Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Amuk Iran Menggemparkan Dunia, Israel Bisa Hancur Lebur

Bendera Iran berkibar dekat rudal saat latihan militer di Iran, 19 Oktober 2020. Foto: Reuters/Wana.
Bendera Iran berkibar dekat rudal saat latihan militer di Iran, 19 Oktober 2020. Foto: Reuters/Wana.

GenPI.co - Presiden Iran Hassan Rouhani berjanji negaranya akan terus memperkuat program nuklirnya dan melanjutkan negosiasi untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 setelah serangan terhadap fasilitas nuklirnya yang dituduhkan oleh Teheran kepada Israel.

"Ini adalah jawaban untuk keganasan Anda (Israel)," tegas Rouhani dalam pernyataannya, seperti dilansir dari Aljazeera, Kamis (15/4/2021).

BACA JUGA: Uni Eropa Babat Habis 8 Komandan Militer Iran, Dunia Gemetaran

Iran juga akan terus memperkaya uranium ke level tertinggi baru 60 persen dan menyebarkan sentrifugal baru sebagai tanggapan terhadap serangan terhadap fasilitas nuklir di Natanz.

“Ketika Anda melakukan kejahatan, kami akan memotong tangan Anda. Kami memotong kedua tangan Anda, satu dengan IR6 (sentrifugal) dan satu dengan 60 persen (pengayaan). Tentu saja, kami akan membalas," katanya.

Iran memastikan tidak akan diam ketika aktivitas nuklir legal yang diawasi oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA) disabotase.

Sebelumnya, fasilitas Isfahan di Natanz dilanda pemadaman listrik besar-besaran belum lama ini, serangan kedua dalam waktu kurang dari setahun, dalam apa yang dikatakan Iran sebagai tindakan 'terorisme nuklir' yang diatur oleh Israel.

Rouhani menambahkan bahwa pemerintahannya akan melakukan yang terbaik untuk mendapatkan hasil dari negosiasi nuklir di Wina secepat mungkin untuk mencabut sanksi AS yang diberlakukan secara sepihak setelah mantan Presiden Donald Trump membatalkan Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) pada tahun 2018.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Before After Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING