New Normal Corona Ala Amerika, Ada Petaka Seperti di Neraka  

Ilustrasi: flickr
Ilustrasi: flickr

GenPI.co - New Normal ala Amerika seperti petaka tak berujung. Rasanya seperti di neraka. Selalu saja ada duka dan sengsara yang menyambangi warga.

Rumah sakit sudah tak mampu lagi berbuat banyak. Semua dokter dan perawat mulai membatasi kontak antar-manusia. Yang bisa dilakukan hanya konsultasi virtual. Itu dilakukan bagi pasien yang menderita penyakit ringan tanpa memerlukan tindakan.

BACA JUGA: Rambut Bisa Kembali Hitam Setelah Beruban? Jawabannya…

Saat ini, kondisi di Amerika seperti ada di neraka. Hanya dalam waktu tiga bulan, Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 1,7 juta warga Amerika. Penularan Covid-19 di AS juga sudah merenggut 99.805 jiwa per Selasa (26/5) berdasarkan data Worldometers.

Jumlah tersebut menjadikan AS sebagai negara dengan kasus corona dan angka kematian tertinggi di dunia. Banyak yang tak berani ke luar rumah. Rumah Sakit overloaded. Tenaga medis kewalahan. Tenaga medis mulai bertumbangan. Pelayanan yang diberikan hanya bisa seadanya.

ADVERTISEMENT

Aturan pembatasan pergerakan hingga karantina wilayah hampir diberlakukan di setiap negara bagian Amerika. Semua kegiatan publik nyaris dihentikan. Semua bisnis hiburan dan ritel berhenti beroperasi.

BACA JUGA: Orang Pasti Kebal Pasca Kena Covid-19, tapi Setelah 21 Hari...

Saat sedang genting, Presiden Donald Trump justru memulai relaksasi sektor ekonomi secara bertahap. Rencana relaksasi itu berlangsung ketika Amerika masih mencatat lonjakan kasus positif corona baru dan kematian setiap harinya.


Redaktur : Agus Purwanto

loading...

BERITA LAINNYA