Nikmatnya Jemput Jemput Pisang, Kuliner Khas Anambas Kepri

Jemput-jemput pisang kuliner khas Anambas Kepulauan Riau (foto: Milyawati)
Jemput-jemput pisang kuliner khas Anambas Kepulauan Riau (foto: Milyawati)

GenPI.co— Siapa yang tidak pernah mencicipi godok pisang? Sepertinya hampir semua orang di Indonesia sudah menikmati makanan yang satu ini. 

Jika ditelusuri, godok pisang termasuk makanan turun temurun di Indonesia.

Godok pisang termasuk kuliner yang paling mudah untuk disajikan. Baik saat dihari-hari biasa maupun saat Ramadhan.

Di Desa Nyamuk, Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau (Kepri), menyebut kue yang satu ini dengan sebutan jemput-jemput pisang. Bahan baku yang digunakan pun tidak ada bedanya. Hanya menggunakan pisang dan tepung terigu.

Baca juga: 

Ini Akibatnya jika Sering Tidak Sahur!

Resep Menu Sahur yang Bikin Langsing Sampai Lebaran

Warga Kabupaten Kepulauan Anambas, Marina mengatakan diberi nama jemput-jemput karena sewaktu digoreng, adonan diambil sedikit demi sedikit. Jemput-jemput artinya adalah sedikit-sedikit.

“Kalau dari daerah luar itu namanya godok pisang. Disini manggilnya jemput-jemput pisang. Bahannya sama. Cuma sebutannya saja yang berbeda. Tapi kalau orang sini lebih banyak menggunakan pisang empat puluh hari,” jelasnya.

Menurutnya, jemput-jemput pisang sudah ada sejak zaman dulu. Dengan usia Marina yang sudah 48 tahun, kue ini malah sudah sering dibuat sebelumnya oleh orang tua dan neneknya dulu.

“Dari saya kecil, kue ini memang sudah sering dibuat orang-orang disini. Untuk pastinya dari tahun kapan saya juga tidak tahu. Yang jelas sudah ada dari zamannya nenek saya muda-muda dulu, kalau menurut cerita dari orang tua saya. Waktu itu masih zamannya Jepang menjajah. Dan nenek saya penah merasakan zaman itu.” tutur Marina.

Dalam pembuatan jemput-jemput pisang atau godok pisang tidaklah sulit. Marina menyiapkan pisang 40 hari yang sudah matang dan tepung terigu.

Pertama, ia masukkan daging pisang yang sudah dibuang kulitnya dalam wadah besar, hancurkan menggunakan gelas atau sendok nasi dengan cara ditekan-tekan. Setelah hancur, masukkan tepung terigu. Untuk menambah manis pada adonan, Marina mencampurkan sedikit gula pasir.

Aduk semua sampai menyatu. Pastikan tidak ada tepung yang masih bergumpal pada adonan. 

Selanjutnya, ambil adonan dengan sendok sedikit demi sedikit. Goreng di dalam minyak panas menggunakan api kecil sampai warnanya kuning kecoklatan, angkat dan tiriskan.

Mau coba menyajikan jemput-jemput pisang khas Anambas Kepri saat sahur?

Tonton juga video ini:

Redaktur: Linda Teti Cordina

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Landy Primasiwi
Reporter
Landy Primasiwi

KULINER