Penyerang Sinagoga Jerman Adalah Penganut Supremasi Kulit Putih

Sebuah CCTV yang dipasang di sekitar gedung sinangoga berhasil menamgkap gambar salah satu pelaku penyerangan. (Foto: dailymail.co.uk)
Sebuah CCTV yang dipasang di sekitar gedung sinangoga berhasil menamgkap gambar salah satu pelaku penyerangan. (Foto: dailymail.co.uk)

GenPI.co - Pelaku penyerangan atas sinagoga di Halle Jerman menyerukan sikap anti Yahudi dan menolak pembantaian atas kaum Yahudi atau holocaust. Mereka menyiarkan tindakan terorisme mereka melalui layanan Twitch.

Media Jerman mendapatkan informasi bahwa salah satu pelaku serangan adalah warga negara Jerman berusia 27 tahun dengan nama Stephan Balliet. Dia berdomisili di Kota Eisleben, sekitar 30 menit dari Kota Halle.

Saat ini, pihak keamanan masih mempelajari informasi bahwa serangan dilakukan oleh dua atau tiga orang dan menyatakan untuk saat ini pelakunya hanya satu orang.

BACA JUGA: Serangan Terhadap Sinagoga di Jerman, 2 Orang Tewas

Pelaku menyiarkan secara langsung serangan yang dia lakukan melalui layanan streaming Twitch. Tayangan itu berlangsung selama 35 menit dan masih terus ditayangkan sampai 30 menit setelah serangan berakhir, membuat waktu total tayangannya menjadi 65 menit.

Sementara itu, Twitch mengatakan bahwa selama ditayangkan video serangan ke sinagoga itu ditonton oleh sekitar 2200 orang.

"Twitch memiliki kebijakan toleransi nol atas tindakan kebencian dan semua aksi kekerasan akan ditanggapi dengan serius," ujar Kepala Komunikasi Perusahaan Twitch Brielle Villablanca kepada Vice News, Rabu (9/10).


Villablanca  juga mengatakan pihaknya berekasi dengan cepat untuk menutup secara permanen akun apa saja yang ditemukan telah mengunggah atau mengunggah-ulang video serangan ini.


Reporter : Robby Sunata

Redaktur : Paskalis Yuri Alfred

RELATED NEWS