Dituduh Incar Presiden Prancis Pakai Pegasus, Maroko Geram dan...

Dituduh Incar Presiden Prancis Pakai Pegasus, Maroko Geram dan... - GenPI.co
Presiden Prancis Emmanuel macron berbicara via telepon genggamnya selama pertemuan Uni Eropa di Brussel, 20 Juli 2020. (Foto: John Thys, Pool Photo via AP)

GenPI.co - Pemerintah Maroko telah membantah laporan yang menuding pasukan keamanan negara itu mungkin telah menggunakan spyware Pegasus.

Piranti lunak buatan oleh NSO Group Israel dikatakan digunakan Maroko untuk menguping ponsel presiden Prancis dan tokoh masyarakat lainnya.

Dalam sebuah pernyataan Selasa (20/7) malam, pemerintah Maroko mengecam konsorsium media global yang menyelidiki dugaan penggunaan spyware Pegasus terhadap jurnalis, aktivis HAM, dan politisi di berbagai negara.

BACA JUGA:  Pakistan Tuduh India Pakai Pegasus untuk Incar PM Imran Khan

"Kerajaan Maroko mengutuk keras kampanye media palsu, masif dan jahat yang terus-menerus," kata pernyataan itu.

Maroko juga secara tegas menantang konsorsium untuk membeber bukti yang mendukung klaim mata-mata siber tersebut.

BACA JUGA:  Presiden Prancis Hingga Raja Maroko Jadi Target Mata-mata Siber

Surat kabar Prancis Le Monde, anggota konsorsium, melaporkan bahwa ponsel Presiden Emmanuel Macron dan 15 anggota pemerintah Prancis saat itu mungkin termasuk di antara target potensial pada 2019 dari pengawasan oleh spyware Pegasus atas nama badan keamanan Maroko.

Penyiar publik Prancis Radio France melaporkan bahwa ponsel Raja Maroko Mohammed VI dan anggota rombongannya juga termasuk di antara target potensial.

BACA JUGA:  Seram, Spyware Israel Mata-matai Ratusan Jurnalis Juga Aktivis

Konsorsium mengidentifikasi kemungkinan target dari daftar bocoran lebih dari 50.000 nomor ponsel yang diperoleh oleh jurnalisme nonprofit Forbidden Stories yang berbasis di Paris dan kelompok hak asasi manusia Amnesty International.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara