Vaksin China vs Amerika, Dunia Pilih yang Mana?

Ilustrasi: pikist
Ilustrasi: pikist

GenPI.co - Adu cepat dan hebat dua vaksin covid-19 antara Amerika vs China terus berlangsung. Dua Negara itu mengklaim produknya paling siap. Paling tokcer. Lantas produk mana yang akan dipilih dunia?

Juli silam, media China melaporkan bahwa Sinovac yang berbasis di Beijing dan Sinopharm milik negara, telah meluncurkan uji coba fase tiga terakhir mereka. Sinovac akan melakukan uji coba di Brasil. Sedangkan Sinopharm akan menguji vaksinnya di Uni Emirat Arab.

BACA JUGA: Selingkuh dari Zodiak Ini, Siap-siap dengan Pembalasan Abadi

Vaksin yang dikembangkan CanSino Biologics yang berbasis di Tianjin dan unit penelitian militer China juga ikut menunjukkan secercah harapan. Pengujian awal ke manusia memerlihatkan hasil yang bagus.

Bahkan China telah mengumumkan bahwa vaksinnya sudah dapat digunakan oleh militer. Sejauh ini, belum ada masalah yang dilaporkan meski baru akan memulai uji coba fase tiga. Ini menjadikan CanSino perusahaan pertama yang memiliki vaksin virus corona yang disetujui untuk penggunaan terbatas.

loading...

Amerika juga tak mau kalah. Vaksin dari perusahaan bioteknologi Amerika, Moderna, dilaporkan mencapai uji coba fase tiga. Hasilnya sinilai memuaskan. Swiss bahkan hampir menandatangani kesepakatan untuk mengamankan akses untuk vaksin virus corona yang sedang dikembangkan Moderna.

Di Asia, kepercayaan terhadap perkembangan vaksin terbelah dua. Ada yang pro Amerika. Ada juga yang pro China.

Indonesia termasuk yang memilih bekerjasama dalam mengembangkan vaksin bersama China. Perusahaan farmasi milik negara, Bio Farma, telah bekerja sama dengan Sinovac untuk mengembangkan vaksin virus korona sejak April.


Redaktur : Agus Purwanto

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING