Ini Fakta RA Kartini

RA Kartini
RA Kartini

GenPI.co — Sosok Raden Ajeng Kartini atau R.A Kartini merupakan salah satu sosok penting bagi Indonesia. Ia terkenal sebagai pahlawan hak kaum perempuan. Tanggal kelahirannya 21 April pun diperingati sebagai Hari Pahlawan Nasional R.A Kartini atau Hari Kartini.

Sebagai generasi penerus bangsa, tentunya kamu perlu mengenal sosok Kartini lebih dalam. Untuk itu, GenPI.co akan membahas fakta menarik Ibu Kartini. 

Habis Gelap Terbitlah Terang

Sebenarnya, buku Kartini pada mulanya bukan sebuah buku, melainkan hanya kumpulan surat-surat yang dikirimkan kepada J.H Abendanon dan teman-temannya di Eropa. Setelah Kartini meninggal J.H Abendanon berinisiatif untuk membukukan surat-suarat tersebut dengan judul “Door Duisternis Tot Licht” atau yang kini dikenal di Indonesia “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

Baca juga: Ini Lirik Utuh Lagu Ibu Kita Kartini

Menjadi Juru Dakwah Agama Islam

Tak hanya memperjuangkan hak-hak perempuan pada masanya, Kartini juga dikenal sebagai juru dakwah agama Islam. Ia belajar menekuni agama Islam dari akyai Sholeh bin Umar, ulama dari darat Semarang. Berdakwa dan melalui surat-surat selalu menjelaskan ajaran dan menunjukkan sisi keindahan Islam kepada koleganya di Belanda.

Wafat Dalam Usia Muda

Kartini wafat pada tanggal 17 September 1904. Usianya pada saat itu masih muda, yaitu 35 tahun. Menginggal dunia empat hari setelah melahirkan putra pertamanya yang bernama Soesalit Djojoadhi Ningrat pada tanggal 13 September 1904. 

Tokoh Emansipasi Wanita

Perjuangan sosok wanita memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Berkat kegigihan Kartini, kemudian didirikan sekolah wanita oleh Yayasan Kartini di Semantang pada tahun 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madium, Cirebon, dan daerah lainnya. 

Baca juga: Hari Kartini, Tiga Kreator Perempuan Ini Menginspirasi

Film Kartini

Pada tahun 2017 tokoh Kartini diangkat menjadi film layar lebar dengan judul Kartini oleh sutradara kondang Haning Bramantyo. Sebenarnya ini bukan kali pertama film layae lebar yang mengangkat tokoh besar R.A Kartini, sebelumnya 1984 telah dibuat sebuah film dengan judul Biografi R.A Kartini dan pada tahun 2016 sebuah film kisah fiksi asmara Kartini dengan judul Surat Cinta Untuk Kartini.

Baca juga: Ladies, Saatnya Berburu Promo Dan Diskon Spesial Hari Kartini

Reporter: Anggi Agustiani

Redaktur: Maulin Nastria

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Landy Primasiwi
Reporter
Landy Primasiwi

KULINER