Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Dunia Dibuat Dag-dig-dug Senjata Nuklir Iran, AS & Israel Tunduk

Petugas keamanan berdiri di depan pembangkit listrik tenaga nuklir di Bushehr, sekitar 1.200 kilometer (km) selatan Teheran, Iran, Sabtu (21/8/2010). Foto: Reuters/Raheb Homavandi.
Petugas keamanan berdiri di depan pembangkit listrik tenaga nuklir di Bushehr, sekitar 1.200 kilometer (km) selatan Teheran, Iran, Sabtu (21/8/2010). Foto: Reuters/Raheb Homavandi.

GenPI.co - Pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa mengungkapkan bahwa Iran telah hampir menyelesaikan persiapan untuk meluncurkan 60 persen pengayaan uranium.

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengatakan Iran telah mengaktifkan 1.024 lebih sentrifugal IR-1, generasi pertama mesin yang lebih tua di pembangkit nuklir Natanz.

BACA JUGA: Ngeri! Begini Penampakan Nuklir Iran Buat Dunia Gemetar

"Iran telah siap. Pipa yang diperlukan sedang diselesaikan dan sentrifugal akan segera dimulai setelahnya di Natanz," kata IAEA dalam sebuah pernyataan, seperti dilasnir dari Reuters, Jumat (16/4/2021).

Iran juga mengumumkan akan meningkatkan pengayaan uranium hingga 60 persen, tingkat tertinggi yang pernah ada, sebagai tanggapan atas serangan yang dilaporkan yang mematikan listrik di situs tersebut.

Sebelumnya, Iran menyalahkan Israel atas ledakan di situs nuklir utamanya, yang terjadi ketika Teheran melanjutkan pembicaraan dengan kekuatan dunia di Wina mengenai pemulihan perjanjian nuklir 2015, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).

Presiden Hassan Rouhani menyatakan keputusan untuk meningkatkan pengayaan uranium setelah serangan itu adalah jawaban atas kejahatan Israel.
 
Sementara, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tut=rut berjanji tidak akan pernah mengizinkan Teheran mendapatkan senjata nuklir.

Diketahui, langkah Iran membuat pengayaan di bawah level senjata 90 persen, itu adalah langkah yang singkat. Iran bersikeras bahwa program nuklirnya untuk tujuan damai.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Jumat Hebat Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING