Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

AS Diduga Terlibat Kerusuhan di Moskow, Rusia Kebakaran Jenggot!

Ribuan pengunjuk rasa antipemerintah Rusia ditangkap. Foto: REUTERS/Maxim Shemetov.
Ribuan pengunjuk rasa antipemerintah Rusia ditangkap. Foto: REUTERS/Maxim Shemetov.

GenPI.co - Rusia menuduh Amerika Serikat mencampuri urusan dalam negerinya menyusul banyaknya pengunjuk rasa yang mendukung pemimpin oposisi Alexey Navalny, dalam beberapa waktu terakhir ini.

Sebelumnya, pada Sabtu (23/1/2021), AS ikut berkomentar terkait penggunaan taktik keras Rusia terhadap pengunjuk rasa dan jurnalis akhir pekan ini di kota-kota di seluruh Rusia.

BACA JUGA: Kapal Induk Amerika Tantang Bomber Nuklir China, Pemenangnya?

Dilaporkan memang puluhan ribu orang turun ke jalan untuk mendukung Navalny, yang ditangkap saat kembali ke Moskow akhir pekan lalu, setelah berbulan-bulan menjalani perawatan di Jerman karena keracunan.

Lebih dari 3.500 demonstran ditahan dalam protes di seluruh negeri, dengan beberapa terluka dalam bentrokan dengan polisi di Moskow.

Juru bicara Presiden Vladimir Putin, Dmitry Peskov menegur Kedutaan AS yang ikut campur tangan tentang kerusuhan, karena ini mutlak urusan dalam negeri Rusia.

“Tentu saja, publikasi itu tidak tepat. Dan tentu saja, secara tidak langsung, mereka benar-benar campur tangan dalam urusan internal kami," ucap Peskov dalam pernyataannya, seperti dilansir dari Aljazeera, Senin (25/1/2021).

Namun, Peskov juga memberikan nada yang lebih berdamai dan mengatakan Rusia siap untuk melakukan dialog dengan pemerintahan AS era Joe Biden, yang telah berjanji untuk membangun kembali koalisi sekutu Eropa melawan Kremlin.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Ootd Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING