ISIS Berulah di Afghanistan, Tahanan Kabur Massal dari Penjara

Dokumentasi. Polisi Afghanistan berjaga di lokasi ledakan bom bunuh diri mobil di Jalalabad, Afghanistan, Jumat (25/10/2019). A(Foto: Antara/ Reuters//Parwiz/AWW/djo
Dokumentasi. Polisi Afghanistan berjaga di lokasi ledakan bom bunuh diri mobil di Jalalabad, Afghanistan, Jumat (25/10/2019). A(Foto: Antara/ Reuters//Parwiz/AWW/djo

GenPI.co - Kelompok teroris ISIS rupanya masih bertahan usai digempur habis-habisan dan kehilangan pemimpin tertingginya. Buktinya, mereka kembali bikin ulah di Anghanistan pada Senin (3/8). 

Kelompok tersebut memerangi pasukan keamanan Afghanistan di Kota Jalalabad. Peperangan itu merupakan lanjutan  serangan di penjara pada MInggu (2/8) malam hingga tahanan kabur secara massal.

BACA JUGA: Insiden Besar di Manchester, Pemerintah Inggris Ketar-ketir 

Pejabat setempat mengatakan serangan mulai ketika bom mobil meledak di pintu masuk penjara. Sejumlah suara ledakan lainnya terdengar saat kelompok ISIS menembaki para penjaga keamanan. 

Dua pejabat Provinsi Nangarhar menyebutkan sedikitnya lima warga sipil tewas dan sekitar 40 orang lainnya terluka dalam serangan awal dan baku tembak semalam.

loading...

Selama kekacauan berlangsung, lebih dari 75 tahanan kabur sehingga memaksa kepolisian untuk mengalihkan tugas para personel untuk mengejar mereka.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, dan diperlirakan merupakan balas dendam atas serangan  pasukan khusus menewaskan salah seorang komandan senior ISIS di dekat Jalalabad, ibu kota provinsi Nangarhar.

BACA JUGA: Penasihat Gedung Putih: COVID-19 Tidak Akan Pernah Hilang


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Rumah Impian Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING