usia-usia 20-an, rata-rata manusia berada pada kesehatan prima dan  stamina dan bagus.

Naik Kereta atau  kendaraan roda empat dengan Rute Jauh

Salah satu bagian paling nikmat dari traveling adalah perjalanannya. Untuk menikmati perjalanan, sebaiknya tak pilih pesawat yang sering kali meringkas jarak dan waktu. Naik kereta atau  bus bisa menjadi pilihan. Untuk itu, kamu perlu stamina yang baik untuk duduk berjam-jam lamanya. Namun bayarannya adalah pemandangan yang indah di luar sana.

Olahraga Ekstrem

Saat sedang melakukan traveling kemana saja, coba deh untuk melakukan sesuatu hal yang baru. Salah satu pilihannya adalah  olahraga ekstrem yang bisa memacu adrenalin. Yang bisa kamu lakukan adalah  paragliding ataupun bungee jumping. Namun untuk melakukannya, fisik harus prima.

Kuliner Ekstrem

Belum pas kiranya jika kita sampai di destinasi yang kita tuju tanpa mencoba kuliner khasnya. Jika ada ada, coba sesekali makan kuliner ekstrem di tempat itu. Untuk menyantap kuliner ekstrem kamu pun harus memiliki pencernaan yang baik dan itu sangat berpengaruh oleh usiamu.

Reporter: Annissa Nur Jannah

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS

KULINER

My Trip Story

Oleh:
Anggi Agustiani
Reporter