Stories: Share your traveling moment!

'Lontong Midnight' Digandrungi Kaum Milenial di Pekanbaru

Lontong gulai sayur pakis dengan lauk rendang daging sapi dan kikil. (Foto: Heru Maindikali)
Lontong gulai sayur pakis dengan lauk rendang daging sapi dan kikil. (Foto: Heru Maindikali)

Biasanya lontong menu makanan yang disantap pada waktu pagi hingga menjelang siang hari. Di Kota Pekanbaru, makanan khas nusantara itu hadir setiap malam hari. Disajikan mulai pukul 21.00 - 04.00 WIB, penggemarnya hampir rata-rata para kawula muda.

Hadirnya para penjual lontong itu, menjadi sensasi yang berbeda bagi warga kota Pekanbaru, khusunya para pemburu kuliner. Warga setempat menyebutnya dengan istilah “Lontong Midnight”. Lokasinya berada di jalan Sudirman, tepatnya di depan Ramayana.

Lontong malam 99, itulah nama kedai lontong di kawasan tersebut. Menyajikan lontong dan ketupat sayur yang diracik dengan bumbu gulai khas Sumatera. Harganya berkisar Rp 8.000 hingga Rp 20.000, tergantung sayur dan lauk yang diminati para pembelinya.

Baca juga: Kuliner Pekanbaru Ini Siap Goyang Lidah Kamu

Adapun sayur yang ditawarkan, yakni sayur nangka, pakis dan taucho. Lauknya yaitu, rendang daging sapi, kikil dan ayam, ditaburi kerupuk berwarna merah menggoda. Di tempat ini pengunjung yang datang juga dihibur alunan musik akustik yang dimainkan oleh musisi jalanan atau turut bernyanyi menyumbangkan lagu favoritnya.

Warga Pekanbaru, Beni Febrianto saat berbincang dengan kontributor GenPI.co, Minggu (13/1) malam, menuturkan hadirnya kedai lontong midnight menambah pilihan kuliner malam di kota Pekanbaru. "Makanan dan minuman yang disajikan juga bervariasi. Selain lontong ada juga kudapan basah seperti kue lupis, kue talam talam. Minumnanya air mineral, jus buah, teh telur, kopi, dan air jahe,” tuturnya.

“Biasanya setelah berwisata malam bersama kawan-kawan atau dengan keluarga, ketika perut terasa lapar kami mencari lontong midnight. Harganya pun realtif murah, ditambah lagi ada minuman kesukaan saya yaitu teh telur jahe. Sangat bagus untuk untuk setamina,” ujar pria yang hobi bersepeda, Beni Febrianto, sambil tersenyum.

Di kota Pekanbaru, kedai lontong midnight selain hadir di jalan Sudriman, juga terdapat di jalan Ahmad Yani, tepat di simpang jalan Pangeran Hidayat. Buka mulai pukul 22.00 hingga 06.00 WIB, pengunjungnya juga didominasi kawula muda dari kota yang dijuluki kota bertuah.

Redaktur: Cahaya



RELATED NEWS