Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Putin Tabuh Genderang Perang, Nyalinya Mendidih, Dunia Bergetar

Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto: Reuters.
Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto: Reuters.

GenPI.co - Rusia akan memblokir sebagian Laut Hitam, yang pada akhirnya dapat memengaruhi akses ke pelabuhan Ukraina di tengah meningkatnya ketegangan atas manuver militer Moskow.

AS dan sekutunya di Eropa telah menyatakan keprihatinannya tentang peningkatan militer Rusia dalam beberapa pekan terakhir dan khawatir Moskow mungkin berencana untuk menyerang Ukraina. Rusia, yang mendukung separatis di Ukraina timur, mencaplok Krimea pada 2014.

BACA JUGA: Situasi Makin Mencekam, Iran Ngamuk Naik Pitam, Dunia Gemetar

Media pemerintah Rusia melaporkan bahwa Moskow bermaksud menutup sebagian Laut Hitam untuk militer asing dan kapal resmi selama enam bulan, yang dapat memengaruhi akses ke pelabuhan Ukraina di Laut Azov, yang terhubung ke Laut Hitam melalui Selat Kerch.

Dilansir Aljazeera, Selasa (20/4/2021), lebih dari 20 kapal perang Rusia mengambil bagian dalam latihan militer di Laut Hitam.

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin juga dilaporkan telah menekan untuk sementara waktu membatasi pergerakan kapal perang asing dan apa yang disebutnya 'kapal negara lain' di dekat Krimea.

Perkembangan ini tentu menjadi sangat meresahkan di tengah laporan yang kredibel tentang penumpukan pasukan Rusia di Krimea yang diduduki dan di sekitar perbatasan Ukraina, sekarang pada tingkat yang tidak terlihat sejak invasi Rusia pada tahun 2014.

Sebagai informasi tambahan, pekan lalu, Washington memberikan sanksi kepada Rusia dan mengusir duta besarnya atas campur tangan Moskow dalam pemilihan presiden AS tahun lalu, peretasan dunia maya, penindasan terhadap Ukraina, dan dugaan tindakan 'memfitnah' lainnya.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Rumah Impian Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING