Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Serangan Ganas Junta Militer Myanmar Bikin Warganya Rontok

Militer Myanmar mengawal demonstrasi anti-kudeta militer di Kota Mandalay. Foto: Reuters/Stringer.
Militer Myanmar mengawal demonstrasi anti-kudeta militer di Kota Mandalay. Foto: Reuters/Stringer.

GenPI.co - Pertempuran antara pasukan keamanan Myanmar dan penduduk desa yang dipersenjatai dengan ketapel dan panah di wilayah delta sungai Ayeyarwady telah menewaskan sedikitnya tiga orang, meskipun media lokal melaporkan sebanyak 20 orang telah tewas.

Berita televisi pemerintah mengatakan tiga 'teroris' telah tewas dan dua ditangkap pada hari Sabtu (5/6/2021) di desa Hlayswe ketika pasukan keamanan pergi untuk menangkap seorang pria yang dituduh berkomplot melawan negara.

BACA JUGA:  Ngeri! Myanmar Panas, Sasaran Junta Militer Tangkap 87 Jurnalis

Seorang juru bicara pemerintah militer Myanmar mengaku tak mau merespons tentang kekerasan di desa di kotapraja Kyonpyaw, Ayeyarwady.

Diketahui, Myanmar berada dalam kekacauan dan ekonominya lumpuh sejak miliPendudter menggulingkan pemerintah Aung San Suu Kyi pada Februari, dengan alasan tuduhan penipuan yang tidak berdasar selama pemilihan 2020.

Bentrokan pecah sebelum fajar pada hari Sabtu di Hlayswe, sekitar 150 km (100 mil) barat laut kota utama Yangon, ketika tentara mengatakan mereka datang untuk mencari senjata, setidaknya empat media lokal dan seorang penduduk mengatakan.

BACA JUGA:  ASEAN Dibuat Tak Berkutik, Junta Militer Myanmar Makin Berkuasa

“Masyarakat di desa hanya memiliki panah dan banyak korban di pihak masyarakat,” kata warga yang meminta tidak disebutkan namanya karena takut akan pembalasan.

Sementara, Khit Thit Media dan Delta News Agency menyatakan 20 warga sipil tewas dan lebih banyak lagi yang terluka. Mereka menyampaikan penduduk desa telah mencoba melawan dengan ketapel setelah tentara menyerang penduduk.

Selain itu, jika dikonfirmasi, jumlah korban yang diberikan oleh media lokal akan menjadi yang tertinggi dalam satu hari dalam hampir dua bulan.


Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING