Pindang Terakhir Sebelum Terbang dari Palembang

Pindang ikan tapah (foto: Robby Sunata)
Pindang ikan tapah (foto: Robby Sunata)

GenPI.co— Berkunjung ke Palembang, Sumatera Selatan dalam waktu singkat dan tidak sempat mencicipi kuliner khas kota ini, kamu jangan khawatir.

Traveler atau pebisnis sebelum meninggalkan Kota Palembang, bisa mampir dulu ke restoran yang lokasinya di persimpangan menuju ke Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II. 

Jika kamu bertekad untuk mencicipi makanan khas Sumsel sebelum pergi meninggalkan Palembang dengan pesawat udara, RM Pindang Simpang Bandara memberikan solusinya.

Sesuai namanya, rumah makan ini menjual menu khas Sumsel, yaitu pindang. 

Baca juga: Mudik Lintas Sumatra, Jangan Lupa ke Palembang dan Pagar Alam Ya

RM Pindang Simpang Bandara menyajikan masakan pindang dalam varian Sekayu, ibu kota Kabupaten Musi Banyuasin. 

Pindang versi Sekayu memiliki kuah yang sedikit manis, karena ditambahi kecap manis. Kuahnya sedikit berminyak. karena bumbunya ditumis terlebih dulu. 

Jenis pindang yang ditawarkan oleh RM Pindang Simpang Bandara antara lain pindang ikan tapah, pindang ikan salai, dan pindang tulang. Selain pindang juga ada brengkes tempoyak, dan ikan nila bakar. 

Brengkes tempoyak adalah ikan patin yang dilumuri dengan daging durian fermentasi, yang telah diberi bumbu bawang merah, bawang putih, cabai rawit, dan serai lalu dibungkus dalam daun pisang dan dikukus. 

Setelah dikukus brengkes dikeringkan di atas api kecil, agar tidak lembek. Hasilnya adalah daging empuk ikan patin, dengan rasa tempoyak pedas yang meresap sedap. 

Pindang Terakhir Sebelum Terbang dari Palembang
Brengkes tempoyak (foto: Robby Sunata)

Pindang ikan tapah adalah salah satu menu yang wajib kamu coba, karena ikan ini termasuk ikan yang mulai jarang ditemukan. 

Ikan tapah adalah ikan air tawar yang dapat tumbuh besar sampai 2 meter dan berat 50 kilogram. Populasi ikan ini hanya terdapat di semenanjung Melayu dan Sumatra, serta anak benua India. Dagingnya padat namun lembut dan terasa sedikit manis. 

Sementara pindang tulang menyajikan tulang iga sapi dengan daging yang masih menempel. Daging tipis-tipis ini membuat bumbu pindang meresap ke dalam dagingnya. 

Sebagai pelengkap santap siang, RM Pindang Simpang Bandara menyajikan lalapan yang terdiri dari jagung muda, timun, daun cekur, terong, petai, dan jengkol. Selepas makan pedas, ada srikaya yang bisa menawar rasa pedas tadi menjadi rasa manis. Pas sekali.

Setiap hari RM Pindang Simpang Bandara ramai dikunjungi, Sebagian dari mereka mampir makan siang sebelum ke bandara SMB II, sebagian lagi adalah warga Palembang sendiri. 

Nah, lain kali sebelum terbang meninggalkan Palembang, mampir dulu untuk makan pindang!

Pindang Terakhir Sebelum Terbang dari Palembang
Pindang tulang (foto: Robby Sunata)

Reporter: Robby Sunata

Redaktur: Linda Teti Cordina

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER