Palestina Cap Uni Emirat Arab Pengkhianat, Kenapa?

Seorang pria Palestina berargumen dengan tentara Israel saat protes atas rencana Israel untuk aneksasi. (Foto: Antara/Reuters)
Seorang pria Palestina berargumen dengan tentara Israel saat protes atas rencana Israel untuk aneksasi. (Foto: Antara/Reuters)

GenPI.co - Kesepakatan antara Israel dan dan Uni Emirat Arab (UAE) adalah pengkhianatan sepenuhnya pada rakyat Palestina.

Hal itu diungkapkan veteran perunding Palestina Hanan Ashrawi. Apalagi kesepakatan kedua negara tersebut tidak diketahui Otoritas Palestina (PA) atau Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

BACA JUGA: Hamas Kirim Teror dari Gaza, Israel Balas dengan ini

Kesepakatan antara Israel  dan UAE terkait aneksasi yang dilakukan negara itu terhadap wilayah-wilayah C di tepi Barat, Palestina.

Dalam kesepakatan yang pertama kali terjadi antara Israel dan Negara Teluk Arab, Israel setuju untuk menunda rencana aneksasi mereka terhadap Tepi Barat yang diduduki. 

loading...

Penundaaan ini diimpikan oleh rakyat Palestina sebagai bagian dari negara merdeka di masa depan.

Namun Hanan Ashrawi melihat  hal ini sebagai bentuk pengkhianatan UAE. 

“PLO, PA dan para pimpinan Palestina tidak mengetahui bahwa ini akan terjadi. Kami dibutakan. Kesepakatan rahasia mereka kini terkuak. Ini sebuah pengkhianatan yang menyeluruh,” katanya.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Special Needs Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING