Panti Pijat Sepi Pengunjung saat Wabah Corona

 Seorang wanita, menggunakan masker pelindung, berjalan melewati poster lowongan pekerjaan Kementerian Pertahanan Nasional di Taipei, Taiwan. Foto: Antara
Seorang wanita, menggunakan masker pelindung, berjalan melewati poster lowongan pekerjaan Kementerian Pertahanan Nasional di Taipei, Taiwan. Foto: Antara

GenPI.co - Bisnis panti pijat, salah satu yang kena dampak wabah corona di Taiwan. Jumlah pengunjung turun drastis dari 600 orang sehari menjadi satu orang. 

"Sekarang setelah kami masuk kerja, kami melihat lobi sangat kosong, dan tidak ada pelanggan. Satu-satunya hal yang dapat kami lakukan untuk menghabiskan waktu adalah berjalan di lobi. Apa yang bisa kami lakukan? Tidak ada pelanggan," kata Huang Mei-hui, karyawan panti pijat Dynasty.

BACA JUGA: Beruntung Banget, 3 Zodiak Ini Selalu Diburu Para Pria

Industri pariwisata Taiwan telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, yang didorong oleh pemerintah untuk mendiversifikasi ekonomi dengan memanfaatkan berbagai makanan terkenal di dunia dari pulau itu, keindahan alam dan reputasi Taiwan sebagai demokrasi paling liberal di Asia.

Namun, wabah corona telah melumpuhkan industri pariwisata pulau tersebut, bahkan setelah pemerintah meluncurkan subsidi dan pinjaman berbunga rendah untuk membantu perusahaan-perusahaan yang paling terkena dampak.

ADVERTISEMENT

Taiwan telah mengendalikan wabah covid-19 dengan baik berkat deteksi dini dan langkah-langkah pencegahan serta sistem kelas utama kesehatan masyarakat.

Akan tetapi, seperti banyak pihak lainnya, Taiwan juga telah menutup sebagian besar perbatasannya untuk perjalanan internasional.

Akibat penutupan itu, tempat-tempat seperti panti pijat Dynasty, yang bergantung pada turis Jepang dan Korea Selatan dan menyebut diri sebagai panti pijat 24 jam di Taipei, sumber utama penghasilan mereka praktis telah menghilang.


Redaktur : Cahaya

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Musikpedia Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING