Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Duh Mendadak Nakes India Tolak Vaksin Covid Buatan Negeri Sendiri

Staf medis India dengan alat pelindung diri saat di bangsal rumah sakit untuk merawat pasien virus corona di rumah sakit pemerintah Rajiv Gandhi di Chennai, India, 29 Januari 2020. Foto: Reuters.
Staf medis India dengan alat pelindung diri saat di bangsal rumah sakit untuk merawat pasien virus corona di rumah sakit pemerintah Rajiv Gandhi di Chennai, India, 29 Januari 2020. Foto: Reuters.

GenPI.co - Pemerintah India sedang berjuang untuk meyakinkan perawatan kesehatan dan pekerja garis depannya untuk menggunakan vaksin Covid-19 buatan dalam negeri.

India sendiri memiliki jumlah infeksi Covid-19 tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat, dengan kasus baru-baru ini melonjak karena penurunan pemakaian masker dan negara bagian telah melonggarkan tindakan jarak sosial.

BACA JUGA: Intelijen AS Ungkap Pembunuhan Khashoggi, Arab Saudi Ketar-ketir

Dilansir Reuters, Kamis (25/2/2021), kurangnya kepercayaan pada vaksin yang ditanam di dalam negeri dapat mencegah India memenuhi target vaksinasi 300 juta dari 1,35 miliar penduduknya pada Agustus.

Diketahui, India juga telah memvaksinasi lebih dari 10,5 juta perawatan kesehatan dan pekerja garis depan sejak memulai kampanye imunisasi pada 16 Januari.

Tetapi hanya 1,2 juta, atau sekitar 11 persen, dari mereka, yang telah menggunakan COVAXIN, vaksin yang dikembangkan secara lokal dari Bharat Biotech.

Sedangkan, 9,4 juta lainnya telah menggunakan vaksin berlisensi dari AstraZeneca, menurut platform online Co-Win pemerintah yang digunakan untuk melacak.

Pemerintah federal India sejauh ini telah memesan 10 juta dosis COVAXIN dan 21 juta dosis suntikan Oxford-AstraZeneca. Pemerintah mengatakan telah menerima setidaknya 5,5 juta dosis COVAXIN.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING