Liputan Khusus

Jajanan Nusantara Laris Manis di Pasar Takjil Benhil

Panen Bisnis Makanan dan Minuman Saat Ramadhan
Pasar Takjil Benhil selalu ramai pengunjung (foto: Sapta Inong)
Pasar Takjil Benhil selalu ramai pengunjung (foto: Sapta Inong)

GenPI.co— Terletak di kawasan pusat perniagaan Jakarta, pasar Bendungan Hilir (Benhil) menjadi  pusat berburu kuliner selama bulan Ramadhan.

Di pasar ini, para pengunjung yang didominasi para pekerja kantoran dan warga sekitar dapat menikmati aneka jenis santapan berbuka, mulai dari jajanan pasar hingga kudapan seperti lauk-pauk dan sayuran segar.

Istimewanya pasar takjil yang mulai buka pukul 12.00 WIB ini, selalu menyuguhkan beraneka ragam jajanan tradisional khas dari berbagai daerah yang sudah langka ditemui.

Sebut saja bubur kampiun, bubur candil, getuk, cenil, lupis hingga lepet. Selain itu aneka camilan kekinian pun juga tak kalah menggugah selera, diantaranya burger sayuran, sandwich, baso bakar hingga sosis.

Baca juga:

Ngabuburit di Banjarmasin, Datang Saja ke Pasar Wadai Ramadhan

Pasar Takjil Jayengan, Tempat Ngabuburit Asyik di Solo

“Biasanya yang paling laris es buah sama empek-empek. Untuk dibawa pulang dimakan bareng keluarga,” ucap Fitri salah satu pedagang takjil dari Rawamangun kepada GenPI.co, Rabu (8/5).

Fitri mengaku telah rutin berjualan takjil di pasar tumpah Benhil sejak 2008. Ia pun selalu datang lebih awal yakni pukul 11.00 WIB untuk mempersiapkan lapak dagangannya.

Momen Ramadhan baginya memang membawa berkah tersendiri. Dagangannya tak pernah sepi peminat. Bahkan omzet jualannya selalu melejit 70 persen selama bulan puasa.

“Satu bungkus es buah harganya Rp10 ribu,” sambungnya.

Dari puluhan pedagang yang berjualan disini, rata-rata mereka menjual minuman segar. Seperti es blewah, soup buah, kolak hingga es rumput laut.

Tak hanya itu, makanan pokok juga hadir disini. Beberapa diantaranya bahkan berasal dari luar Jakarta, seperti gudeg, sate Padang, rendang, hingga nasi rebung dan kebab.

Tentu dengan adanya pasar Ramadhan ini sangat memudahkan para pekerja yang tinggal jauh untuk menyantap aneka hidangan.

Seperti Anisa, seorang karyawan swasta mengaku selalu menyempatkan mampir memborong jajanan untuk bekal berbuka selama di perjalanan pulang ke rumah.

Baginya pasar ini menawarkan aneka makanan sangat komplet dengan harga terjangkau.

“Karena aku kan tinggal di Ciledug, jadi pasti mampir kesini dulu. Karena semua kebutuhan puasa ada disini. Kebetulan aku juga suka jajan, mulai dari sosis sampe makanan tradisional aku beli,” ungkap Anisa.

Lain halnya dengan Fariz, seorang pekerja kantoran dari Bekasi. Ia memilih pasar Benhil karena menyediakan jajanan tradisional favoritnya.

Baginya, pasar ini sangat memanjakan mata dan perut. Ia pun tampak memborong sejumlah kue seperti cenil, lupis, cakwe hingga kerak telor untuk buka puasa.

“Beli yang banyak untuk camilan setelah taraweh juga. Makan bareng sama pacar juga pas di kereta,” jeasnya. 

Untuk kue-kue pasar seperti risol, lemper umumnya dijual mulai harga Rp3 ribu per buahnya, jika membeli langsung empat buah maka cukup dibanderol Rp10 ribu.

Sedangkan untuk makanan berat seperti burger dihargai Rp15 ribu per buah. Sementara itu, untuk satu cup es buah dibanderol Rp10 ribu.

Pasar Takjil Benhil buka selama satu bulan penuh hingga malam takbiran.


Tonton juga video ini:


Reporter: Hafid Arsyid

Redaktur: Linda Teti Cordina

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER