Stories: Share your traveling moment!

Begini Sensasi Minum Koprol, Kopi Campur Daun Kelor

Kopi daun kelor atau yang dikenal Koplor di Lombok. (Foto: Muslifa)
Kopi daun kelor atau yang dikenal Koplor di Lombok. (Foto: Muslifa)

Ada yang masih belum pernah meminum kopi Lombok? Sama halnya dengan beberapa destinasi wisatanya yang sudah mendunia, kopi Lombok juga semakin sama terkenalnya. 

Misal, kopi Sajang Sembalun, kopi Gangga atau kopi Bayan. Yang pertama berasal dari desa Sembalun, kawasan kaki Gunung Rinjani di kabupaten Lombok Timur. Dua lainnya berada di kabupaten Lombok Utara.

Nah, kopi yang satu ini juga harus segera dicoba. Dinamai Koprol, karena ada campuran ekstrak daun Kelor atau Moringa oleifera. Satu cangkir Koprol alias Kopi Kelor, merupakan campuran dari komposisi berimbang, satu sendok makan bubuk kopi lokal Lombok dan satu sendok makan bubuk daun kelor kering.

Baca juga: Pasar Botani Rangkul Netizen di Lombok

“Saya mulai membuat Koplor, karena ada tren mengkonsumsi ekstrak kelor di Lombok. Nah, biasanya orang Lombok itu, selesai makan besar meminta disediakan juga kopi hitam panas. Dua alasan utama yang membuat Koprol,” ujar Sumaeni Geenis, pemilik dari lesehan dan rumah makan Gelora. 

Spot kuliner ini berada di desa Masbagik, kabupaten Lombok Timur. Tak hanya menambahkan ekstrak kelor, sajian secangkir Koprol dilengkapi pula dengan tambahan rasa hangat dari bubuk Jahe. Di bubuk jahe ini, Sumaeni juga menambahkan rasa manis dari gula aren.

“Pelanggan lesehan saya lebih menyukai Koprol yang ditambahkan bubuk jahe manis ini. Ekstrak kelor dalam campuran kopi, ketika ditambahkan jahe, terasa seperti ada tambahan kacang hijau. Padahal kan nggak ada,” urainya lebih lanjut.

Safitri Puji Lestari, seorang wirausaha olahan jamur dari kota Selong mengamini pernyataan Sumaeni. “Iya, rasanya jadi semakin unik. Tadi saya mencoba lebih dulu hanya dengan campuran kopi dan kelor. Rasa khas dari bubuk kelor masih terasa kuat. Pas ditambahkan bubuk jahe manis, rasa unik Koplor jadi sangat kuat. Kopi, kelor dan jahe manisnya bisa nge-blend plus kopinya jadi enak,” jelas Safitri sembari perlahan menikmati secangkir koplor di depannya.

Redaktur: Cahaya



RELATED NEWS

KULINER

My Trip Story

Oleh:
Anggi Agustiani
Reporter