Stories: Share your traveling moment!

Banteng Ngangak Kuliner Bintang Mewah Khas Lombok

Benteng Ngangak, kuliner khas Lombok. (Foto: Muslifa)
Benteng Ngangak, kuliner khas Lombok. (Foto: Muslifa)

Potongan daging sapi terasa begitu manis, empuk dan rasa pedas khas resep ini berpadu sempurna. Irisan ikan segar, tetap memberikan sensasi rasa tersendiri. Ekspektasi rasa pedas, sesuai dengan keaslian resep dari desa Sembalun, tetap terjaga. 

Rasa pedas melawan dingin menggigit di kawasan kaki Gunung Rinjani, kini hadir di hotel berbintang di jantung kota Mataram, Lombok. Banteng Ngangak, satu dari kuliner khas Lombok, kini bisa kamu nikmati di setiap momen santap.

Tentu saja jangan coba-coba menjadikan Banteng Ngangak sebagai lauk sarapan. Kelezatan, namun sensasi rasa ekstra pedas lebih tepat menjadi lauk santap siang atau malam.

Baca juga: 10 Kuliner Lombok Menggiurkan di Lombok


Ida Ayu, Asisten Markom Manager Hotel Golden Palace, Lomobok bersama Chef Muchlis Affandy

Ida Ayu Nyoman Ayu Astiti, Asisten Markom Manager Hotel Golden Palace Lombok sebutkan Banteng Ngangak menjadi menu promo terbaru.  “Kuliner khas ini sangat tepat menjadi menu nusantara di hotel kami. Satu porsi Banteng Ngangak disajikan sesuai porsi dewasa. Untuk konsep resep asli yang pedas, kami juga bisa menyesuaikan level pedas seperti permintaan tamu hotel,” jelas Dayu, panggilan akrabnya, Senin (14/1).

Tak hanya disajikan persatu porsi, sajian Banteng Ngangak juga siap untuk porsi family atau acara-acara terkait MICE (meeting, incentive, convention dan exhibition). Harga Rp 60 ribu di banderol selama promo menu, dari hari ini sampai bulan Februari nanti.

Chef Muchlis Affandy mengaku Banteng Ngangak menjadi resep fusion ketiganya, khusus untuk kuliner-kuliner khas Lombok. Salah satu resep lain yang sempat viral, Pizza Taliwang. Pizza dengan rasa khas Taliwang yang kuat, di mana tadinya bumbu Taliwang sangat identik dengan kuliner Ayam Taliwang. Ayam kampung bakar atau goreng dengan bumbu bakar dan disajikan bersama sambal Taliwang lezat.

“Saya terinspirasi mengolah dan menghadirkan sajian baru resep Banteng Ngangak setelah travelling ke desa Sembalun. Tentu saja rasa pedasnya menjadi yang pertama saya sesuaikan. Tumis jagung manis dan buncis, saya jadikan pelengkap sekaligus penetral rasa,” urai Chef Muchlis sambil menata satu porsi Banteng Ngangak.

Banteng Ngangak disajikan bersama setangkup nasi putih, tumis pedas irisan daging sapi dan fillet ikan pedas – fillet ikan juga bisa diganti dengan bahan seafood lainnya (sumber nama utama Banteng Ngangak), serta beef bacon goreng. Terasa manis legit di suapan awal, kemudian pedas membakar dari cabe segar, memastikan kamu tak menyisakan satu suap.

Redaktur: Cahaya



RELATED NEWS