Australia Tutup Pintu untuk Wisman Hingga 2121

Ilustrasi. (Foto: Elements Envato)
Ilustrasi. (Foto: Elements Envato)

GenPI.co - Berencana melancong ke Australia segera setelah pandemi berakhir? Urungkan niat itu. Pasalnya, negara itu mungkin akan menutup pintunya untuk wisatawan dari negara lain hingga 2121 mendatang.

Meski begitu, Menteri Perdagangan Simon Birmingham pada Rabu (17/6) menyampaikan mengatakan ada pengecualian. 

Negeri Kanguru itu  mempertimbangkan pelonggaran bagi para pelajar asing dan pendatang yang akan tinggal lama.

BACA JUGA: Warga Amazon Emoh Minum Klorokuin untuk Cegah COVID-19, Tapi...

Birmingham menyebut aturan karantina juga akan diterapkan kepada pelajar asing dan pendatang asing yang diberikan kelonggaran untuk masuk ke Australia tersebut.

ADVERTISEMENT

"Kami bisa menerapkan masa karantina 14 hari (bagi pelajar asing) yang selama ini sudah bekerja dengan baik dalam konteks warga Australia yang pulang dari luar negeri," kata Birmingham dalam pidato di National Press Club.

Kembalinya para pelajar asing akan membantu universitas yang tengah menghadapi kesulitan keuangan secara besar-besaran akibat penutupan wilayah negara itu.

Sebab, pendidikan pelajar asing adalah penyumbang devisa terbesar keempat yang bernilai 38 miliar dolar Australia (setara Rp371 triliun) per tahun.


loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Musikpedia Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING