Liputan Khusus

Kemajuan Pariwisata Indonesia Di Tangan Calon Presiden Terpilih

Kemajuan Pariwisata Indonesia Di Tangan Calon Presiden Terpilih
Ilustrasi
Ilustrasi

GenPI.co -- Panggung pemilihan Presiden telah melewati masa hitung cepat suara atau quick count dan tinggal menanti babak akhir yakni penghitungan suara oleh KPU. Sejauh ini menurut hasil hitung cepat beberapa lembaga survey, pasangan nomer urut 1 Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul dengan perolehan 55%.

Menagih janji Jokowi-Amin dalam sektor pariwisata, ada beberapa progam yang akan mereka kerjakan jika nanti terpilih. Hal ini sempat Jokowi sampaikan dalam debat capres dan cawapres lalu.  Ia mengatakan akan memperbaiki akses bandara dan pelabuhan yang saat ini masih dikelola oleh Angkasa Pura dan Pelindo.

“Untuk transfer of knowledge dan teknologi mengapa kita tidak berpartner dengan negara yang memiliki kemampuan manajemen yang lebih baik? Bukan bandara-bandara yang strategis yang dipakai oleh AU, AL, dan AD kita,” ujar Jokowi. 

Ia menekankan akan melakukan kerjasama dengan negara lain untuk memperkuat pengelolaan bandara. Selama ia menjabat dari tahun 2014-2015 telah banyak bandara baru di Indonesia yang berdiri kokoh. Dengan sistem partnership, ia menilai akan lebih optimal. “Yang tidak diperbolehkan adalah pengelolaan obyek vital militer diberikan ke asing,” sambungnya. 

Sementara itu pasangan Jokowi, Ma’ruf Amin sempat mengutarakan bahwa ia berjanji untuk membangun Gedung Opera House sebagai sumbangsih budaya. Dalam debat yang berlangsung di The Sultan Hotel, Jakarta Selatan, Amin berjanji akan membangun gedung opera sekelas Sydney Opera House Australia. Gedung opera ini juga akan dapat digunakan untuk eksibisi kebudayaan Indonesia. .

"Ini adalah cita-cita besar maka kami juga akan bangun opera seperti yang ada di Sidney untuk eksibisi dan kebutuhan-kebutuhan budaya kita," ujarnya.

Tak hanya itu, kelak pemerintahannya akan melakukan konservasi budaya dan melakukan globalisasi budaya Indonesia ke dunia. Upaya ini akan dilakukan melalui festival budaya yang digelar di berbagai negara di dunia. “Supaya lebih terkenal dan lebih berkembang,” tambah Ma’ruf.

Guna mengoptimalkan misinya tersebut, pemerintahannya akan menyiapkan dana abadi kebudayaan bila terpilih. "Budaya ini akan kita dorong untuk bisa kita kembangkan melalui ekonomi kreatif. Karena itu pemerintah sudah membentuk Bekraf," tegasnya

Pariwisata halal juga menjadi salah satu program andalan pemerintahan Jokowi-Amin jika terpilih untuk periode selanjutnya.  "Kita padukan semua kekuatan untuk mengangkat industri halal kita sebagai motor pertumbuhan ekonomi. Kita angkat industri halal Indonesia sebagai ladang kreativitas, produktivitas dan kita angkat industri halal Indonesia sebagai sumber kesejahteraan umat," ujar Jokowi saat peresmian Halal Park di GBK, Jakarta.

Reporter: Hafid Arsyid

Redaktur: Maulin Nastria

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Landy Primasiwi
Reporter
Landy Primasiwi

KULINER