Di Tengah Pandemi, Orang  Bisa Lenggang Kangkung ke Inggris

Sejumlah anak menggunakan simpai untuk mempraktekan jarak sosial di L'Ecole des Petits, sebuah sekolah bilingual Prancis yang independen. (Foto: Antara/Reuters)
Sejumlah anak menggunakan simpai untuk mempraktekan jarak sosial di L'Ecole des Petits, sebuah sekolah bilingual Prancis yang independen. (Foto: Antara/Reuters)

GenPI.co - Aturan wajib karantina selama 14 hari untuk pendatang tidak akan diberlakukan di Inggris. Namun kelonggaran itu hanya untuk mereka yang datang  dari negara dengan risiko COVID-19 rendah.

Pemerintah setempat mengatakan pada, Jumat (26/6), pihaknya melonggarkan beberapa anjuran perjalanan ke beberapa wilayah dan kawasan di luar Inggris.

BACA JUGA: Parahnya Wabah COVID-19 di Benua Amerika, Ratusan Ribu Tewas

Perubahan tersebut akan memudahkan warga Inggris berlibur ke luar negeri saat libur musim panas.

Pelonggaran itu merupakan langkah terbaru pemerintah setelah menetapkan status darurat untuk menekan penularan COVID-19. 

ADVERTISEMENT

Sebab, sejumlah menteri berusaha mengurangi dampak wabah terhadap perekonomian Inggris.

Sebuah panel yang terdiri dari para ahli akan menetapkan tiga kategori untuk para pendatang dari luar negeri. Pendatang dari negara yang masuk kategori hijau dan kuning tidak wajib menjalani karantina mandiri selama 14 hari setibanya mereka di Inggris.

"Sistem penilaian risiko baru ini akan membantu kami membuka sejumlah rute perjalanan ke berbagai negara di dunia dengan hati-hati," kata seorang juru bicara pemerintah.


loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Musikpedia Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING