Presiden Brasil Remehkan Virus Corona, Hasilnya Kini Panen Mayat

Permakaman Vila Formosa di Sao Paulo, Brasil, Kamis (2/4). Brazil menyiapkan pemakaman massal seiring meningkatnya kematian akibat virus corona atau Covid-19 di negara tersebut.(REUTERS/Amanda Perobelli)
Permakaman Vila Formosa di Sao Paulo, Brasil, Kamis (2/4). Brazil menyiapkan pemakaman massal seiring meningkatnya kematian akibat virus corona atau Covid-19 di negara tersebut.(REUTERS/Amanda Perobelli)

GenPI.co - Brasil mencatatkan rekor baru kasus positif virus corona di dunia. Brasil menjadi Negara dengan jumlah kasus positif covid-19 terbanyak kedua di dunia setelah Amerika Serikat. 

Mengutip data dari laman Worldometers, Kamis (4/6), jumlah kasus virus corona di Brasil tercatat 584,562 kasus. Dari jumlah tersebut, 32,568 orang meninggal dunia.

BACA JUGA: Kamu Bakal Bahagia Lahir dan Batin Memilih 3 Zodiak Baik Hati Ini 

Melonjaknya kasus positif virus corona di Brasil ini terjadi karena Presiden Negara itu meremehkan virus ini. Bahkan di awal wabah, Presiden Brasil Jair Bolsonaro menyebut virus corona sebagai "flu ringan".

Penanganan Bolsonaro terhadap virus corona di negaranya menimbulkan berbagai kritik. Bahkan, Menteri Kesehatan Brasil Nelson Teich, mengundurkan diri kurang dari sebulan sejak ia menjabat.

ADVERTISEMENT

BACA JUGA: Tak Percaya Rezeki Nomplok, 4 Zodiak Sangat Beruntung Minggu Ini

Nelson Teich merasa tidak cocok dengan cara Bolsonaro dalam memerangi krisis virus corona yang meningkat di Negara itu. Di saat Negara lain menerapkan kebijakan lockdown untuk mengurangi penyebaran virus corona, Bolsonaro justru menentang keras lockdown.

Ia mengklaim bahwa rakyat Brasil punya imunitas alami yang bisa mengalahkan virus ini. Bahkan, ia sempat turun ke jalan dan bergabung dalam demonstrasi anti-lockdown.


Reporter : Andi Ristanto

Redaktur : Tommy Ardyan

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Rumah Impian Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING