Aktivitas Negara ini di Libya Bikin Amerika Serikat Deg-degan

Warga berada di slun alun Martir di Tripoli, Libya, Kamis (16/1/2020). (Foto: Antara/Reuters/Ismail Zitouny/nz/djo)
Warga berada di slun alun Martir di Tripoli, Libya, Kamis (16/1/2020). (Foto: Antara/Reuters/Ismail Zitouny/nz/djo)

GenPI.co - Rusia menjadi salah satu negara yang mengambil peran dalam perang saudara yang terjadi di Libya. Hal itu membuat Amerika mengambil sikap siaga. 

Komando militer AS mengatakan pada Jumat (29/5), pihaknya berencana mengerahkan salah satu Brigade Bantuan Pasukan Keamanan di Tunisia, sebuah negara yang berbatasan langsung dengan Libya.

"Seiring dengan Rusia yang terus memanasi konflik di Libya, pengamanan kawasan di Afrika Utara menjadi perhatian besar," tulis Komando AS di Afrika dalam pernyataannya.

BACA JUGA: Gegara Cuitan Soal Pemilu, Trump Berantam dengan Twitter

Dalam pernyataan itu, AS juga mengatakan mencari cara untuk menangani kekhawatiran bersama soal pengamanan dengan Tunisia, termasuk penggunaan Brigade Bantuan Pasukan Keamanan kami.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Tunisia dalam pernyataannya menyebut bahwa AS adalah mitra utama negara dalam upaya membangun kapabilitas operasional tentara Tunisia.

Pasukan militer Rusia telah mengirimkan jet tempur 14 MiG 29 dan Su-24 ke pangkalan udara Tentara Nasional Libya di Distrik Jufra, kata komando militer AS pada Rabu (27/5), meskipun hal itu disanggah oleh militer Libya dan anggota parlemen Rusia.

Mesir, Rusia, dan Uni Emirat Arab (UAE) mendukung Komandan Militer Libya Khalifa Haftar, yang meluncurkan sebuah serangan pada tahun lalu untuk merebut Ibu Kota Tripoli.(ANT)


loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING