Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Indonesia dan Amerika Serikat Latihan Perang, Bikin Dag-Dig-Dug

Ilustrasi - Prajurit TNI. Foto: Instagram @yonif315garuda
Ilustrasi - Prajurit TNI. Foto: Instagram @yonif315garuda

GenPI.co - Marinir Indonesia dan Marinir Amerika Serikat bersandi Reconex 21-II melakukan latihan perang bersama dengan mulai memasuki materi mengenai perang di hutan yang dilaksanakan di Hutan Gunung Tumpang Pitu Lampon, Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

"Dengan latihan perang di hutan, akan terbentuk kemampuan prajurit yang profesional, andal dan mampu mengatasi tuntutan tugas di segala bentuk medan maupun cuaca secara cepat dan senyap," ucap Komandan Satlat Letkol Marinir Supriyono dalam siaran pers Dispen Kormar, Minggu (13/6/2021).

BACA JUGA:  Manuver Putin Bisa Bikin Rusia dan Amerika Serikat Panas, Bahaya!

Menurutnya, prajurit Intai Amfibi (Taifib) Korps Marinir TNI AL dan United States Marines Corps (USMC) Reconnaissance Unit, yang terlibat latihan bersama itu menggelar latihan jungle patrol (patroli hutan).

Prajurit Marinir kedua negara tersebut dihadapkan pada materi menembak lorong, visual tracking dan cara bertahan hidup di dalam hutan.

Sementara, Perwira Operasi Latihan Reconex 21-II Lettu Marinir Eko SS Putra menambahkan, dalam pelaksanaannya Marinir kedua negara itu dibagi menjadi beberapa tim dalam melaksanakan materi latihan.

BACA JUGA:  Dampak Covid-19, Pekerja Migran Indonesia di Malaysia Dipulangkan

Marinir kedua negara itu dilaporkan sangat berhati-hati dalam latihan dan melangkah mencari jejak musuh yang berlari ke dalam bukit dan hutan.

"Jungle patrol ini dilaksanakan dalam rangka mengasah naluri tempur Marinir kedua negara yang dihadapkan dengan medan hutan lebat dan berbukit. Selain itu juga untuk meningkatkan profesionalisme komandan tim dalam memanuverkan prajuritnya," katanya.

Selain itu, pada materi survival, prajurit Intai Amfibi Korps Marinir menjelaskan kepada Marinir AS tentang cara bertahan hidup di hutan dengan memperkenalkan berbagai jenis tanaman hutan yang bisa dimakan secara langsung (tanpa harus dimasak) dan yang tidak bisa dimakan serta memperkenalkan sekaligus mempraktikkan cara menangkap dan memasak sejumlah binatang buas, antara lain biawak dan ular.


Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING